UANG : PRINSIP INVESTASI (part one) (by Ed. Cole “Communication, Sex & Money)

UANG : PRINSIP INVESTASI  (part one) (by Ed. Cole “Communication, Sex & Money)

Tuhan Yesus mengajarkan PRINSIP INVESTASI pada “Perumpamaan tentang Uang Mina.”(Lukas 19 : 11-27) Inti dari perumpamaan ini adalah pola “Hukum Berkembang dan Mundur” yang berarti jika tidak dipakai anda akan kehilangan, sebaliknya jika dipakai anda akan bertambah.

Yesus mengajarkan, tentang seseorang yang sebelum ia berangkat untuk melakukan suatu perjalanan ke luar negeri, ia memberikan kepada hamba-hambanya masing-masing satu mina. Ketika ia kembali , hamba pertama menginvestasikan mina itu dan ia menghasilkan sepuluh mina, hamba yang kedua menghasilkan lima mina, tetapi hamba yang ketiga menyimpan satu mina yang telah diterimanya. Hamba yang pertama dan kedua mendapat pujian tuannya, tetapi ia memarahi hamba yang ketiga karena hamba tersebut terlalu takut untuk menyimpan uangnya di bank sehingga ia bisa mendapatkan bunga dari uangnya itu.

Prinsipnya adalah dengan MENGGUNAKANNYA, maka anda akan MEMPEROLEHNYA dan juga akan mendapat UNTUNG; dengan TIDAK MENGGUNAKANNYA, maka anda akan RUGI dan juga akan KEHILANGAN.

Seorang pria berotot kekar yang mampu mengangkat barbel 50 kg dengan satu tangan, akan tampak bodoh jika ia hanya menopangkan tangannya pada kain gendongan dan tidak menggunakannya hanya karena takut tangannya cedera. Untuk meningkatkan kekuatannya, maka ia harus melatih otot-ototnya. Dengan berbuat demikian, ia tidak hanya akan menjaga apa yang telah dimilikinya, tetapi ia juga mengembangkan apa yang telah dimilikinya.

Untuk mendapatkan energi, maka anda harus mau memberikan energi.

Hanya orang bodoh yang berpikir cara menyimpan atau mendapatkan energi adalah dengan terus menerus beristirahat untuk menghemat apa yang dimilikinya. Melalui istirahat kelemahan akan mengambil tempat, sementara orang yang terus menerus melatih tubuhnya akan menjadi lebih berenergi.

Prinsip dari perumpamaan ini adalah bahwa PENIMBUNAN mengakibatkan KEHILANGAN, sementara INVESTASI tidak hanya membuat anda memiliki apa yang anda miliki, tetapi anda juga akan memperoleh lebih banyak lagi.

Penggunaan uang secara bijaksana akan membawa kemakmuran bagi pemakainya. Sama halnya dengan WAKTU dan TALENTA.

Dalam bisnis mengatakan hal ini, “diperlukan uang untuk menghasilkan uang”

Dalam keinginannya untuk menginvestasi, menabung atau memiliki perusahaan, banyak orang ingin memulainya dengan “besar”, “berada di puncak”, tanpa menyadari bahwa pohon ara yang besar berasal dari biji buah ara yang kecil. “Setialah akan perkara-perkara kecil” adalah PRINSIP ALKITABIAH.

Anda tidak bisa menginvestasi sampai puluhan juta rupiah sebelum anda menginvestasi satu rupiah. Yang penting adalah nilai satu yang pertama, yang lainnya menyusul. Investasi dan mengampuni memiliki prinsip yang sama – dimulai dengan apa yang anda miliki.

Setiap orang ingin menginvestasi sesuatu di mana sesuatu itu akan mendatangkan keuntungan bagi dirinya. Ada tiga hal yang bisa diinvestasikan seseorang : WAKTU, TALENTA dan HARTA. Bila anda berpikir tentang investasi, jangan BATASI pikiran anda hanya pada investasi uang anda di pasar bursa dll. Setiap hari di dalam kehidupan anda, anda menginvestasikan waktu dua puluh empat jam yang telah Allah berikan di dalam sesuatu atau di dalam beberapa hal. Setiap kali anda menggunakan talenta anda, baik sebagai seorang akuntan, tentara, pemusik atau pekerjaan apapun, maka anda sedang menginvestasikan talenta itu..

Bersambung…..

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s