Apa kata Alkitab tentang “PERNIKAHAN” ???

ImageSalah satu tujuan dasar sebuah pernikahan adalah PROKREASI (Multiplikasi anak2 ilahi). Kejadian 1 : 28 : ” Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukanlah itu ...”

Di dalam multiplikasi anak2 ilahi, bukan hanya terletak dari quantitas anak2 yang dihasilkan dari hubungan sex antara suami-istri, tetapi di dalamnya terkandung tugas mendidik anak-anak menjadi anak-anak ilahi… Amsal 22:6 : “Didiklah orang muda (child) menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.”

Image

Aspek kedua Allah merancang pernikahan untuk PERSAHABATAN.. Kejadian 1 : 18 : “Tidak baik, kalau manusia (man) itu seorang diri saja (alone). Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia”.  Kata seorang diri (alone) mengakibatkan situasi kesepian (lonely). Allah mencipta manusia untuk hidup hidup dengan orang lain (komunitas), dan “orang lain” yang pertama itu adalah WANITA.

Aspek ketiga, Allah merancang pernikahan untuk KEPENUHAN/MAKSIMAL. Wanita dicipta untuk menjadi  …seorang penolong yang sepadan dengan dia (Kejadian 2 : 18). Wanita menolong pria dengan cara membuat hidup pria (dan hidupnya sendiri) utuh. Ia mengisi ruang yang kosong. Ia membagi hidupnya, membuat pria semakin mengenal diri dan bersentuhan dengan bidang kehidupan yang lebih luas. Wanita adalah orang yang dapat memelihara persahabatan yang bertanggung jawab.

PROKREASI, PERSAHABATAN dan KEPENUHAN yang dimaksud Allah dalam sebuah pernikahan tumbuh dari adanya KOMUNIKASI diantara dua orang yang setiap hari saling berbagi arti hidup. Dwight Small mengatakan, ” Inti dari pernikahan adalah cara berkomunikasi…

Komunikasi secara jasmani yang disebut hubungan sex menghasilkan keturunan (prokreasi), komunikasi secara jiwa dapat berbentuk sharing / komunikasi verbal tanpa saling menghakimi sehingga menimbulkan kemaksimalan dan kepenuhan keluarga dalam bentuk persahabatan yang meningkat menjadi kasih Agape (yang saling berkorban).

Dalam Kejadian 2 : 18 – 24 dapat ditemukan 3 pandangan yang jelas tentang pernikahan Kristen :

1. Pernikahan adalah untuk SEUMUR HIDUP (Setia dalam suka dan duka).

2. Pernikahan haruslah MONOGAMI (sekali satu daging berarti hanya satu daging)

3. Pernikahan menuntut KESETIAAN…

Kesimpulan : Gambaran Allah tentang pernikahan berbicara tentang keintiman yang dalam dan abadi, persahabatan antara suami dan istri yang mengarah pada hubungan yang saling memperkaya, membahagiakan dan memberi kesejahteraan…

MARRIAGE is the TOTAL commitment of the TOTAL person for the TOTAL life”

Disadur dari “Communication Keys to Your Marriage” by H. Norman Wrigth

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s