TIPS BERKOMUNIKASI DENGAN ISTRI

Tips Berkomunikasi Kepada Istri

Tips berkomunikasi kepada istri sering kali banyak dibicarakan oleh beberapa pasangan suami istri, baik yang sudah lama berumah tangga dan juga yang baru saja mengarungi bahtera rumah tangga. Namun yang menjadi poin utama dalam menjalani rumah tangga adalah komunikasi.

Dibawah ini akan diberikan beberapa tips untuk berkomunikasi kepada istri yang dapat dilakukan oleh para suami agar komunikasi dapat berlangsung ke dalam dua arah, artinya keduanya jadi nyambung.

1. Jangan pernah merasa lebih pandai dan lebih benar dibandingkan pasangan anda sendiri

Jika dua orang sudah berada di dalam satu rumah tangga, maka posisi laki-laki sebagai suami dan posisi wanita sebagai istri adalah sama dan sejajar.

Jika dalam perjalanan mengarungi rumah tangga menemukan dua pendapat yang berbeda, hendaklah dicarikan sebuah jalan tengah dengan cara berkomunikasi dengan baik.

2. Jangan membicarakan masalah yang sudah berlalu

Setiap orang pasti mempunyai masa lalu, baik itu buruk ataupun baik. Jika seorang atau keduanya di antara suami istri mempunyai masalah. Akan lebih baik jika masalah itu tidak dibicarakan kembali hanya untuk saling menyakiti.

Bukankah lebih baik menata masa depan dibandingkan mengulang masa lalu. Masa lalu adalah guru yang terbaik, jangan pula melupakan begitu saja kejadian di masa lalu. Hendaknya dapat dijadikan pelajaran bagi pasangan suami istri agar keduanya bisa menjadi lebih baik.

3. Mengurangi pikiran negatif terhadap pasangan

Mempunyai pikiran yang negative akan menyebabkan pikiran tidak akan terbuka. Suatu masalah yang dibicarakan dengan kepala dingin akan lebih cepat menemukan solusi dibandingkan dengan emosi yang tidak terarah.

4. Jangan membandingkan pasangan dengan orang lain

Terkadang suami lupa dan mengatakan “lihat tuh ibu x, dia bisa begini begitu …. Dan lain sebagainya ….. “. Dapat dipahami maksud dari sang suami adalah untuk membuat istrinya agar lebih terpacu. Namun dengan kalimat seperti itu, maksud dari sang suami bisa di salah artikan dengan sikap membandingkan.

Sikap membandingkan bukan solusi untuk menjadikan pasangan anda menjadi lebih terpacu. Coba dengan kalimat yang lain, seperti “ma…. , kalo mama bisa begini … pasti papa lebih senang lagi … “. Dapat dijamin sang istri akan lebih terpacu untuk melakukan kegiatan yang dimaui oleh suami.

5. Jangan membiarkan pihak luar masuk untuk mencampuri urusan anda berdua

Karena jika anda sudah berkomitmen dengan pasangan. Segala macam resiko yang ada di dalamnya menjadi milik anda juga. Segala sesuatu yang terjadi hendaknya diselesaikan dulu berdua. Masalah akan lebih cepat selesai bila lebih sedikit orang yang tau.

Sepasang suami istri yang sudah dipersatukan oleh suatu ikatan pernikahan pastinya akan mempunyai komitmen tersendiri di dalam rumah tangganya, suami harus bisa memahami hak dan kewajiban dari istrinya.

Begitu juga dengan istri, harus bisa memahami apa saja yang menjadi hak dan kewajiban suaminya. Begitu juga dengan anggota keluarga yang lain yaitu anak. Jika masing-masing anggota keluarga sudah mengetahui bagaimana peran masing-masing, pasti akan menjadikan keluarga itu sebuah keluarga yang harmonis

Sumber : www. harmoni pernikahan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s