Testimony – Members of FPI Repent since visited by Jesus Christ (Kesaksian anggota FPI bertobat karena didatangi ISA ALMASEH) in Indonesian & English

Kesaksian – Anggota FPI Bertobat karena Didatangi oleh Isa Al Masih

CIMG3452

Nama lengkap : Raden Muhamad Taufik Hidayat, SAG (Sarjana Agama), lulusan Gunung Jati Bandung 1998. pemilik salah satu pondok. Punya santri 5000 orang, majelis taklim 2000 orang, jadi mempunyai jemaat 7000 orang, nomor 2 terbesar di Garut.

Istri saya Raden Sarah Setiawati, mantan qoriah, juara 1 se-Jawa Barat tahun 2001 sampai dengan tahun 2003, meninggal pada 9 Maret , Minggu jam 11 di Banjar – Jawa barat, ketika kami melayani. Saya muak dengan orang percaya, karena hanya omong kosong, katanya mengasihi, ketika butuh bantuan, tidak ada satupun yang menolong. Tuhan berkata langsung,”Burung pipit di udara yang tidak pernah menabur, Aku pelihara, bunga bakung yang tidak pernah memintal, Aku beri pakaian yang begitu indah.”

Saya pernah memimpin beberapa organisasi sebelum juru bicara Munarman.
Saya mempunyai 2 anak, pertama bernama Muhamad Gilang Ramadan sekarang bernama Moses dan yang kedua bernama Muhamad Samuel Maulana Yusuf Sehar.

Apa yang terjadi pada kami seperti hal yang mustahil, Tuhan yang datang sendiri pada saya.
Waktu istri saya mengandung anak saya yang ke 2 pada usia kandungan 7 bulan , saya sholat tahajud (sekitar jam 00:00 malam sampai 3:30), tiba-tiba dari lubang ventilasi, keluar asap, semakin lama semakin menebal membentuk lingkaran seperti bola. Istri saya suruh saya untuk melihat ke bawah karena takut ada kebakaran, katanya jika ada asap pasti ada api. Saya berpegangan tangan dengan istri membawa lampu neon sepanjang 1 meter, saat di tangga saya melihat sosok bayangan dalam asap itu tetapi sinar lampu jadi redup kalah terang dengan sinar itu. Bayangan hilang, timbul sosok manusia, laki-laki, rambut ikal sampai di bawah bahu, memakai jubah di bawah lutut, pakai sandal jepit emas, bawa tongkat merah menyala. Lalu DIA berkata, Bertobatlah … bertobatlah … bertobatlah. Saya merasa aneh dan ketakutan, karena saat itu saya sedang beribadah, bukan melakukan hal-hal yang tidak berkenan kepada Allah, saya memberanikan diri dan membentak “saha anjeung” (siapa kamu) … JawabNya, “Akulah Tuhan Allahmu yang selama ini engkau hujat dan aniaya.” Masa Allah bisa datang kepada manusia … dari 6.666 ayat tidak ada satu ayatpun yang menyatakan Allah datang kepada manusia. Saya baca Al Quran dari umur 10 tahun dan berkali-kali katam (tamat membaca Al Quran). Kami berada di barisan jihad untuk membela agama dan “allah” kami, karena “allah” kami lemah, tetapi sekarang kami yang dibela Tuhan, karena Tuhan kami perkasa.

Kemudian DIA berkata lagi, “Akulah jalan kebenaran dan hidup, tak ada seorangpun sampai kepada Bapa jikalau tidak melalui Aku.”

Yang terakhir yang membuat saya marah, DIA katakan,“ Di bawah kolong langit ini tidak ada nama, selain dari namaKU yang bisa menyelamatkan.” Saya dari duduk sila lalu berdiri dan serang DIA, karena menurut ajaran saya, tidak ada yang dapat menyelamatkan, kecuali “allah”, itupun tergantung dari amal perbuatan selama hidup. Saat kami serang dengan apa yang kami punya, malah kami muntah. Kami dulu pernah pasang gotri (peluru) dan banyak pasang susuk. Saya sudah diberi kekebalan pada saat seumur anak kami Moses, pada umur 7 tahun tertabrak mobil angkutan kota, mobilnya rusak, tetapi saya terpental jauh dan berdiri tidak apa-apa, tidak menangis, karena kuasa kegelapan. Saya muntah gotri ada 41 dan susuk ada sekitar 50an, terdiri dari emas, berlian dan perunggu, itu keluar semua. Dari mata, hidung, telinga dan mulut semuanya mengeluarkan darah, tetapi saya tidak merasa sakit. Padahal kalau mengeluarkan susuk akan terasa sakit sekali, tetapi kalau pasang susuk, tidak sakit. Dan untuk mengeluarkan susuk, harus orang yang memasangnya, sedangkan yang memasangkan susuk ke saya, orangnya sudah mati. Dalam Tuhan tidak ada yang mustahil.

Saya menganggap yang datang itu adalah jin karena sangat tidak mungkin “allah” datang kepada manusia. Dalam hukum islam, ada 2 jin yaitu jin kafir dan jin muslim. Jin kafir adalah jin yang tidak mengakui Muhamad adalah rasul dan jin muslim adalah yang mengakui Muhamad sebagai rasul. Istri saya bilang, mungkin itulah jin kamu. Lalu saya panggil jin saya, trus jin itu bilang, saya tidak akan datang jika kamu tidak panggil. Saya jadi merasa aneh. Istri saya mendapat dorongan untuk menyembah bayangan itu, tetapi saat mengejar, istri saya jatuh tersungkur, karena menginjak mukena. Bayangan itu menghilang.

Jam 4:30 muntahan saya bawa ke santri dengan mukena dan ceritakan ke mereka apa yang kami lihat dan apa yang kami dengar, tetapi tidak ada yang percaya. Kejadiannya pada malam 25 Desember 2003.

Pada tanggal 27 Des 2003, istri saya masuk rumah sakit Dr. Selamet, Garut-Jawa Barat, mau melahirkan anak saya yang ke 2. Pada malam tahun baru, ketika kami berdoa tahajud di mushola rumah sakit, tiba-tiba ada suara “Hai Taufik, anakmu akan lahir besok jam 12:45, dia laki-laki, beri dia nama Samuel.” Istri saya didatangi orang yang sama dalam mimpi “Sarah, anakmu akan lahir besok jam 12:45, dia laki-laki, beri dia nama Samuel.” Karena pada hari itu libur tahun baru, maka tidak ada dokter. Saya minta nomor telepon dokter untuk memeriksa kandungan istri saya. Dokter datang dan bilang bahwa untuk apa diperiksa lagi, karena anak ini akan lahir 2 hari kemudian sekitar tanggal 3, dan menurut USG, jenis kelamin anak ini perempuan, dan hasil USG tidak pernah gagal. Akhirnya setelah saya memaksa untuk memeriksa lagi meskipun biayanya mahal, saya bisa bayar, bahkan alatnyapun bisa saya beli (saat itu saya dapat banyak dana dari negara Iran, Irak, Kuwait untuk perang), istri saya dibawa dengan ambulan ke tempat praktek dokter itu dan hasil USG perempuan. Saya minta dokter lain yang lebih hebat dari dokter ini, lalu saya dirujuk ke dokter Ahmad Muasman. Hasilnya sama, anak ini akan lahir 2 hari lagi dan jenis kelaminnya perempuan. Lalu saya ajak taruhan dokter itu, bahwa anak itu akan lahir hari ini, kalau lahir 2 hari lagi saya akan bayar 10 kali lipat. Kalau lahir hari ini bagaimana dokter ?… gratis! kata dokter.

Ketika saya tunggu istri saya, jam 12:30 istri saya tidur, tiba-tiba jam 12:45 istri saya melahirkan dalam keadaan tertidur, tanpa dibantu siapapun, seorang anak laki-laki !

Biasanya anak yang baru lahir, dikasih adan di tangan kiri dan doa di tangan kanan… saat mau diberi adan, saya hanya bisa berkata aaaaaaa … berat sudah … aaaaaa ….berat, akhirnya saya menangis, kenapa saya tidak bisa adan ? Lalu saat mau diberi doa baru berkata “allah”, berhenti … “allah” … berhenti. Setelah keluar dari ruangan itu, saya bisa adan.

Setelah 7 hari, kami beri nama anak itu Mohamad Samuel Maulana Yusuf Sehar. Banyak yang protes dengan nama Samuel, termasuk kakek saya. Saya bilang nama itu didapat melalui mimpi. Yang tidak senang silahkan angkat kaki, kata saya. Pas mau gunting rambut, anak saya tiba-tiba panas, step … akhirnya anak itu tidak jadi potong rambut. Saat mau dibawa ke dokter, kira-kira 500 meter dari rumah, anak itu tiba-tiba sembuh.

Seminggu kemudian istri saya bermimpi orang yang sama, agar si Taufik disuruh belajar Al Quran. Saya marah, karena saya tiap hari mengajar tentang Al Quran.

Pada hari Jumat seminggu kemudian, saat saya pulang ke rumah, istri saya sedang ngaji baca surat Ajin ayat 62 … Saya bisa mengartikannya: sekali-kali kamu dapat meminta pertolongan kepada jin. Dan ini bertentangan dengan ayat-ayat lain dalam Al Quran.

Kemudian kami mendapat ayat yang janggal bagi kami, yaitu surat Al jogro ayat 61, ….. Akulah jalan yang lurus kata Isa Al Masih.

Dalam Surat Quran ayat 162 dikatakan bahwa seseorang akan mengerti kebenaran, seseorang akan mengerti tentang hikmat dunia ini jikalau orang itu baca Injil.

Saya tanya kenapa kita tidak mempelajari Injil saya tanyakan kepada kyai? kata kyai, karena Injil yang sekarang sudah tidak murni.

Akhirnya setelah kami belajar dan terus belajar, kami punya keyakinan bahwa Isa Al Masih sama dengan Tuhan.

Akhirnya ayat-ayat yang kami dapat, kami kumpulkan. Saya dianggap mempengaruhi agar orang-orang percaya pada Isa Al Masih. Orang Muslim pertama menurut Al Quran adalah orang-orang pengikut Isa Al Masih yang pertama kali.

Saat kotbah di Bogor, saya tanyakan mulia mana antara manusia dan batu ? jemaat menjawab manusia, kalau begitu lebih baik orang Kristen yang menyembah manusia daripada umat islam yang menyembah batu (hajar aswad)! Akhirnya banyak pertanyaan-pertanyaan lain yang diajukan dan jawaban dianggap menghujat, yang terdengar oleh pimpinan pondok ini, sehingga teriak, Ini pemurtadan ! Bunuh ! Kami kabur dari Bogor dikejar sampai Cianjur dan dengan bantuan dari FPI dll, kami mau hajar di Tol Padalarang. Kami ceritakan kepada mereka, bahwa kami dianggap murtad. Akhirnya tidak terjadi apa-apa karena mereka takut. Agama Islam identik dengan kekerasan.

Karena kalau saya dipanggil untuk berkotbah selalu membicarakan Isa Al Masih, akhirnya saya dipanggil oleh para ustad untuk musyawarah.

Kemudian saya dipanggil di pengadilan sampai 3 kali. Tetapi mereka tidak bisa menjawab pertanyaan saya, lalu mereka bilang “Tutup jendela dan tutup pintu.” Saya di bawa ke sebuah daerah Bungbulang, Garut, kemudian dibilang anjing langsung dipukul. Saat itu saya masih punya ajian Rawe Rontek, sehingga saya bisa melawan, termasuk pimpinan kami dari jogja, Jafar Umar Sidik, komandan jihad di Indonesia sampai muntah darah. Ilmu ini ada kelemahannya yaitu “wesi kuning” yang dipunyai oleh Baasir yaitu boss kami.

Saya didatangi oleh Munarman, jubir FPI dan Baasir, kemudian saya dianiaya, sehingga kaki saya busuk, harus diamputasi, tidak bisa jalan selama 7 bulan, dan kepala saya luka.

Kami dipanggil ke rumah mertua pada jam 10 malam, kemudian istri saya juga ditanya apakah kamu ingin ikut seperti suamimu, jika iya, silahkan keluar dari keluarga ini, letakan semua harta benda dan bawa suami kamu itu. Istri saya minta waktu 3 hari untuk menjawab. Ketika istri saya berdoa, istri saya mendengar suara, “Apa yang telah dipersatukan oleh Tuhan, tidak bisa diceraikan manusia, kecuali satu, maut.” Lalu pada malam itu juga diceritakan kepada mereka.

Kakak ipar saya saat itu langsung ambil besi panjang sekitar 1 meter, langsung memukul istri saya di telinga, kemudian jatuh di meja makan dan ayahnya langsung loncat dari kursi ke tengkuk istri saya, akibatnya istri saya tuli selama 4 tahun sampai meninggal dan bisu selama 7 bulan karena leher bengkak. Ketika saya ingin menolong, kaki saya diinjak, jadi saya hanya bisa teriak melihat istri saya dianiaya.

Istri saya dibawa ke rumah sakit, karena tidak bisa ngomong dan tuli, akhirnya ditanya lewat tulisan, apakah istri saya mau bertobat, jika mau, maka akan dibawa ke Singapore supaya bisa mendengar lagi. Tetapi istri saya tuliskan, jangankan ke Singapore, ke ujung dunia jikalau Isa Al Masih tidak berkehendak saya tidak akan sembuh, sekalipun saya tidak diobati, jikalau Tuhan berkehendak saat inipun saya akan sembuh.

Mereka marah dan istri saya dibawa pulang ke tempat saya disekap, kemudian kaki saya diikat bersama istri saya, dimasukkan ke WC yang sudah penuh dan mereka buang kotoran di situ. Kami direndam disitu selama 1 minggu, sehingga ada kotoran termakan. Kami setiap hari di katakan anjing, babi dan lain sebagainya. Bahkan anak saya Moses diajar untuk mengatakan anjing ke saya, tetapi tidak mau, dia bilang itu ayah saya, kemudian anak saya menangis karena dicubit. Akhirnya kami dikeluarkan dan kami ditendang seperti bola, sampai gigi saya rontok.

Setelah kami dianiaya, kami disalibkan, sehari 5 kali kami dipukul sekitar masing-masing 2500 orang sambil berkata enyah iblis. Bahkan supir saya meletakkan kotorannya di muka saya. Saya dengar suara “Berbahagialah orang yang dianiaya karena AKU.”

Akhirnya pada pertengahan 2004 kami diusir. Dan pergi ke hotel selama 7 bulan sampai awal tahun 2005 tanpa berbuat apa-apa, hanya berdoa … kaki saya makin lama semakin busuk, mau ke rumah sakit, takut ketahuan dan dibunuh. Kami berdoa dan berdoa, kemudian kami mendengar “Lebih mudah seekor onta masuk ke lubang jarum, daripada orang kaya masuk sorga” … “Dengan kekuatiranmu, kamu bisa menambahkan sehasta saja” …. Setiap keluhan, saya mendapat jawaban. Akhirnya uang saya habis, karena uang dari negara-negara yang biasa membantu tidak mengirim uang lagi, mungkin karena sudah diberitahu bahwa kami murtad dan kami balik ke pondok.

Mereka menyambut dengan gembira. Pada tahun 2005 kami disuruh mengucapkan 2 kalimat syahadat di Arab dengan saksi dari FPI, Jihad, Agrad, Pondok, dan Perwakilan keluarga, dengan diantar oleh 5 kyai.

Rancanganmu bukan rancanganKU, jalanKU bukan jalanmu
Di pesawat, ada yang bertanya kepada saya, Pak benarkah Bapak ingin bertobat ? lalu saya mendengar suara seperti ini “Barangsiapa mengakui AKU dihadapan orang banyak, AKU pun akan mengakui engkau dihadapan Bapa, jika tidak, Akupun tidak akan mengakui engkau.” … lalu saya jawab, “Sebetulnya saya tidak bertobat, tapi karena Isa Al Masih tidak kirim uang ke rekening saya dan saya butuh makan, saya pulang, kalian itu saya bohongin, karna hanya mulut saya bilang, hati saya tidak, sampai kapanpun saya percaya Isa Al Masih sebagai Tuhan dan Juruslamat bagi saya.” Dia marah.

Ada 5 kyai yang mengantar saya, tetapi yang selalu bersama-sama saya ada 3 kyai dan ada yang menantang saya, jika benar Isa Al Masih itu Tuhan, tolong berikan muzijat pada kami. Tantanganmu tidak saya terima, tetapi Isa Al Masih katakan “Ayo.” Kemudian saya berdoa seperti doa Bapa kami. Akhirnya mereka berdoa menurut keyakinan mereka kembali. Tiba-tiba yang satu berzikir dan yang satu ngomong “kirabalabasisisikirabalaba …Yehova Jireh, Immanuel …”, ketika berhenti, yang satu ngomong “Kenapa engkau menyembah kepada yang lain selain menyembah kepadaKU, AKUlah Allah Immanuel yang menyertai engkau dan Akulah Yehovah Jireh yang menyediakan apa yang engkau butuhkan.” Dia seperti menterjemahkan.

Akhirnya mereka heran dengan apa yang terjadi. Kami berputar di Kabah, tiba-tiba orang itu kambuh lagi ngomong seperti tadi, yang satu menterjemahkan, akhirnya mereka dipukul laskar yang menjaga Kabah. Yang satu selamat, yang menterjemahkan ini celaka dipukul sampai rusak. Akhirnya ketiga kyai tersebut sepakat bahwa Isa Al Masih sebagai Tuhan dan Juruslamat.

Kemudian kami pulang dari Arab, dan kepala serta kaki sayapun disembuhkan oleh Tuhan di sana. Ketika saya berdoa, kaki saya seperti ada yang menarik, sehingga saya kencing di sarung. Kemudian jari kaki saya bisa bergerak.

Tetapi saya tetap pura-pura sakit, supaya saya tidak disuruh memimpin sholat. Sehingga saya punya waktu untuk belajar Al Quran lebih dalam dengan kawan selama kurang lebih setahun untuk penginjilan. Pada tahun 2007 keluarga kami sudah muak karena kami makin gencar memberitakan injil, akhirnya membayar suatu organisasi sebesar Rp.100 juta untuk 4 kepala, anak-anak saya, istri saya dan saya.

Desember 2006 sekitar jam 12 an rumah kami hancur dibakar oleh FPI dan Agrad, kami lari dan berjalan kaki dari Garut ke Jogjakarta selama satu bulan setengah. Tetapi salah satu dari mereka sudah ada yang bertobat, dia memberitahu kepada saya untuk lari sebelum penyerangan karena rumah akan dibakar, ini kwitansi pembayaran dari keluarga kamu sebesar Rp. 100 juta untuk membunuh kamu, karena mereka tidak berani langsung penggal, nanti proses secara hukum ada, tetapi kalau massa akan sulit.

Kami berjalan selama 2 hari tanpa berhenti sampai Tasik, kemudian anak saya kelaparan. Saya masuk ke pasar untuk menawarkan jasa angkut barang. Sekitar 1 minggu diperjalanan, kami mendengar suara seperti ini “Carilah dahulu kerajaanKU, maka semuanya akan ditambahkan kepadamu.” …
“ Barangsiapa menyambut kamu, diapun menyambut AKU juga BapaKU.” Saya pikir saya akan mewarisi kerajaan di Jogya, makanya kami pergi ke Jogya. Padahal, sesampainya di keraton Jogya, saya dikata-katain asu (anjing), ketek (monyet) dan diusir, karena dikira orang gila.

Dalam perjalanan, anak saya teriak lapar, kemudian saya mencari makanan dari tong sampah karena dapat ide dari orang gila yang mencari makanan dari tong sampah. Malam ke kota, pada siang hari ke hutan selama 1 bulan setengah dan tidak mandi ,hingga sampai di Jogja. Kaki kami sampai bengkak karena terlalu lama berjalan dan anak kami yang kecil sampai sakit mencret, muntah berak karena tidak makan. Jika bukan karena Tuhan, tidak mungkin kami dapat bertahan.

Sampai di Jogya, kami istirahat di teras toko, kami digonggongin anjing, trus disiram pakai air. Saya marah, kemudian istri saya bilang, ini kesempatan untuk mengucap syukur, lalu saya yang tidak pernah memukul istri, saya pukul istri sampai setengah mati karena tidak mengerti Firman Tuhan.

Berkali-kali saya mencoba bunuh diri dengan menyebrang jalan ketika mobil bis lewat karena tidak ada harapan. Datang ke gereja, ditolak.

Ketika malam suro di Jogya, saya didatangi oleh seseorang seperti orang cina dengan pakaian seperti perawat. Kemudian berbincang-bincang dan akhirnya orang itu menawarkan tumpangan selama 2 hari.
Akhirnya orang itu membawa saya ke losmen Bahagia dan membayar losmen selama 2 hari dengan uang sebesar Rp. 100 ribu. Ketika saya menanyakan orang itu ke resepsionis, orang itu bilang tidak ada orang yang dimaksud. Bapak datang sendiri bersama keluarga dan Bapak sendiri yang bayar. Saya percaya itu malaikat.

Kami bertemu dengan tukang beca, bernama Pak Parwito, lalu besoknya dibawa ke pendeta. Kami cerita dari jam 7 pagi sampai jam 3 sore tanpa dikasih makan, padahal anak saya sudah teriak makan, hanya aqua. Kemudian saya diberi nasi oleh tukang beca itu satu rantang nasi.

Morid Mesak, ketua STT Berita Hidup Solo, takut menerima kami, karena kota solo merupakan basis Baasir. Kalau ketahuan kami ada di situ, hancur sekolah ini.

Setelah dua hari kami menginap di losmen, kami tidur di emperan toko lagi selama 2 hari, kemudian ketemu dengan bapak Parwito – tukang becak itu lagi. Saya dibawa ke gereja Alitea, tetapi gembalanya takut juga. Akhirnya saya tinggal di rumah tukang becak ini, untuk tidur saja kami bergiliran. Sampai beberapa hari saya tinggal. Lalu karena malu dengan Pak Parwito, akhirnya kami dibawa ke tempat Pak Mesak sekitar 3 bulan. Kemudian kami diajak ke Manokwari – Irian Jaya oleh teman Pak Mesak, tetapi tidak boleh bersaksi.

Di sana kami malah bersaksi. Suatu hari kami diundang disuatu tempat restoran Abreso, tempat makan termahal di sana. Saya bersaksi, kemudian mereka bertanya dengan menaruh pistol di kepala saya, apakah kamu menyelundup ? Saya bilang buat apa saya menyelundup bawa anak istri, saya tidak tahu bahwa mereka dari BIN ( Badan Intejen Negara ). Pendeta tersebut malah lari ketakutan.

Setelah saya jelaskan, akhirnya mereka melepaskan saya. Saya kepahitan dengan pendeta, karena mereka memanfaatkan saya. Dapat uang tetapi saya tidak pernah diberi.

Saya pernah sabet dengan samurai ibu Hutajolo dari gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Bekasi, dari kepala sampai pantat, ketika saya hendak membunuh dia, dia berkata, Bapak boleh bunuh saya, tetapi Bapak tidak bisa bunuh roh saya. Saya berdoa supaya Bapak dijamah Tuhan. Pedang saya terlepas, tidak jadi sampai ke leher dia, padahal dia sudah berdarah dari kepala sampai ke pantat. Gerejanya habis saya bakar, sampai pada hari Minggu ibadah di jalan raya.

Kami lama di Malaysia untuk bisa merakit bom. Dengan uang Rp. 3 juta, saya bisa membuat bom dalam waktu 3 hari, tetapi untuk serbuknya, harus punya channel minimal bintang 2 baru bisa dapat.

Kami sebenarnya sudah malas bersaksi, karena kami dikira datang untuk uang atau rasa iba. Jika kami bersaksi karena uang, lebih baik kami pulang. Semuanya hanya untuk memuliakan Tuhan.

“Tetapi carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”

Amin.

Sumber : Bpk. Raden Muhamad Taufik Hidayat, SAG ( Paulus ) dari Yehudaministry.blogspot.com
Catatan Admin :
– Kesaksian di atas adalah ringkasan dari rekaman kesaksian Bpk. Taufik selama 2 jam.
– Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan (nama atau nama tempat dll) dikarenakan suara/bicara yang kurang jelas atau terlalu cepat.
– Bapak Taufik pernah dikejar-kejar oleh orang-orang muslim pada saat berada di mall daerah Tangerang untuk jalan-jalan, tetapi puji Tuhan, mereka dapat lolos.


Testimony – Members of FPI Repent since visited by Jesus Christ

Full name: Raden Muhamad Taufik Hidayat, SAG (Bachelor of Religious), a graduate of Bandung Gunung Jati 1998. The owner of one of the cottages. Have students 5000 people, taklim 2000 people, so it has a congregation of 7000 people, the largest number 2 in Garut.

My wife Sarah Setiawati Raden, a former qoriah, 1st place in West Java in 2001 until 2003, died on March 9, Sunday at 11 in Banjar – West Java, when we serve. I’m sick of people believe, because only nonsense, he loves, when need help, none of which helped. God says directly, “The sparrows in the air that never sow, I maintain, lily that never spin, I give clothes are so beautiful.”

I’ve led several organizations before spokesman Munarman.
I have 2 children, the first named Muhammad Ramadan Gilang now named Moses and Samuel were both named Mohammed Yusuf Maulana Sehar.
What happens to us as it is impossible, God himself who came to me.
While my wife was pregnant with my 2nd pregnancy at seven months, I pray tahajud (approximately at 00:00 pm until 3:30), suddenly out of the ventilation holes, the smoke, the longer the thickened in a circle like a ball. My wife told me to look down for fear of fire, he said if there is smoke there must be fire. I’m holding hands with wife brought along 1 meter neon lights, ladder I saw shadows in the smoke it but lost dim light so bright with the light. Lost shadow, raised human figure, male, curly hair to below his shoulders, slipped below the knee, wear flip flops gold, red carry sticks. Then HE said, Repent … repent … repent. I felt weird and scared, because at that time I was praying, instead of doing things that are not pleasing to God, I ventured and snapped “anjeung saha” (who are you) … He replied, “I am the Lord thy God which have blasphemed and persecution. “The man of God can come to … from 6666 verses there is not one single verse that states God came to man. I read the Koran from the age of 10 years and many times katam (finish reading the Quran). We are in the ranks of jihad to defend the religion and the “gods” we, because “god” we are weak, but now we are defending God, because God is our mighty.

Then HE said, “I am the way the truth and the life; no one come to the Father if not through me.”

The latter of which makes me angry, HE says, “Under heaven there is no name, apart from my name that can be saved.” I was sitting cross-legged on the stand and attack DIA, because according to my teachings, nothing can save, except “gods”, and even then depend on charitable deeds during life. When we attack with what we have, instead we vomiting. We used to post buckshot (bullets) and many pairs of implant. I’ve been given immunity by the time the rest of our son Moses, at the age of 7 years the city was hit by a freight car, the car damaged, but I bounce away and stand is okay, do not cry, because the power of darkness. I vomited buckshot No 41 and implant there are about 50s, consisting of gold, diamonds and bronze, it was out of all. Of the eyes, nose, ears and mouth all bleeding, but I do not feel sick. However, if issued once the implant is going to hurt, but if you post implant, does not hurt. And to remove the implant, should the person who put it up, while the pair implant to me, the man is dead. In God nothing is impossible.

I assume that it is a genie came as very unlikely “gods” came to man. In Islamic law, there are 2 genie genie genie infidels and Muslims. Jin infidels is genie who does not recognize Mohammed was the prophet and Muslims is a genie that recognize Muhammad as an apostle. My wife said, maybe that ye jin. Then I call my genie, then genie that said, I will not come if you do not call. I so feel strange. My wife got the urge to worship that image, but when the chase, my wife fell to the ground, for stepping mukena. The shadow disappeared.

4:30 vomit I bring to students with mukena and to tell them what we saw and what we heard, but no one believes. It happened on the night of December 25, 2003.

On December 27, 2003, my wife was in the hospital Dr. Selamet, Garut, West Java, will give birth to my son to 2. On the eve of the new year, when we pray in the mosque tahajud hospital, suddenly there was the sound of “O Taufik, your child will be born tomorrow at 12:45 pm, he laki- man, give him the name Samuel. “My wife attended the same person in a dream” Sarah, your son will be born tomorrow at 12:45 pm, he was a man, give him the name Samuel. “For on that day New Year holiday, then there is no doctor. I asked the doctor to check the phone number of my wife’s womb. The doctor came and told me that for what is checked again, because this child will be born two days later around 3, and by ultrasound, sex of the child is female, and the sonogram never fails. Finally after I forced to check again though it is expensive, I can pay, even alatnyapun can I buy (at that time I can be a lot of funds from the state of Iran, Iraq, Kuwait for war), my wife was taken by ambulance to the doctor’s office and results Ultrasound women. I asked another doctor who is more powerful than this doctor, and I was referred to a doctor Ahmad Muasman. The results are the same, this child will be born two days away and female gender. Then I take a bet that doctor, that the child will be born today, if born two days again I would pay 10 times as much. If born today how a doctor? … Free! said the doctor.

As I wait for my wife, my wife slept 12:30, 12:45 suddenly my wife delivered in a state of sleep, unassisted anyone, a boy!

Usually newborn child, given adan in his left hand and a prayer in his right hand … when would be adan, I can only say aaaaaaa … weight already … aaaaaa … , finally I cry, why can not I adan? Then the time would be given a new prayer says “god”, stop … “god” … stop. Once out of the room, I could adan.

After 7 days, we named the boy Samuel Maulana Yusuf Mohamad Sehar. Many who protested by the name of Samuel, including my grandfather. I said the name was obtained through a dream. Are not happy simply lift the foot, I said. Would fit hair clippers, my son suddenly hot, step … finally the child was not so a haircut. We want to be taken to the doctor, approximately 500 meters from the house, the boy suddenly healed.

A week later my wife had a dream the same, so that the Taufik told to learn the Koran. I was angry, because every day I teach about the Koran.

On Friday a week later, when I went home, my wife was reading a letter Ajin Koran verse 62 … I can interpret it: occasionally you can ask for help to the genie. And this is contrary to other verses in the Qur’an.

Then we got a strange verse for us, namely the letter Al jogro verse 61, … .. I am the straight path said Jesus.

In the letter the Koran verse 162 says that someone will understand the truth, one will understand the wisdom of this world if people were reading the Gospel.

I asked why we did not learn the gospel I ask the clerics? said clerics, because of the Gospel that now is not pure.

Finally after we learned and continue to learn, we have faith that Jesus Christ is the same with God.

Finally verses we can, we collect. I thought to affect that people believe in Jesus. The first Muslims according to the Koran are those followers of Jesus Christ for the first time.

When preaching in Bogor, I ask where the noble among men and stones? church man replied, then better Christians than Muslims worship the man who worship stones (Black Stone)! Finally, many other questions were asked and the answers are considered blasphemous, which was heard by the leadership of this cottage, so shouted, This apostasy! Kill! We escaped from Cianjur and Bogor chased with the help of the FPI etc., we want to beat at Toll Padalarang. We tell them that we are considered apostates. Ultimately did not happen because they are afraid. Religion Islam is synonymous with violence.

Because if I am called to preach always talk about Jesus Christ, finally I was called by the cleric for deliberation.

Then I called on the court to 3 times. But they could not answer my questions, and then they say “Close the window and close the door.” I was taken to an area Bungbulang, Garut, then say the dog directly hit. At that time I still had a spell Rawe Rontek, so that I can fight, including our chief of jogja, Jafar Umar Sidik, commander of the jihad in Indonesia to vomit blood. This science has a flaw that “wesi yellow” that belongs to the Baasir is our boss.

I was approached by Munarman, a spokesman for the FPI and Baasir, then I was persecuted, so that my foot rot, must be amputated, could not walk for 7 months, and my head wound.

We were called to the house at 10 pm in-law, then my wife also asked if you want to come as your husband, if yes, please come out of this family, put all possessions and your husband take it. My wife asked for 3 days to answer. When my wife was praying, my wife heard a voice, “What God has joined together, can not be divorced man, except one, death.” Then at night it can be told to them.

My sister in law then immediately take approximately 1 meter long iron, direct hit my wife in the ear, then fell at the dinner table and his father immediately jump out of the chair to the nape of my wife, my wife consequently deaf for four years until his death and mute for 7 months because of neck swelling. When I wanted to help, my feet stepped on, so I can only see my wife shouted persecuted.

My wife was taken to the hospital, because it can not speak and deaf, finally asked in writing, whether my wife would repent, if you like, it will be brought to Singapore to be able to hear again. But my wife write, let alone to Singapore, to the end of the world if Jesus Christ is not willing I will not be cured, even though I was not treated, if God wills this very day I will be healed.

They were angry and my wife brought home to where I was held, then my legs tied together with my wife, put the toilet that was already full and they defecate there. We soaked there for 1 week, so there is dirt inedible. We say every day in dogs, pigs and others. Even my son Moses was taught to say the dog to me, but do not want to, he said it was my father, then my son was crying because pinched. Finally we were released and we kicked like a ball, until my teeth fall out.

Once we are persecuted, we crucified, 5 times a day we were hit around each 2,500 people saying get out of the devil. Even my driver put the droppings in my face. I hear the sound of “Blessed are those who are persecuted because of Me.”

Finally in mid-2004 we were expelled. And went to the hotel for seven months until the beginning of 2005 without doing anything, just pray … my legs are gradually rotting, going to the hospital, afraid of getting caught and killed. We pray and pray, then we hear “It is easier a camel into the eye of a needle, than a rich man entering heaven” … “With anxiety, you can add a single hour” …. Every complaint, I got an answer. Finally my money runs out, because money from countries usually helps not to send any more money, perhaps because it has been told that our apostates and we return to the lodge.

They welcomed with joy. In 2005 we were told to say two sentences creed in Arabic with the witness of the FPI, Jihad, Agrad, cottage, and a family of Representatives, with escorted by five clerics.

Rancanganmu not rancanganKU, neither are your ways
On the plane, no one asked me, Mr. true father wanted to repent? then I heard a sound like this “Whoever acknowledge ME before people, I will acknowledge you before the Father, if not, I myself will not recognize you.” … then I said, “Actually I do not repent, but because Jesus Christ did not send money into my account and I need to eat, I go home, guys that I bohongin, because my mouth just said, my heart was not, until whenever I believe Jesus Christ as Lord and Savior for me. “He was angry.

There are 5 clerics who drove me, but that is always with me there are three clerics and no one challenged me, if true Jesus Christ is Lord, please give us muzijat. I do not accept your challenge, but Jesus Christ said “Come.” Then I pray the Lord’s Prayer. Finally, they pray according to their beliefs back. Suddenly one of remembrance and that one way “kirabalabasisisikirabalaba … Jehovah Jireh, Immanuel …”, when it stops, the one saying “Why do you worship to other than worship ME, I AM Immanuel God be with you and I am Jehovah Jireh provides what that you need. “He’s like translating.

Finally they were surprised by what happened. We rotate the Kaaba, the man suddenly recurred talk like that, which one translates, they finally hit the camps keep the Kaaba. One survivor, who was beaten to translate this wretched damaged. Finally the third clerics agreed that Jesus Christ as Lord and Savior.

Then we return from the Arab, and the head and foot sayapun healed by the Lord there. When I pray, my legs as there is interest, so I pee in the holster. Then my toes could move.

But I still pretended to be sick, so I was not asked to lead the prayer. So I have time to learn the Koran deeper with friends for a little over a year for evangelism. In 2007 our family was fed up because we intensified preach the gospel, eventually paying an organization of Rp 100 million for the four heads, my children, my wife and me.

December 2006 around 12 an our house burned down by the FPI and Agrad, we run and walk from Garut to Jogjakarta for a month and a half. But one of them had nothing to repent, he told me to run away before the attack because the house will be burned, these receipts from your family Rp. 100 million to kill you, because they do not dare to immediately cut off, then the process of legally exist, but if the masses will be difficult.

We walked for two days without stopping until Lake, then my children starve. I go to the market to offer the services of transport of goods. Approximately 1 week journey, we heard a sound like this “Seek first the kingdom up, then everything will be added unto you.” …
“Whoever receives you, he too welcomed ME MY Father also.” I think I will inherit the kingdom in Yogya, so we went to Yogya. In fact, when he got in the palace of Yogyakarta, I dikata-katain asu (dog), monkey (monkeys) and expelled, as calculated madman.

On the way, my son shouted hungry, then I look for food from garbage cans as can the idea of ​​a crazy person looking for food from garbage cans. Night to the town, at noon to the jungle for 1 month and a half and no shower, to arrive in Yogyakarta. Our feet were swollen from too old to walk and our children were small until pain diarrhea, vomiting and diarrhea because they do not eat. If it were not for God, we may not be able to survive.

Until at Jogya, we break on the patio stores, we digonggongin dog, then doused water use. I was angry, then my wife said, is an opportunity to give thanks, and I is not never hit my wife, my wife at half to death because they do not understand the Word of God.

Many times I tried to commit suicide by crossing the street when a car bus pass because there is no hope. Coming to church, rejected.

When night suro in Yogyakarta, I was approached by someone like Chinese people dressed like a nurse. Then the conversation and eventually the man offered a ride for 2 days.
Finally the man took me to the inn Happy and pay rentals for 2 days with money Rp. 100 thousand. When I asked the man to the front desk, the guy says no one intended. You came alone with family and you yourself are paid. I believe it was an angel.

We met with artisan beca, named Mr. Parwito, then the next day brought to the pastor. Our story from 7am to 3pm without fed, but my son was screaming eat, only aqua. Then I was given rice by artisan beca it one tin of rice.

Morid Mesak, chairman STT News Live Solo, afraid to receive us, because the city is the base Baasir solo. If caught us there, destroyed the school.

After two days of our stay at the inn, we slept in a doorway again for 2 days, then met with Mr. Parwito – pedicab driver again. I was taken to church Alitea, but the shepherd scared too. Finally, I stayed at home this pedicab driver, we take turns to sleep. Until a few days of my stay. Then because of shame with Mr. Parwito, finally we were taken to where Mr. Mesak about 3 months. Then we were taken to Manokwari – Irian Jaya by Mr. Mesak friend, but it should not testify.

There we actually testify. One day we were invited somewhere Abreso restaurant, where the most expensive meal there. I testify, then they were asked to put a gun in my head, if you stow? I told you why I stow bring my wife and kids, I do not know that they were from the NIA (National Intejen State). Pastor is actually running scared.

After I explained, they finally released me. My bitterness with pastors, because they take advantage of me. Can money but I was never given.

I’ve sabet with samurai mother Hutajolo of Batak Christian Protestant Church (HKBP) Bekasi, from head to rump, when I was about to kill him, he said, should kill my father, but the father can not kill my spirit. I pray that Mr. touched by God. Sword me apart, not so up to her neck, and he was bleeding from head to rump. I burned-out church, until the Sunday service on the roads.

We long in Malaysia to be able to assemble a bomb. With the money Rp. 3 million, I could make a bomb within 3 days, but for powder, must have a minimum of 2 new channels can avail.

We’ve actually been lazy testify, because we thought comes to money or compassion. If we testify because of money, it is better we go home. Everything just to glorify God.

“But seek first the kingdom of God and his righteousness, and all these things shall be added unto you.”

Amen.

Source: Mr. Raden Muhamad Taufik Hidayat, SAG (Paul) of Yehudaministry.blogspot.com

Admin Note:
– Testimony above is a summary of the testimony of Mr. recording. Taufik for 2 hours.
– We are sorry if there are errors in the writing (name or name of a place, etc.) due to voice / speech is unclear or too fast.
– Mr Taufik ever being chased by the Muslims at the moment is in the mall area of ​​Tangerang to the streets, but thank God, they can qualify.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s