KOMUNIKASI : TINDAKAN MENEGUHKAN PERKATAAN (by Ed Cole “Communication, Sex & Money”) (in Indonesian & English)

TINDAKAN MENEGUHKAN PERKATAAN DALAM KOMUNIKASI

Komunikasi bukanlah hanya lewat perkataan. Tindakan bisa merupakan juga suatu komunikasi. Suatu malam kiss-foreheaddalam kehidupan alm. Ed Cole : beliau didatangi oleh seorang wanita dan meminta supaya memberitahukan kepada pria-pria agar mengirimkan kartu selamat ulang tahun dan kartu selamat ulang tahun pernikahan kepada istri-istri mereka. Ia memaksa dan mengatakan bahwa kata-kata belaka tidaklah cukup, bahwa tindakan seorang suami akan menjadi suatu komunikasi yang lebih baik dan hal itu akan menunjukkan bahwa si suami menghargai istrinya.

Kata-kata belaka tidak akan pernah memuaskan – diperlukan TINDAKAN.

Bukankah itu yang dikatakan Kristus kepada kita? “Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku : Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Surga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di Surga” (Matius 7 : 21).   Rasul Yakobus menyatakan kebenaran yang sama ketika ia menulis : “… iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati” (Yakobus 2 : 17)

Bagaimana seseorang bisa berkata bahwa ia sungguh-sungguh mengasihi Allah, tanpa sekali pun pernah membuktikannya melalui perbuatan-perbuatannya? Demikian pula terhadap istri, keluarga dan teman-temannya.

Tindakan kasih yang paling besar yang pernah dikenal oleh umat manusia adalah salib yang ada di Kalvari. Yesus adalah puncak bukti dari kasih Allah terhadap kita (manusia). “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini… Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal …” (Yohanes 3 : 16)

Tindakan selalu memberi makna kepada perkataan kita. Tindakan bisa menjadi berkat atau kutuk, sama seperti perkataan. Tangan yang terampil adalah juga tangan yang menampar.

Bayangkan ada sepasang suami istri yang pulang ke rumah pada malam hari setelah lelah bekerja seharian penuh. Si suami mengambil surat kabar dan santai di sofa tepat di hadapan TV, sementara istrinya menyiapkan segala sesuatu untuk makan malam. Selesai makan malam sang suami kembali ke kursi malasnya, sementara istrinya masih harus membereskan meja makan, mencuci piring, merapikan dapur dan kemudian mengasuh anak-anak.images

Setelah itu si istri masih harus memasukkan semua pakaian kotor ke dalam mesin cuci dan semua pakaian yang dicucinya tadi pagi harus diseterika, kemudian ia harus memberi makan ikan, anjing sementara anak-anak mereka pergi mandi. Ia mengangkat anak-anaknya dari bak mandi dan mengenakan piyama tidur mereka, kemudian duduk bersama-sama dengan anak-anaknya di meja untuk mengawasi mereka dalam mengerjakan PR.

Lalu setelah segala sesuatunya selesai dilakukannya, ia duduk dengan letih di samping suaminya seraya menghela napas panjang. Dengan malasnya, si suami membuka matanya, tersenyum dan lalu menyentuh tangan istrinya. Istrinya tahu apa yang sedang dipikirkan suaminya.

“Apakah kau mencintaiku?” tanya istrinya. “Kau tahu bahwa aku mencintaimu, sayang” jawab suaminya. Istrinya bertanya lagi “Benar, sungguh-sungguhkah engkau mencintaiku?” Jawab suaminya,“Sungguh, aku mencintaimu.” Istrinya berkata dengan sepenuh hati,“Kalau begitu, tunjukkanlah bahwa engkau sungguh-sungguh mencintaiku.”

Tindakanlah yang meneguhkan setiap perkataan.

Wanita ini menghendaki tindakan kasih sayang dari suaminya, bukan hanya obrolan manis.

Banyak pria tidak menyadari bahwa mencuci piring sehabis makan, membantu membersihkan rumah bisa meningkatkan kehangatan di dalam hubungan suami istri, khususnya pada malam hari di dalam kamar tidur.

Bagaimana dengan anda???


Communication is not just through words. Action may be also a communication. One night in late life. Ed Cole: he was approached by a woman and asked that tell the men to send birthday cards and anniversary cards wedding congratulations to their wives. He forced and said that mere words are not enough, that the act of a husband would be a better communication and it would show that the husband appreciates his wife.

Words alone will never satisfy – required ACTION.

Is not that what Christ said to us? “Not everyone who says to Me, ‘Lord, Lord, shall enter into the kingdom of heaven, but he who does the will of my Father in heaven” (Matthew 7: 21). Apostle James expressed the same truth when he wrote: “… faith without works is dead” (James 2: 17)

How can one say that he truly loves God, no one has ever proved through his actions? Similarly to his wife, family and friends.

The greatest act of love ever known by mankind was the cross at Calvary. Jesus is the culmination of evidence of God’s love for us (humans). “For God so loved the world … He gave His only begotten Son …” (John 3: 16)

Action always gives meaning to our words. Action can be a blessing or a curse, just like words. Skilled hands are also hands slapped.

Imagine a couple who go home at night after a full day’s work tired. The husband took the newspaper and relaxing on the couch right in front of the TV, while his wife prepared everything for dinner. Finished dinner the husband returned to his easy chair, while she still has to clear the table, wash the dishes, tidying the kitchen and then parenting-anak.images
After that the wife still have to put all dirty clothes into the washing machine and washed all the clothes must be ironed this morning, then he must feed the fish, dogs while their children go take a shower. She raised her children from the bath and put on their pajamas, then sit together with their children at the table to supervise their homework.

Then once everything is completed done, he sat wearily beside her husband as he took a deep breath. Lazily, the husband opened his eyes, smiled and then touched his wife’s hand. His wife knew what he was thinking of her husband.

“Do you love me?” asked his wife. “You know that I love you, dear” replied her husband. His wife asked “Really, really-is it really you love me?” Her husband replied, “Truly, I love you.” His wife said wholeheartedly, “Well, show that you really do love.”

Actions that reinforce each word.

This woman wants affection from her husband’s actions, not just the sweet chatter.

Many men do not realize that doing the dishes after dinner, help clean the house can increase the warmth in the marital relationship, especially at night in the bedroom.

How about you???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s