Hubungan keluarga dan gereja (by Ed Cole “Irresistible Husband”)

Mengapa anda bangun pagi dan pergi ke gereja setiap hari Minggu padahal ada begitu banyak pekerjaan yang harus dikerjakan? Mengapa anda tidak menyaksikan saja kotbah di TV/radio, bernyanyi di rumah dan mengirimkan persembahan anda ke gereja?

GEREJA adalah bait Allah, pintu masuk ke surga. Di sana umat-Nya berkumpul dalam satu pikiran dan satu tujuan untuk menyembah Dia. Gereja adalah landasan bersama bagi keluarga anda. Tidak ada batasan wilayah antara suami dan istri, ayah dan anak-anak bertemu di kawasan netral untuk bersama-sama memperhatikan hikmat Firman Allah. Gereja juga merupakan lembaga yang membangun kebudayaan Kristen yang didasarkan atas hukum moral Allah. Gereja merupakan benteng pertahanan untuk menghadapi kebudayaan dunia. Kehadiran anda di gereja menambah kekuatan komunitas tersebut. Gagal menjadi bagian suatu Gereja akan mengurangi kemampuan Gereja secara keseluruhan dalam mengambil peran di masyarakat.

Sebelas rasul dan 3.000 orang hadir pada waktu gereja Yesus Kristus dilahirkan. Para rasul dipiliih oleh Yesus, bukan oleh gereja. Dia yang memilih mereka – bukan mereka yang memilih Dia. Mereka menerima otoritas langsung dari Tuhan, bukan dari gereja. Mereka tidak ditunjuk oleh gereja, tetapi sebelum gereja dilahirkan, mereka sudah diurapi, ditunjuk, diberi otoritas, diberi tugas untuk memuridkan, dan diutus untuk memberitakan Injil. Tuhan memberikan perintah dan petunjuk kepada mereka sebagaimana Dia memuridkan mereka. Tuhan kita memenangkan, melatih dan mengutus mereka. Pelayanan mereka bukan berkembang atau berasal dari gereja. Sebaliknya, gereja berasal dari mereka.

Inilah pola Tuhan bagi gereja-Nya saat ini. Pertama-tama pelayanan – lalu gereja. Gereja melayani sebagai rahim yang melahirkan pelayanan. Pelayanan yang dilahirkan kemudian menentukan pengaruh gereja atas kebudayaan yang ada di sekitarnya. Apakah anda pergi ke gereja? Apakah anda melayani disana? Pelayanan yang paling memberikan sukacita yang perlu anda sadari ketika KELUARGA anda masih baru adalah ketika anda dapat berbagi (share) dengan istri dan anak-anak anda.

church-clip-art-2“Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat …” kata Allah kepada bangsa Israel melalui Musa. Sistem keseimbangan di dalam kehidupan manusia yang Tuhan tetapkan untuk kebaikan manusia. Ini adalah “hari perhentian” dari PEKERJAAN untuk MENYEMBAH. Sabat adalah hari bersukacita karena kemampuan kita untuk beristirahat menyatakan bahwa kita bukanlah para budak, melainkan orang-orang merdeka. Kurang istirahat akan mempengaruhi tekanan darah, menjadi cepat marah, cepat tersinggung, dan menderita berbagai penyakit. Itu semua akan menimbulkan perselisihan, kemudian Alkitab mengatakan bahwa “segala macam perbuatan jahat” (Yak. 3:16) juga akan mengikuti.

Istirahat sangat penting dalam HUBUNGAN. Mengapa anda bangun pagi pada setiap hari Minggu? Karena seorang suami idaman setia terhadap rumah penyembahan. Ia mengasihi gereja Tuhan. Ia tidak perlu disuap, ditarik-tarik, atau dibujuk-bujuk untuk pergi ke gereja dengan istri atau keluarganya. Sebaliknya, ia memimpin keluarganya hadir di gereja, mengajar mereka tentang pentingnya dan nilai yang Allah berikan pada gereja Anak-Nya dan mengetahui harga yang harus dibayar-Nya untuk membangunnya….Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s