3 SIFAT KASIH KRISTUS (by Ed.Cole “Suami Idaman)

1. KRISTUS mengasihi Gereja TANPA SYARAT : Kasih Allah tidak bersyarat. Janji-janji-Nya bersyarat. Ia mengasihi kita untuk mengampuni kita, apapun dosa kita.

Ketika seorang laki-laki “mencintai” seorang wanita, ia menginginkan wanita demi keuntungannya, dan itu adalah hawa nafsu, bukan kasih. Ia menginginkan apa yang dapat diberikan wantia itu kepadanya, entah itu seks, uang atau kesediaannya untuk membetah-betahkan diri bersamanya.

Laki-laki itu mengasihi istrinya, tetapi ia mengasihinya dengan syarat; apabila istrinya itu melayani atau menyenangkannya. Ia mengasihi istrinya ketika ia langsing, dalam suasana hati yang baik atau ketika istrinya memasak baginya. Ia mengasihi atas apa yang dapat dikerjakan oleh istrinya itu, bukan karena siapa wanita itu. Ia adalah pria namun masih kekanak-kanakan.

Seorang pria yang memegang perjanjian mengasihi istrinya tanpa syarat. Ia mengasihi karena dirinya, tidak ada embel-embel lain. Ia memberikan dirinya kepada istrinya di dalam kasih yang menyangkut kesejahteraan istrinya lebih daripada dirinya sendiri.

2. KRISTUS mengasihi kita dengan BERKORBAN : Seorang laki-laki tidak pernah mau berkorban bagi istrinya. Ia menginginkan semua dan mengambilnya dari istrinya. Ia membiarkan istrinya melakukan segala pengorbanan sedangkan ia tidak melakukan apa-apa, dan umumnya tanpa rasa terima kasih ataupun penghargaan kepada istrinya. Ia memang egois dan hanya mementingkan diri sendiri, ia adalah seorang pengambil bukan seorang pemberi.

Seorang pria hanya mau berkorban sedikit,”tetapi harus sesuai dengan aturan saya, kalau tidak saya tidak akan mau”. Dalam kekanak-kanakannya, ia tidak mengerti apa yang dimaksud dengan memberi pengorbanan diri.

Tetapi, bagi seorang pria yang memegang perjanjian, tidak ada yang terlalu istimewa bagi istrinya. Ia mengasihi istrinya dengan kasih Allah yang berkelimpahan, dan kasih karunia-Nya tidak terbatas. Pengorbanannya seimbang dengan yang dilakukan istrinya atau bahkan lebih. Ia mengasihi istrinya tidak besyarat dan ia menunjukkan hal itu dengan berkorban.

3. KRISTUS mengasihi Gereja dengan MENEBUSNYA : menebus artinya membeli kembali dengan membayar harganya. Apabila seseorang meminjam uang di pegadaian, ia meninggalkan jam tangannya, TV ataupun miliknya yang lain sebagai jamina dan ia harus kembali untuk “menebus” miliknya dengan membayar sejumlah uang. Jika orang itu tidak menepati janjinya, maka pegawai pegadaian berhak menahan dan menjual milik orang itu. Dengan cara yang sama Allah menepati janji Firman-Nya untuk digenapi, yang berarti Ia menebus Firman-Nya. Ketika Ia memberikan Firman-Nya kepada kita, Ia memeliharanya, menggenapinya dan melakukannya.

Seorang laki-laki tidak melakukan penebusan apapun. Ia mungkin menjanjikan istrinya bulan, tetapi yang diberikan hanyalah keju. Ia berjanji, tetapi mengingkari janjinya berkali-kali sehingga istri dan anak-anaknya kehilangan semua kepercayaan terhadap dirinya.

Pria itu bermaksud menepati janji yang diucapkannya. Ia tulus, tetapi tidak jujur karena ia tidak memnuhi janjinya. Ketika ia berjanji kepada istrinya, tetapi tidak menggenapinya, istrinya masih memegang janji itu.

Namun seorang pria yang memegang perjanjian, seorang pria yang seperti Kristus, memegang janjinya walaupun rugi. Ia mengasihi istrinya dengan tebusan dan jika ia menjanjikan sesuatu kepada istrinya, ia akan menepatinya.

Ketiga sifat ini, yang dilakukan secara sadar – tidak bersyarat, berkorban dan menebus – akan membangun kasih yang sifatnya kekal.

Seperti apakah anda : apakah seperti Kristus atau seperti pria-pria lainnya…. Mari kita belajar mengasihi seperti Kristus mengasihi kita… Amin

Tuhan memberkati

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s