Jebakan-jebakan yang menghancurkan (dari “Suami Idaman” by Ed Cole

Jika seseorang dapat ditipu, ia dapat dikalahkan. Polanya adalah DITIPU – DIKACAUKAN – TERGELINCIR – KEHANCURAN. Anda dapat ditipu jika anda dapat dipengaruhi untuk menyangkal kenyataan. Begitu anda tertipu dan menyimpang dari jalur, anda akan tergelincir dari jalan semula yang sudah anda mulai. Ketika anda menyimpang ke jalan yang salah, maka kehancuran tinggal menunggu waktu.

Iblis itulah dalangnya jebakan-jebakan tersebut. Ia bermaksud mencuri, membunuh dan membinasakan (Yoh. 10:10). Setiap jebakan pasti menggiurkan, enak, bahkan sesuai dengan ego anda. Salah satu jebakan itu adalah PORNOGRAFI dan PERZINAHAN. Iblis membuat tampaknya kedua hal tersebut tidak berbahaya dan menjadi hal biasa, sehingga jika “setiap orang melakukannya”, maka hal itu boleh-boleh saja dilakukan. Dalam kenyataannya, penyesatan seperti itu dilakukan untuk membinasakan pria, pernikahan dan anak-anak.

Pornografi adalah amoral – “porno terselubung” berasal dari film-film mesum dan termasuk di dalamnya pornografi dari majalah olahraga dan mode. Mengintip situs porno di internet atau menyelinap menonton teknik-teknik seksual, membayangkan sedikit buku-buku, musik-musik, film-film amoral, pada dasarnya sama dengan “bercumbu dengan iblis secara diam-diam”

Jebakan pornografi mengakibatkan :

  1. Semua pornografi adalah penyembahan berhala. Pornografi membuat anda menciptakan gambaran di dalam pikiran anda. Selanjutnya, gambaran itu membuat anda biasa bermasturbasi dan akhirnya anda menjadikan kebiasaan mastubasi itu sebagai penyembahan. Hati manusia membutuhkan penyembahan(tinggal fokusnya kepada siapa). Allah menciptakan suatu tempat di dalam diri kita untuk melakukan maksud tersebut. Allah berkata di dalam Hukum Musa “Jangan membuat bagimu patung( gambaran)”. Imajinasi yang kita dapat dari pornografi dapat mengikat seseorang untuk tunduk dan selalu bergantung kepadanya, sehingga dapat menjadi ilah lain…. Seseorang pernah berkata, bahwa dirinya tidak dapat mendapat kepuasan sex bersama istrinya jika tidak melihat video porno…
  2. Pornografi dapat “mencemarkan tempat tidur pernikahan”. Ibrani 13 : 4 : “Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah”. Para pria mengunakan sebagian dari ayat ini sebagai pembenaran untuk melakukan apa saja yang mereka inginkan di dalam pernikahan dan menyebutnya “tidak mencemarkan”. Bukan demikian. Apabila seorang pria mencemarkan ranjang pernikahannya, pernikahan itu cemar. Membayangkan dan memikirkan gambar wanita lain, dan membawanya ke atas ranjang pernikahan adalah perzinahan di dalam pikiran. Jika dalam persetubuhan suami semata-mata hanya membutuhkan tubuh istrinya, sedangkan pikirannya terbang entah kemana, pada dasarnya suami itu sedang melakukan masturbasi. Itu semata-mata masalah suami bukan istri. Akibatnya sang suami merasa kurang puas. dan sang istri tidak dapat melakukan apa-apa.

Semua akibat dari jebakan ini berakhir dengan kematian, sebagaimana upah dosa adalah maut. Kematian apakah? Kematian pernikahan yang berarti perceraian…

Bagaimana caranya untuk menghindar dari jebakan-jebakan ini?  Yang pertama harus diisi di dalam pikiran anda adalah hal-hal yang kudus.  Jika anda tidak memikirkannya, maka selanjutnya anda tidak melakukannya. Alkitab berkata : “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu IA tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai IA akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya” (1Kor. 10 : 13)

Anda tidak boleh lari DARI pencobaan, tetapi larilah KEPADA Allah. Satu-satunya obat yang membawa perubahan yang langgeng adalah mengisi pikiran anda dengan FIRMAN ALLAH, penuhilah dengan doa, isilah waktu kita bersama dengan istri dengan saling mendorong dan menghargai. Ini adalah obat untuk menghadapi tarikan-tarikan negatif dari kebudayaan yang ada di sekeliling kita.

Almarhum Ed Cole sering menggunakan cara Perjamuan Kudus di dalam komitmennya meninggalkan pornografi. Karena “setiap kali kita melakukan Perjamuan Kudus, kita melakukan sebagai peringatan akan DIA”. Kekuatan mengundang Yesus hadir dalam komitmen Perjamuan Kudus mendatangkan kuasa untuk meninggalkan hal-hal yang negatif di dalam pikiran dan tindakan kita. John Wesley pendiri gereja Metodish melakukan Perjamuan Kudus lima kali dalam seminggu. Smith Wigglesworth, penginjil kesembuhan dan iman mengadakan perjamuan setiap hari. (mereka lakukan secara pribadi dan juga di dalam komunitas gereja)

Bagaimana dengan anda?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s