BUNUH DIRI

JANG JA YEON – AKTRIS KOREA YANG BUNUH DIRI

Siapa yang tak mengenal film Boys Before Flowers (BBF) yang merupakan saduran cerita dari film Meteor Garden versi Korea Selatan. Kisah empat pria keren yang tergmni sekolah mereka, di mana sekolah itu adalah sekolah elit dan tidak sembarang orang dapat bersekolah di sana. Dalam film ini, terdapat geng cewek yang terdiri dari Sunny, Miranda dan Ginger. Pemeran Sunny dalam film ini ditemukan meninggal dunia pada tanggal 7 Maret 2009. Ini menjadi berita yang sangat mengejutkan di Korea Selatan pada waktu itu, karena aktris Korea ini seperti tidak mengalami masalah dan terlihat sangat sehat.

Jang Ja Yeon, begitulah nama pemeran Sunny ini. Kehidupan Jang pada awalnya tidak begitu disorot oleh khalayak. Karir Jang pun tidak secemerlang aktris Korea lainnya. Namun pada saat Jang mengakhiri hidupnya, hal ini menyita perhatian banyak kalangan. Wanita kelahiran 8 Desember 1982 ini memulai karirnya dengan membintangi sebuah iklan televisi pada tahun 2006 silam.  Sejak saat itu, pintu karirnya mulai terbuka hingga akhirnya Jang mulai menerima tawaran sejumlah film dan serial. Walau Jang hanya mendapat peran-peran kecil, ia terus menjalaninya sebagai proses dalam berkarir. Karirnya semakin terbuka lebar saat mendapat tawaran berakting di serial Boys Before Flowers ini.

Jasad Jang ditemukan tergantung di jeruji tangga rumahnya dan ditemukan oleh saudara perempuan Jang yang langsung menghubungi polisi. Semula Jang diduga mengalami depresi berat akibat ditinggal kedua orang tuanya yang meninggal dalam sebuah kecelakaan maut tahun 1999 silam. Pada jasad Jang tidak  ditemukan luka lebam ataupun bekas kekerasan, pihak kepolisian menyatakan kematian Jang murni bunuh diri. Namun fakta-fakta susulan yang ditemukan semakin membuka kesimpulan yang baru bahwa Jang mengalami tekanan dari pihak lain. Sejumlah surat yang ditemukan di penjara Gwangju menunjukkan bahwa adanya tindak kekerasan dan pelecehan seksual yang dialami JangJang bahkan menyebut adanya 31 pengusaha dan petinggi dunia hiburan yang menikmati keindahan tubuhnya. Jang terpaksa melakukannya karena ancaman dan teror yang diterimanya terus-menerus.

2 tahun berlalu dan kasus ini kembali mencuat ke permukaan pada tahun 2011 lalu dikarenakan ditemukan sejumlah dokumen yang dipercaya ditulis Jang kepada rekannya, yang membuat kepolisian harus menginvestigasi lebih lanjut.

Setelah melalui penyelidikan lebih lanjut, akhirnya kepolisian mengumumkan bahwa surat atau dokumen yang kabarnya ditulis mendiang aktris Jang Ja Yeon yang tewas gantung diri ini terbukti palsu. Badan forensik Korea telah memeriksa seluruh surat yang disita dari seorang narapidana dan kini hasilnya telah diketahui.

Reflection :
Kita dapat belajar dari kisah hidup Jang Ja Yeon, ambil sisi baiknya dan buang sisi buruknya. Kematian seringkali dianggap sebagai akhir dari segalanya. Dengan mati, semua kisah manusia, semua masalah manusia berakhir sudah. Ini merupakan pemahaman yang amat sangat keliru.

Alkitab mengungkapkan empat orang yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Jalan hidup keempat orang ini jauh dari kebenaran sebelum mereka mati, mereka adalah :
1.   Saul (1 Taw. 10:4)
Saul adalah Raja Israel. Ia merasa iri dan dengki kepada Daud sehingga Saul sangat berusaha untuk membunuh Daud, orang yang diurapi Tuhan. Ia menjatuhkan dirinya ke atas pedang yang dibawa oleh pembawa senjata Saul.

2.   Ahitofel (2 Sam. 17:23)
Ahitofel ini adalah mantan penasihat Daud yang kemudian berkhianat karena berpihak kepada Absalom. Harapannya adalah hidup bergelimang harta, kemewahan dan popularitas. Namun ia membunuh dirinya sendiri karena nasihatnya tidak dipedulikan oleh Absalom.

3.   Zimri (1 Raj. 16:18)
Zimri adalah seorang Raja Israel yang memerintah hanya 7 hari sebagai Raja dan ini merupakan pemerintahan yang paling singkat dalam Alkitab. Ia mengakhiri hidupnya dengan jalan membakar istana dan dirinya di dalamnya karena ketakutan dan putus asa Kota Tirza direbut.

4.   Yudas (Mat. 27:5)
Yudas Iskariot adalah murid Tuhan Yesus yang mengkhianati Tuhan Yesus dengan cara menjual Tuhan Yesus. Ia memilih untuk tidak diselamatkan oleh Allah. Ia mati dengan menggantung dirinya. Cara mati Yudas inilah yang akhirnya banyak ditiru banyak manusia.

Keputusan membunuh diri sendiri didorong rasa kesendirian dan putus asa yang membuat orang semakin tertekan. Mati dengan cara bunuh diri merupakan pilihan yang tidak menyelesaikan masalah, malah menambah masalah. Padahal jika kita melihat dalam Firman Tuhan, Tuhan mengatakan bahwa bunuh diri itu sama dengan pembunuhan karena membunuh diri sendiri. Hidup dan mati kita ada di tangan Tuhan jadi Tuhanlah yang menentukan kapan dan bagaimana seseorang harus mati. Jika begitu, berarti kita telah mengambil hak itu dari tangan Tuhan, kita menentukan kematian kita sendiri.

Healing Quote :
“Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.” (Matius 10:39)

TeamPortal (SP)

Sumber : hmministry.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s