FULFILL AS GOD WILL (MENGGENAPKAN SELURUH KEHENDAK ALLAH)

Hari Kedelapan,

MENGGENAPKAN SELURUH KEHENDAK ALLAHbaptisan-yesus-yesus-dipermandikan-oleh-yohanes-pembaptis

Matius 3 : 13 – 17

“Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.” Dan Yohanes pun menuruti-Nya.” (Matius 3 : 15)


Jawablah pertanyaan dibawah ini untuk membantu anda merenungkan firman Tuhan :

1. Siapa yang pertama kali berinisiatif dibaptis di ay. 13?
2. Apa respon Yohanes Pembaptis? (ay. 14)
3. Apa jawab Yesus (ay. 15) dan pelajaran apa yang anda dapat dalam pembacaan firman hari ini?


Pelayanan Yesus dimulai dari pembaptisan diri-Nya yang dilakukan oleh Yohanes. Inisiatif itu dimulai dari diri Yesus yang datang kepada Yohanes, bukan sekedar ikut-ikutan orang lain. Menurut level kedudukan Yesus sebagai Anak Allah, seharusnya Yesus tidak perlu dibaptis. Pertama, karena baptisan Yohanes berhubungan dengan orang berdosa, sedangkan Yesus bukanlah orang berdosa. Kedua, kedudukan Yesus lebih tinggi dari Yohanes, karena Yesus adalah Allah sendiri. Yohaneslah yang perlu dibaptis oleh Yesus. Tetapi mengapa Yesus mau melakukan hal tersebut?

Yesus menyadari bahwa hidup-Nya di dunia adalah untuk menggenapi seluruh kehendak Bapa di Surga. Dari awal pelayanan-Nya sampai mati di kayu salib, seluruh kehidupan-Nya berfokus untuk penggenapan tersebut. Kesadaran ini membuat Ia membuang semua ego, bahwa diri-Nya harus lebih dihormati dll. Kedua, Yesus mampu menanggung hinaan dan tidak diterima oleh manusia yang adalah ciptaan-Nya sampai mati di kayu salib.

Kata “sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah” dalam ay. 15 menunjuk kepada semua manusia di dunia ini. Jikalau orang percaya menyadari bahwa hidupnya harus menggenapkan seluruh kehendak Allah, maka tidak ada persaingan negatif, hubungan yang rusak, iri hati di antara mereka. Orang percaya dapat bersatu menggenapkan seluruh kehendak Allah. Orang percaya akan menjadi terang dan garam bagi dunia yang gelap ini.

Untuk dapat menyadari “penggenapan seluruh kehendak Allah” di dalam kehidupan manusia, haruslah dimulai mengenal Yesus sendiri secara pribadi. Komunikasi dengan Tuhan Yesus senantiasa dalam doa dan merenungkan firman-Nya membawa kehidupan orang percaya untuk bisa menjalani tujuan itu sendiri. Manusia tidak bisa melakukan tujuan itu dengan kekuatannya sendiri. Hanya Allah yang dapat memberi kekuatan tersebut. Mari kita berjuang untuk mencapai hal tersebut. Selamat berjuang… (PS)


TUJUAN HIDUP MANUSIA ADALAH MENGGENAPKAN SELURUH KEHENDAK ALLAH


Eighth day,

Fulfill all GOD WILL

Matthew 3: 13-17

“And Jesus answering, said to him:” Let it happen now, for thus it is fitting for us to fulfill all righteousness. “Then he allowed obey Him.” (Matthew 3: 15)


Answer the following questions to help you reflect on the word of the Lord:

1. Who first initiated baptized in vv. 13?
2. What is the response of John the Baptist? (V. 14)
3. What answer Jesus (v. 15) and what lessons you can in the reading of the word today?


The ministry of Jesus started from His baptism himself performed by John. The initiative begins with Jesus who came to John, not just part of it to others. According to the level of the position of Jesus as the Son of God, Jesus should not need to be baptized. First, because John’s baptism associated with sinners, while Jesus was not a sinner. Secondly, the position of Jesus higher than John, because Jesus is God himself. John who need to be baptized by Jesus. But why did Jesus want to do that?

Jesus realized that his life in the world is to fulfill the will of the Father in Heaven. From the beginning of his ministry to the death on the cross, his whole life is focused on fulfillment. This awareness makes he discard all ego, that He should be respected etc. Second, Jesus was able to bear the insults and not accepted by the man who is His death on the cross.

The word “fitting for us to fulfill all righteousness” in v. 15 points to all human beings in this world. If people believe realize that his life must fulfill all righteousness, then there is no negative rivalry, broken relationships, jealousy between them. Believers can unite to fulfill all righteousness. Believers will be light and salt for this dark world.

To be able to realize the “fulfillment of all righteousness” in human life, it must begin to know Jesus personally. Communication with the Lord Jesus was always in prayer and meditate on His Word brings the believer’s life can undergo a destination in itself. Humans can not do it on its own power purposes. Only God can give such power. Let us strive to achieve it. Good luck … (PS)


PURPOSE OF HUMAN LIFE IS GOD’S WILL fulfill all


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s