SEX : Kekudusan Sex (by Ed Cole “Communication, Sex & Money”) (in Indonesian & English)

Begitu banyak pernikahan yang DIMULAI dengan tidak benar, DIJALANI dengan tidak benar dan pada akhirnya BERAKHIR dengan tidak benar. Sebagian besar hal ini disebabkan karena para pria tidak lagi mengerti bahwa SEX itu KUDUS.

Di dalam masyarakat di mana para idola yang diagung-agungkan ternyata menyukai pergaulan bebas, perbuatan tidak senonoh dan kebiasaan buruk, sehingga pengaruhnya sangat merusak terhadap generasi muda.

Siapakah yang mengajarkan anak muda tentang seks ? Dari suatu penelitian yang diadakan belum lama ini oleh sebuah surat kabar terhadap sample 1.000 orang remaja (kira-kira 48 % terdiri dari anak laki-laki), 38% dari para remaja ini diketahui bahwa mereka mendapat pengetahuan tentang seks “dengan sendirinya”, 23% dari teman-teman mereka, lalu 20% mendapatkannya di rumah dan 12% di sekolah.

Hanya satu dari tujuh anak laki-laki tersebut yang mendapat pengetahuan tentang seks di rumah, dan jumlah mereka yang mendapat pengetahuan tentang seks dari gereja tidaklah cukup untuk dilihat pada data penelitian ini. Hanya 2% dari antara mereka yang diwawancara menyatakan bahwa mereka berpendapat seks itu harus diajarkan di sekolah-sekolah.

Mereka yang diwawancara juga berpendapat bahwa seorang gadis tidak bisa hamil pada saat ia pertama kali berhubungan sex, bahwa kondom mengurangi kenikmatan dalam berhubungan seks, bahwa seks oral tidak bisa dikatakan berhubungan seks, dan bahwa masturbasi itu mengasyikkan. 50% mengaku bahwa mereka telah melakukan hubungan seks ketika mereka masih duduk di bangku sekolah menengah.. Bahkan lebih gawat lagi ada survey mengatakan sejak SMP, siswi sekolah sudah melakukan hubungan sex.

Seringkali Gereja diidentifikasikan dengan pengajaran tentang kebenaran yang berkaitan dengan kekudusan sex. Alkitab mengatakan,”Sebab bibir seorang imam memelihara pengetahuan dan orang mencari pengajaran dari mulutnya, sebab dialah utusan TUHAN semesta alam” (Maleakhi 2 : 7)

SEKS adalah TINDAKAN KASIH SECARA JASMANI YANG PALING TINGGI antara pria dan wanita UNTUK MENUNJUKKAN PERSEKUTUAN MEREKA DI DALAM ROH,  yang merupakan suatu HUBUNGAN PERJANJIAN.

Untuk mengerti definisi di atas kita harus melihat sejarah hubungan perjanjian Allah dengan manusia.

Di dalam Perjanjian Lama hubungan perjanjian Allah dengan Abraham dimulai dari percayanya Abraham kepada janji Allah yang diperhitungkan sebagai Kebenaran. Dengan iman Abraham dibawa masuk ke dalam persekutuan dengan Allah di dalam roh. Allah bekerja di hati Abraham melalui “penyunatan” atau dengan kata lain menyingkirkan kenajisan dari hatinya. Persekutuan mereka di dalam iman dilakukan dengan cara berkomunikasi di dalam roh.

Tidak ada bukti eksternal dari apa yang telah terjadi kecuali nama Abram diganti menjadi Abraham. Kemudian Allah memerintahkan Abraham untuk disunat secara jasmani. Sunat merepresentasikan secara jasmani sesuatu yang telah terjadi secara spiritual. Hal itu merupakan sesuatu yang kudus bagi Allah dan Abraham.

Sunat merupakan bukti eksternal dari suatu pekerjaan yang bersifat internal.

Sunat hati haruslah menjadi hal yang pertama dan kemudian diikuti dengan sunat secara daging. Jika bukan hati yang terlebih dahulu disunat, maka sunat daging tidak akan ada artinya sama sekali. Kulit khatan mewakili kekotoran hidup manusia. Sunat (pemotongan atau pembuangan kulit khatan itu) merupakan simbol dari apa yang terjadi ketika Allah membersihkan hati manusia.

Sunat melibatkan pencurahan darah.

Semua perjanjian yang didasari atas darah MENUNTUT suatu PERUBAHAN HIDUP.

Semua KEBEBASAN di dalam kehidupan didasari atas darah. Contoh : Kebebasan dari penyakit hanya bisa terjadi dengan pengorbanan darah (dari hewan percobaan di laboratorium untuk menguji obat tsb) ; Kebebasan dari pebudakan politik hanya datang dengan pengorbanan darah (ratusan ribu orang pahlawan-pahlawan).

Ibrani 9 : 22 mengatakan,”…dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.” adalah pernyataan prinsip yang Alkitabiah.

Sunat adalah bukti eksternal dari suatu pekerjaan yang bersifat internal. Sunat merupakan tanda dari suatu hubungan perjanjian yang dibuat antara manusia dengan Allah.

Prakteknya dalam Perjanjian Lama telah diubah di dalam PERJANJIAN BARU melalui pencurahan darah Kristus di Kalvari (disalib). Darah lembu, sapi dan kambing domba tidak lagi memenuhi standard Allah untuk menghapuskan dosa-dosa bangsa Israel. Sekarang darah (atau hidup, karena nyawa ada di dalam darah) KRISTUS dikorbankan sekali dan untuk selama-lamanya guna menghapus dosa-dosa manusia, sehingga dengan demikian tidak akan diperlukan lagi korban apapun juga.

Sekarang sunat hati selalu diperlukan untuk beriman di dalam Allah dan bukti-bukti eksternal yang timbul di dalam hati akan diubah. Baptisan air menjadi tanda dari hubungan perjanjian yang baru.

SEKS juga adalah suatu bukti eksternal dari suatu pekerjaan internal.

Bila dua orang menjadi satu di dalam pernikahan, maka mereka menjadi “satu daging” (Kej. 2:24). Roh mereka akan menjadi satu dan mereka memasuki hubungan satu sama lain melalui IMAN. Janji-janji nikah yang mereka ucapkan merupakan suatu pengakuan iman bahwa mereka telah masuk ke dalam suatu HUBUNGAN PERJANJIAN di dalam pernikahan, dan SEKS merupakan bukti jasmani dari perjanjian yang mereka buat itu.

Pernikahan adalah suatu hubungan perjanjian dan SEKS adalah tanda dari suatu hubungan perjanjian antara seorang pria dengan seorang wanita. Perjanjian yang menjelaskan mengapa Allah memberikan seks HANYA kepada mereka yang telah menikah.

Seks tidak diciptakan untuk memuaskan hawa nafsu dan untuk didapat secara paksa. Seks itu diciptakan untuk MENCINTAI dan MEMBERI.

Hubungan sex di luar pernikahan dalam bentuk apapun adalah suatu DOSA. Berhubungan sex sebelum menikah disebut PERCABULAN. Jika seseorang melakukan hubungan seks dengan pasangan lain setelah menikah (terikat perjanjian dengan istrinya) disebut PERZINAHAN. Hubungan sex dengan sesama jenis disebut LESBIAN dan HOMOSEX. Hubungan sex dengan binatang disebut BESTIALITY. Semuanya itu ditulis dalam Alkitab sebagai DOSA…..

Jika dua orang belum masuk ke dalam perjanjian kudus pernikahan, maka mereka dilarang keras melakukan hubungan sex.

Sex diberikan sebagai suatu tindakan kasih, bukan hawa nafsu. Kasih ingin memuaskan orang lain, bahkan sekalipun harus mengorbankan diri sendiri. Hawa nafsu ingin memuaskan diri sendiri, bahkan sekalipun kalau perlu mengorbankan orang lain. Sex diciptakan untuk memberi. Sedangkan hawa nafsu merampas.

Jika seorang pria yang telah menikah melakukan hubungan sex dengan istrinya dan sementara berhubungan ia membayangkan bahwa ia sedang melakukannya dengan orang lain, maka ia hanya mempraktekkan MASTURBASI VAGINAL, bukan hubungan intim.  Sesungguhnya ia sedang melakukan perzinahan di dalam hatinya. Untuk keadaan yang demikian ini, tidak ada komunikasi di dalam roh antar pria dan istrinya itu. Yang ada hanyalah komunikasi di dalam daging.

Sex diciptakan Tuhan. Karena Tuhan adalah Maha Kudus, seharusnya sex yang benar adalah Kudus.

Bagaimana dengan anda ?????

Bersambung  “Apa arti keperawanan dan keperjakaan menurut Alkitab.”


HOLY SEX

So many marriages BEGINS incorrectly, lived with untrue and ultimately ENDED incorrectly. Most of this is because men no longer understand that it HOLY SEX.

In a society where the idol glorified turns like promiscuity, misconduct and bad habits, so the impact is very damaging to the young generation.

Who teaches young children about sex? From a study conducted recently by a newspaper on the sample of 1,000 adolescents (approximately 48% consists of boys), 38% of the teens is known that they have knowledge about sex “by itself”, 23 % of their friends, and 20% get it home and 12 “at the school.

Only one in seven boys are receiving knowledge about sex at home, and the number of those who got knowledge of the sex of the church is not enough to look at the data of this study. Only 2% of those who were interviewed expressed bahw they argue that sex should be taught in schools.

Those interviewed also found a girl can not get pregnant during her first time having sex, that condoms reduce pleasure during sex, that sex can not be said oral sex and masturbation bahw it exciting. 50% admitted that they had sex when they were sitting in high school .. Even more serious is no surveys said that since junior high school girl has had sex.

Often identified with the Church teaching on the sanctity of truth pertaining to sex. The Bible says, “For the lips of a priest preserve knowledge, and people seek instruction from his mouth, for he is the messenger of the Lord of hosts” (Malachi 2: 7)

SEX is ACTION YOU THE MOST HIGH IN PHYSICAL between men and women COMMUNITY TO SHOW THEM IN THE SPIRIT, which is a RELATIONSHIP AGREEMENT.

To understand the above definition we have to look at the history of God’s covenant relationship with humans.

In the Old Testament God’s covenant relationship with Abraham begins his faith Abraham to the promise of God that counts as truth. By faith Abraham brought into communion with God in the spirit. God works in the hearts of Abraham through “circumcision” or in other words get rid of impurity of heart. Their communion in faith done by communicating in spirit.

There is no external evidence of what had happened except Abram’s name was changed to Abraham. Then God commanded Abraham to be circumcised physically. Circumcision represents the physical things that had happened spiritually. It is something holy to God and Abraham.

Circumcision is external evidence of a job that is internal.

Circumcision of the heart must be the first and then followed by circumcision in the flesh. If not careful the first circumcised, then circumcision meat will not mean anything at all. The foreskin represents the defilement of human life. Circumcision (cutting or disposal of the foreskin) is a symbol of what happens when God cleans the hearts of men.

Circumcision involves the shedding of blood. All agreements are based on a blood DEMANDS CHANGES ON. All Freedom in life was based on blood. Example: Freedom from disease can only occur with the blood sacrifice (of animals in laboratory experiments to test the drug TSB); Freedom from political pebudakan just come up with a blood sacrifice (hundreds of thousands of heroes).

Hebrews 9: 22 says, “… and without shedding of blood is no remission.” is a statement of biblical principles.

Circumcision is external evidence of a job that is internal. Circumcision is a sign of a relationship agreement made between man and God.

Practice in the Old Testament has been changed in the New Testament through the shed blood of Christ on Calvary (cross). The blood of bulls, cows and sheep no longer meet the standards of God to blot out the sins of Israel. Now the blood (or life, because the life is in the blood) Christ was sacrificed once and for ever to remove people’s sins, and thus will not be needed any more victims.

Now circumcision of the heart is always necessary to have faith in God and the external evidence arising in the hearts will be changed. Water baptism is a sign of the new covenant relationship.

Sex also is an external evidence of an internal job.

When two people become one in marriage, then they become “one flesh” (Gn. 2:24). Spirit they will become one and they memasukihubungan each other through FAITH. Promises of marriage which they say is a creed that they have entered into a covenant relationship in marriage, and SEX are physical evidence of the covenant they made it.

Marriage is a covenant relationship and SEX is a sign of a covenant relationship between a man and a woman. Agreements that explains why God gave sex ONLY to those who are married.

Sex was not created to satisfy the desires and to obtain by force. Sex was created for LOVE and GIVE.

Sex outside marriage in any form is a sin. Sex before marriage is called fornication. If someone had sex with another couple after marriage (bound to an agreement with his wife) called adultery. Sex with a same-sex called LESBIAN and homosex. Sex with animals is called bestiality. Everything that is written in the Bible as sin …..

If two people have not entered into a holy covenant of marriage, then they are forbidden to engage in sex.

Sex is given as an act of love, not lust. Love want to satisfy others, even though sacrificing yourself. Lust want to satisfy ourselves, even though if necessary expense of others. Sex was created to give. While lust robbed.

If a married man having sex with his wife and in touch while he imagined that he was doing it with someone else, so he only practiced Masturbation VAGINAL, not intercourse. Indeed he was committing adultery in his heart. For such circumstances, there is no communication in the spirit between man and his wife. There is only communication in the flesh.

Sex was created by God. Because God is the Holy of Holies, should have the right sex is Holy.

How about you ?????

To be continued “What is the meaning of virginity and virginity according to the Bible.”

Advertisements

One thought on “SEX : Kekudusan Sex (by Ed Cole “Communication, Sex & Money”) (in Indonesian & English)

  1. Puji Tuhan kami boleh mengerti apa arti sex yang sebenarnya,dan kami menyadari bahwa kami telah mrenyalahgunakan sex tersebut,dan puji Tuhan kami boleh bertobat sebelum kami melaksanakan pemberkatan nikah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s