PRODUCE FRUIT (MENGHASILKAN BUAH)

Hari Ketujuh,

MENGHASILKAN BUAH1280px-Vines_in_the_Okanagan_Valley

Matius 3 : 1 – 12

“Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.” (Matius 3 : 8)


Jawablah pertanyaan dibawah ini untuk membantu anda merenungkan firman Tuhan :

Apa yang diberitakan Yohanes di padang gurun Yudea? (ay. 1 – 2)
Apa hubungan buah dan pertobatan? (ay. 8)
Share dan renungkan : Apakah anda sudah berbuah di dalam pertobatanmu?


Ternyata pertobatan bukan hanya di mulut saja, tetapi harus ada buah yang menyatakan pertobatan itu. Buah itu dalam bentuk perubahan hidup, karena kata pertobatan dalam bahasa Yunani adalah Metanoia (perubahan pikiran). Setiap orang yang menabur dalam pikiran, menuai perbuatan; menabur dalam perbuatan, menuai kebiasaan; menabur dalam kebiasaan, menuai masa depan.

Pertobatan tanpa buah bukanlah pertobatan sejati. Itu sama saja dengan penyesalan. Apa beda akhir hidup Yudas dengan Petrus. Mereka berdua jatuh dalam dosa yang sama. Yudas mengkhianati Yesus sedangkan Petrus menyangkali Yesus. Di akhir hidupnya Yudas hanya menyesal dan bunuh diri sedangkan Petrus menyesal, menangis dan bertobat, ketika bertemu Yesus yang sudah bangkit. Akhirnya Petrus dipakai Tuhan dengan luar biasa.

Yohanes pembaptis berkotbah tentang pertobatan di antara orang-orang Yahudi yang tahu Hukum Taurat. Mengapa Yohanes memberitakan firman di tengah-tengah orang yang tahu firman? Dan isi kotbahnya tentang buah pertobatan. Karena orang Yahudi itu tahu firman tetapi tidak melakukannya. Yohanes dengan tegas menegur mereka supaya bertobat.

Teguran pertama adalah bukan karena faktor keturunan seseorang dikatakan bertobat. Mengapa ? Karena waktu itu orang Yahudi bangga akan etnisnya yang termasuk bangsa pilihan, keturunan Abraham. Hal itu mengakibatkan mereka lupa akan buah pertobatan.

Orang yang tidak berbuah dalam pertobatan akan ditebang dan dibuang ke dalam api. Ini menyatakan akibat pertobatan yang tidak benar. Untuk ikut Kristus tidak boleh hanya mengaku di mulut saja, tapi harus dinyatakan dan dirasakan serta dilihat oleh orang banyak lewat perkataan dan tindakan. Jika tidak mereka akan terbuang dan binasa.

Bagaimana caranya mengalami perubahan pikiran (Metanoia)? Isilah pikiranmu setiap hari dengan firman Tuhan dan berkomunikasi terus dengan Kristus di pagi hari. Semakin banyak pola pikiranmu dipenuhi firman, maka kecenderungan tindakan dan perkataanmu akan sejalan dengan isi pikiran tersebut. Ini harus dilakukan setiap hari dan terus menerus sampai kita bertemu dengan Kristus. Mari kita berjuang terus setiap hari untuk metanoia.(PS)


PERTOBATAN DIMULAI DARI PERUBAHAN PIKIRAN


Seventh Day,

PRODUCE FRUIT

Matthew 3: 1-12

Produce fruit in keeping with repentance.” (Matthew 3: 8)


Answer the following questions to help you reflect on the word of the Lord:

1. What John preached in the wilderness of Judea? (Vv. 1-2)
2. What is the relationship of fruit and repentance? (V. 8)
3. Share and ponder: Do you have fruit in repentance?


Turns repentance is not just lip service, but there must be a fruit that states that conversion. The fruit in the form of change of life, because the word repentance in Greek is Metanoia (change of mind). Everyone who sow in mind, reaping deed; sow in action, reap a habit; sow a habit, reap future.

Repentance without fruit is not true repentance. It was just regret. What’s different about the end of life of Judas with Peter. They both fall in the same sin. Judas betrayed Jesus while Peter denied Jesus. At the end of his life Judas only regret and suicide while Peter regret, cried and repented, when he met the risen Jesus. Eventually Peter was used by God with outstanding.

John the Baptist preached repentance among the Jewish people who know the law. Why John preached the word in the midst of people who know the word? And the content of his sermon about the fruits of repentance. Because the Jews know the word but does not do so. John firmly rebuked them to repent.

The first reprimand was not due to heredity someone said to repent. Why? Because of the time that the Jews are proud of their ethnic belonging to national option, a descendant of Abraham. It resulted in them forget the fruit of repentance.

People who do not bear fruit in repentance will be cut down and thrown into the fire. It states due to improper repentance. To follow Christ must not only admitted in the mouth alone, but must be declared and be felt and seen by many people through words and actions. Otherwise they will be discarded and destroyed.

How do you experience a change of mind (Metanoia)? Fill your mind every day with the Word of God and communicate continuously with Christ in the morning. The more the pattern of your mind filled with the word, the more likely your words and actions will be consistent with the contents of the mind. This should be done every day and continuously until we meet with Christ. Let us strive continuously every day for metanoia. (PS)


REPENTANCE START FROM CHANGES IN MIND


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s