Kesaksian : Menara WTC (KESETIAAN)

Negara Amerika Serikat baru saja memperingati peristiwa tragis yang terjadi pada tanggal 11 September 2001. Peristiwa itu dinamai serangan teroris yang nekat dan mematikan di mana mereka membajak pesawat dan menabrakkan pesawat itu ke menara kembar yang disebut WTC yang menelan korban sekitar empat ribuan.
Image

Tragedy itu menyisakan sebuah peristiwa yang sangat mengharukan tentang kesetiaan seekor anjing kepada tuannya. Seorang teknisi komputer buta bernama Eduardo Rivera sedang bekerja di lantai tujuh puluh satu dalam gedung tersebut bersama anjing pemandunya bernama Dorado. Ketika pesawat penumpang yang dibajak oleh teroris menghantam gedung tinggi itu Rivera tahu bahwa ia akan membutuhkan waktu yang lama untuk keluar dari gedung berhubung karena ia buta, namun ia ingin agar anjing kesayangannyaa (Dorado) memiliki kesempatan untuk keluar sehingga ia melepaskan tali pengikatnya.

Eduardo pikir dia pasti akan mati terperangkap di lantai tujuh puluh satu ini apalagi saat itu suasana di sana sangat kacau karena api mulai merambah ke mana-mana. Maka ia berusaha menyelamatkan anjingnya itu dengan membuka tali pengikatnya. Sebelum memerintahkan anjingnya itu pergi, Rivera lebih dahulu mengelus elus kepalanya barangkali tanda perpisahan. Kemudian dengan suara sedih, Eduardo mengatakan kepada anjingnya. “Turunlah dan selamatkan dirimu,” sambil mendorongnya. Anjingnya itu turun diantara keramaian orang yang sedang bersesak keluar dari gedung.
Image

Namun beberapa menit kemudian Rivera merasakan ada anjing yang mengendus kakinya dan ternyata anjingnya itu sudah datang kembali ke sisinya bersama dengan seorang rekan kerja Rivera. Kemudian Rivera diselamatkan oleh mereka turun tangga sepanjang tujuh puluh satu lantai, yang memerlukan waktu satu jam. Segera setelah mereka berhasil keluar dari gedung, bangunan gedung tersebut runtuh dan Rivera mengatakan bahwa dirinya berhutang nyawa kepada anjingnya yang sangat setia.
Dalam injil Yesus mengatakan, “Barang siapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia juga setia dalam perkara besar.” Ini merupakan ungkapan yang sangat bermakna agar kita menunjukkan kesetiaan itu pertama dalam hal kecil atau sederhana. Memupuk kepekaan dan kepedulian dalam masalah kecil akan mendorong kita juga peduli dengan masalah besar.

Mari kita merenungkan muatan kesetiaan. Kesetiaan mengandung beberapa nilai luhur seperti bertanggungjawab, keterbukaan, dan kejujuran. Kalau kita setia kepada orang lain maka kita akan bertanggungjawab dengan kepercayaan yang akan diberikan kepada kita. Ini yang dilalaikan oleh bendahara yang tidak jujur dalam injil pada hari ini. Dalam konteks rohani, kesetiaan kepada Allah berarti kita akan mempertanggungjawabkan talenta dan kemampuan yang Ia berikan kepada kita. Sikap bertanggungjawab itu bisa kita tunjukkan dengan berbagi kepada orang lain.

Nilai yang kedua dari kesetiaan ialah ialah keterbukaan. Kalau kita setia kepada seseorang berarti kita terbuka kepadanya. Kalau kamu setia dengan suami atau isterimu maka kamu akan terbuka kepadanya. Kamu akan terus terang mengatakan sesuatu dan bukan menutupi banyak hal. Dan nilai kesetiaan yang ketiga ialah kejujuran. Kejujuran artinya mengatakan apa adanya sesuai dengan fakta dan bukan berbohong demi kepentingan diri sendiri. Kalau kita jujur berarti kita juga menghargai kepercayaan yang diberikan oleh orang lain kepada kita. Ini juga yang dilalaikan oleh bendahara yang tidak jujur dalam injil.

Para sahabat terkasih, apa permenungan kita dari injil hari ini? di samping harus memupuk kesetiaan, kita juga diajak untuk membuat pilihan yang terbaik untuk kita. Dengan tegas Yesus mengatakan, “Kita tidak boleh mengabdi kepada Allah dan mamon (Harta kekayaan). Kita harus membuat pilihan. Hendaknya kita memberi prioritas utama kepada Allah dan bukan kepada materi atau harta.

Selamat mengalami kehidupan yg berkenan utk Tuhan & TUHAN YESUS MEMBERKATI ……

Sumber : Theresia Maria Magdalena

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s