UANG : H U T A N G (by Ed. Cole “Communication, Sex & Money)

 

UANG :  H U T A N G  (by Ed. Cole “Communication, Sex & Money)

Ada pepatah kuno yang mengatakan, “ Kita terlalu cepat menjadi tua dan terlalu lambat menjadi pintar.”

Hikmat adalah prinsip yang diperlukan di dalam hidup kita. Alkitab mengajarkan bahwa dengan hikmat kita memperoleh pengertian. Hikmat adalah penggunaan pengetahuan secara benar. Pengertian hanyalah berupa penerapan yang didasari pikiran sehat.

Hikmat memberi umur panjang, kekayaan, hormat, kebahagian dan kedamaian. Hikmat menyediakan setiap kebutuhan yang ada di dalam kehidupan seseorang. Hikmat (bukan uang) adalah KEBUTUHAN MENDASAR dari manusia. Anda bisa mempunyai uang, tetapi anda akan selalu kekurangan bila anda tanpa HIKMAT menggunakannya – anda tidak akan pernah mencapai STABILITAS finansial.

Kurangnya pengetahuan dalam penggunaan uang secara benar telah membunuh lebih dari satu pernikahan dan ada ribuan lagi yang berjalan pincang.

KOMUNIKASI yang buruk dan hubungan SEKS yang buruk diturunkan dari kebiasaan FINANSIAL yang buruk sehingga mengakibatkan pernikahan yang buruk.

Seorang pria yang menginginkan barang-barang yang dilihatnya dan kemudian ia sangat BERNAFSU untuk memilikinya, lalu ia mengumpulkan uang sehingga bisa dipakai untuk membeli barang-barang tersebut, maka ia BERSALAH karena melakukan dosa “ keinginan mata.”  Manusia menginginkan banyak hal dan akibatnya adalah CINTA UANG.

Sesungguhnya hanya ada tiga dosa dasar yang dikenal manusia yaitu : Keinginan daging, Keinginan mata dan Keangkuhan hidup (1 Yohanes 2 : 16)

Ketika Yesus dicobai iblis setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, IA dicobai dalam ketiga hal diatas..

Pertama, Iblis menawarkan Yesus agar mengubah batu-batu itu menjadi roti, yang merupakan pencobaan terhadap KEDAGINGAN. Kedua setan menyuruh Yesus membuktikan diri-Nya adalah Anak Allah dengan menjatuhkan diri-Nya sendiri dari bubungan Bait Allah dan malaikat-malaikat akan menyambut-Nya. Ini adalah pencobaan terhadap KEANGKUHAN HIDUP. Akhirnya, iblis mengatakan kepada Yesus bahwa ia akan memberikan semua kerajaan dunia ini kepada-Nya jika Yesus mau sujud dan menyembahnya. Ini adalah pencobaan terhadap KEINGINAN MATA. Yesus memenangkan semua itu.

Semua manusia akan dicobai di dalam ketiga hal ini dan tidak ada pengecualian. Dan sebagian besar masalah yang dihadapi manusia dengan UANG berasal dari keinginan mata, yakni keinginan untuk memiliki.

Sebagaimana ketagihan akan pornography menguasai keinginannya, begitu pula orang-orang yang membungakan uang menjadi BUDAK terhadap KETAMAKANNYA. Bukan hanya orang-orang kikir, mereka yang menimbun uang, yang ditawan olehnya, tetapi juga para pemboros yang menghabiskannya.

Orang-orang yang menempatkan diri mereka di dalam kesibukan yang sangat berlebihan sehingga mereka tidak bisa mengambil hari libur, menikmati hidup atau memenuhi kebutuhan keluarga mereka adalah HAMBA-HAMBA UANG. Mereka tidak pernah hidup bebas seperti yang mereka inginkan karena mereka adalah hamba terhadap hutang-hutang mereka. Mereka bukannya berusaha mengatasi hutang mereka dengan menggunakan strategi yang diberikan Allah sebaliknya mereka menjadi tidak sabar dan akhirnya terjebak oleh keinginan mata karena menginginkan sesuatu hal yang baru dan tentunya hal ini akan mengakibatkan tagihan-tagihan yang kembali membengkak.

 

Stress yang dialami seseorang akibat terlalu besar hutangnya karena pinjaman bisa mempengaruhi seluruh kehidupannya. Stress yang demikian ini juga bisa mempengaruhi dan menimpa setiap orang.

Bagi mereka yang hutangnya besar akan membayar harga yang mahal sehingga akan menimbulkan ketegangan di dalam pikiran mereka, tubuh mereka, pernikahan mereka, keluarga mereka dan teman-teman mereka. Terhadap hal ini Allah memberi peringatan yang keras, “ Janganlah kamu berhutang apa-apa kepada siapapun juga, tetapi hendaklah kamu saling mengasihi.” (Roma 13 : 8)

Keluarlah dari keadaan berhutang. Kita sedang hidup di tengah masyarakat “kartu kredit”. Belanja sekarang, bayar belakangan. Kegembiraan seketika adalah hukum masa kini.

Allah tidak mau umat-Nya diperbudak oleh hutang-hutang yang tidak terbayar dan diliputi dengan kekuatiran akan hari esok sehingga mereka TIDAK PEDULI terhadap Firman Tuhan yang saat ini ada di dalam hidup mereka. Mereka menjalani hidup hanya untuk melunasi hutang-hutang mereka.

Hidup anda terlalu berharga jika dijalani hanya untuk melunasi hutang-hutang anda. Anda dilahirkan sebagai orang yang bebas dan Allah ingin anda hidup bebas, tidak berhutang apapun terhadap orang lain selain HUTANG KASIH.

Anda mustahil mengasihi seseorang dengan sungguh-sungguh namun di hati kita membencinya,  karena kita berhutang kepadanya.

 

BERHENTILAH !! menggunakan kartu kredit untuk berbelanja (atau batasilah) bila anda tahu bahwa anda tidak memiliki uang untuk membayarnya.

Kekuatiran membuat hari esok tampak lebih buruk. Demikian pula halnya dengan HUTANG.

Lunasilah tagihan-tagihan anda bila tagihan-tagihan itu telah jatuh tempo. Bila tidak bisa dilunasi, bicarakan kenyataannya kepada orang-orang yang berpiutang. Bila tidak berhasil dibicarakan maka hal itu akan menimbulkan ketakutan – dan ketakutan akan selalu menimbulkan reaksi yang negative. Hindarilah ha-hal yang negative dengan mengambil tindakan yang positif. Komunikasikanlah keadaan itu. Jika ketakutan anda teratasi, maka ketakutan mereka juga akan teratasi..

Selamat berlatih…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s