6 DOCTRINE TO BE RETIRED in THE CHURCH / 6 DOKTRIN YANG HARUS DIBUANG DALAM GEREJA KHARISMATIK (by. James Lee Grady) in Indonesian & English

6 doktrin yang harus dipensiunkan di dalam Gereja oleh James Lee Grady

cover_image-aspx
Catatan ini diterjemahkan dengan bahasa yang disesuaikan dari artikel tulisan James Lee Grady. Beliau adalah editor majalah Charisma, penginjil dan juga penulis buku, diantaranya adalah Holy Spirit is not for sale, dll.

Saya tidak pernah merasa menyesal menjadi seorang Kristen karismatik. Saya mempunyai suatu pengalaman yang dramatis dengan Roh Kudus beberapa tahun yg lalu dan tidak seorangpun dapat membuatku berpaling dari fakta tersebut. Saya menyukai hadirat Roh Kudus yang tinggal dalam hidupku dan semua karunia supranatural-Nya. Saya menyukai adanya nubuatan, bahasa roh, mendoakan orang sakit dan melihat orang diubahkan oleh kuasa Roh Kudus.

Di saat yang sama, saya mengingatkan bahwa sejak kegerakan karismatik dimulai pada tahun 1960, orang-orang menyalahgunakan karunia-karunia Roh dan membalikkan Firman Tuhan untuk mempromosikan doktrin atau praktek-praktek iman yang aneh. Melihat kesalahan-kesalahan ini tidak pernah membuat saya mempertanyakan keabsahan dari apa yang Roh Kudus perbuat dalam hidup saya. Tetapi saya tahu bahwa saya harus tetap berpegang pada kebenaran Firman dan menolak segala pengajaran yang salah yang saya temukan.

Prinsip sederhana saya berdasarkan 1 Tes 5 : 21-22 : Ujilah segala sesuatu (ada tambahan kata : dengan teliti di versi NASB) dan peganglah yang baik. Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan. Jadi dengan kata lain prinsipnya adalah : makan dagingnya namun ingat buang tulangnya .
Sebagaimana saya telah bepergian ke banyak tubuh Kristus dalam beberapa tahun terakhir, saya mengalami hal baik, buruk dan juga yang sangat buruk. Saya mengasihi umat Tuhan, dan saya tahu masih tersisa Gereja-gereja yang sehat dan dipenuhi Roh yang teguh bersandar pada kebenaran yang Alkitabiah. Kita harus membersihkan tindakan kita. Kita harus membuang keluar segala doktrin yang aneh yang kita percayai atau praktekkan yang menganggu pertumbuhan iman percaya kita di hari-hari terakhir ini.
Berikut adalah sedikit dari kesalahan-kesalahan terburuk yang mengelilingi kegerakan kita di musim yang lalu. Anda mungkin dapat menambahinya dengan hal yang anda ketahui. Saya percaya kita mendukakan Roh Kudus jika kita terus mempraktekkan hal-hal berikut ini :

1. Doktrin “JANGAN menjamah orang yang Ku urapi” .leader-idolatry

Doktrin aneh yang telah sering anda dengar ini dicomot berdasarkan 1 Kor 16 :22 . Dalam usaha untuk mengecilkan kemungkinan perselisihan di dalam gereja maka para pemimpin yang rapuh itu memberitahukan kepada jemaatnya bahwa jika mereka berani mempermasalahkan sesuatu kepada otoritas Gereja, berarti mereka sedang “menjamah orang yang diurapi Tuhan” dan masuk dalam sebuah bahaya akan penghukuman Tuhan. Mari sekarang kita beri sebutan untuk hal di atas dengan istilah : PENIPUAN ROHANI . Mengapa ? karena doktrin itu menciptakan masalah-masalah yang serius dengan menekan diskusi yang sehat dan tidak adanya rasa hormat yang berkualitas. Semua kritik yang membangun dihambat dengan sebuah perkataan “jangan menjamah” sehingga pendeta memposisikan diri sebagai orang yang sulit dinyatakan keliru dalam tingkah laku dan pengajarannya. Jemaat akhirnya hanya menjadi orang-orang yang dimanfaatkan dan dikontrol – dan parahnya mereka akan masuk “daftar hitam” dicap sebagai “pemberontak” karena berani mempermasalahkan tingkah laku pendeta dan pengajarannya.

2. Doktrin Perjanjian Rangkap dua .

Kita sebagai Kristen Karismatik tentu mengasihi dan menghormati Israel. Beberapa dari kalangan kita menggabungkan praktek penyembahan agama Yahudi dalam kebaktian kita- seperti mengenakan selendang doa ala Yahudi, meniupkan sofar atau merayakan hari raya orang Ibrani. Hal-hal ini dapat memperkaya pengalaman kekristenan kita- namun beberapa pemimpin gereja melangkah terlalu jauh ketika mereka mulai mengajarkan bahwa orang Yahudi tidak perlu untuk menjadi percaya dalam Kristus Yesus untuk menerima keselamatan. Mereka memberi kesan bahwa umat Yahudi mempunyai jalan masuk khusus ke Sorga karena kelahiran sebagai umat pilihan. Ini adalah sebuah kontradiksi yang menyolok dari apa yang diajarkan dalam Perjanjian Baru.

3. Doktrin : Kepemimpinan yang eksklusif.

Pada tahun 80an, beberapa pelayanan Karismatik mulai mengajarkan bahwa dalam upaya untuk “menjaga pengurapan” , para pemimpin harus tetap menyisihkan diri untuk terpisah dari orang-orang . Para pelayan diperingatkan untuk tidak menjalin pertemanan yang akrab dengan jemaat biasa. Para pemimpin ini tidak mau melakukan kunjungan dengan berbagai dan selalu menceritakan tentang ritualnya dalam doa dan puasa serta terus bersaksi tentang keintiman mereka saat bertemu dengan Tuhan. Para pengkhotbah mulai khusyuk dalam penyembahan pribadi pada minggu pagi – dan kemudian mereka tampil hanya pada saat ibadah dimulai dan mereka masuk dengan cara yang di dramatisir. Betapa memalukannya orang-orang ini yang mencoba untuk membenarkan sikap sombong rohani mereka. Tuhan Yesus mengasihi semua orang dan Ia selalu menyediakan diri-Nya untuk ditemui dan mengunjungi orang-orang . Seharusnya kitapun demikian.

4. Pengajaran adanya “Pembawa perlengkapan jubah perang” .professional-bodyguards

Orang yang sama yang membangun kepemimpinan eksklusif mulai melakukan keisengan yang aneh ini. Para pengkhotbah itu mulai suka untuk dikawal oleh rombongan bawahannya. Seseorang membawakan tasnya, seorang lagi membawakan Alkitabnya, yang lain memegang sapu tangannya. Beberapa pengkhotbah bahkan dikelilingi oleh bodyguard dan – lucunya bahkan ada orang yang mencicipi makanannya sebelum disantapnya! Ayat yang mereka pakai adalah markus 9:41. Para pembawa perlengkapan perang ini dijanjikan berkat yang spesial jika mereka melayani para pengkhotbah ini yang bertingkah seperti seorang tuan terhadap budaknya. Ingat ini : PEMIMPIN-PEMIMPIN YANG BENAR ADALAH HAMBA-HAMBA, BUKAN SEORANG MANIAK YANG EGOIS .

5. Doktrin : Menerima 100 kali lipat.

Sebelum hari kematiannya di tahun 2003, Kenneth Hagin Sr, seorang yang dijuluki bapak dari kegerakan iman, memarahi para pengikutnya karena mengembangkan pengajaran kemakmuran ke tingkat yang benar-benar konyol. Dalam bukunya The Midas Touch, ia memohon pada para pengkhotbah untuk menghentikan penyalahgunaan ayat Alkitab di Markus 10: 28-30 yang memberi kesan bahwa Tuhan menjanjikan pengembalian 100x lipat pada setiap persembahan yang kita berikan. Hagin menulis ,” jika pengembalian 100x lipat bekerja secara harfiah dan matematis untuk setiap orang yang memberi persembahan , maka semua orang Kristen akan berjalan kemanapun bukan dengan uang semilyar atau setrilyun tetapi quadrillion dollar !” Hagin mengajarkan bahwa berkat 100x lipat mengacu pada upah yang akan datang bagi mereka yang meninggalkan segala sesuatu yang mereka punya untuk melayani Tuhan dalam pelayanan, bukannya untuk menerima segala sesuatu yang berlimpah lagi! Masa orang yang sudah meninggalkan segala sesuatu berharap menerima yang berlimpah lagi ? betapa oportunisnya !

6. Pengajaran pengucapan profetik , “Uang datanglah !’ .money

Tuhan Yesus menghardik orang Farisi karena memberi uang di depan orang banyak untuk supaya dilihat orang. Dalam thn 90an, beberapa gereja karismatik mendapat sebuah ide gila bahwa Tuhan akan melepaskan berkat secara supranatural jika mereka menaruh segumpal lembaran dollar di kaki pengkhotbah selama ia berada dalam kebaktian . Leroy Thompson dari Lousiana mempopulerkan praktek heboh itu dengan khotbahnya yang buruk tahun 1996, yang mana ia mendorong orang-orang untuk meneriakkan perkataan ala Inggris era King James , “ Uang ! datanglah kepadaku sekarang !” lalu orang-orang mulai berlari ke barisan depan untuk meletakkan uang ke dalam koper-kopernya. Uang memang datang (karena banyaknya orang polos dan bodoh yang memberikan uangnya ), dan tidak heran jika terus bermunculan para pengkhotbah lainnya yang gila uang dari dalam mobil mewah mereka. Pemberian persembahan menjadi sebuah pertunjukkan , dan orang-orang Kristen mulai memandang persembahan seperti sobekan kertas lotre dimana persembahan yang mereka beri dapat mendatangkan pengembalian berlimpah. Betapa naïf dan oportunisnya !

Tuhan menginginkan kekudusan bukan hanya dalam sikap kita tetapi juga dalam doktrin kita. Mari menghilangkan doktrin-doktrin buruk dan pengajaran-pengajaran bodoh seperti di atas yang hanya menimbulkan kekacauan dan kecemaran dalam tubuh Kristus.

Sumber : Very Lionard (Shining Truth blog)


6 doctrine to be retired in the Church by James Lee Grady

charisma.3082
Note this is translated in a language adapted from article by James Lee Grady. He is editor of Charisma magazine, evangelist and author, including the Holy Spirit is not for sale, etc.

I never felt regret being a charismatic Christian. I had a dramatic experience with the Holy Spirit a few years ago and no one can make me turn away from that fact. I liked the living presence of the Holy Spirit in my life and all of his supernatural gifts. I like the prophecy, tongues, praying for the sick and see people transformed by the power of the Holy Spirit.

At the same time, I am reminded that since the charismatic movement began in the 1960s, those abusing the gifts of the Spirit and the Word of God to promote reverse the doctrine or practices a strange faith. Seeing these mistakes never makes me question the validity of what the Spirit is doing in my life. But I know that I have to stick to the truth of the Word and reject all false teaching that I found.

My simple principle is based on 1 Thessalonians 5: 21-22: Test everything (no additional word: carefully in the NASB) and hold good. Abstain from every form of evil. So in other words the principle is: eat meat but remember flue bones.
As I have traveled to many of the body of Christ in the last few years, I experienced the good, bad and very bad. I love the people of God, and I know the remaining churches healthy and filled with an unwavering spirit rests on biblical truth. We must clean up our act. We had to throw out all the strange doctrine that we believe or practice that disrupt the growth of our faith in these last days.
Here are a few of the worst mistakes that surrounds our movement in the past season. You may be able to add to it with things you know. I believe we grieve the Holy Spirit if we continue to practice the following:

1. The doctrine of “DO NOT touch the anointed my people”.leader-idolatry

Strange doctrine that has often hear is picked based on 1 Corinthians 16: 22. In an effort to minimize the possibility of disputes within the church leaders fragile told his congregation that if they dare to dispute something to the authority of the Church, meaning they’re “touched God’s anointed” and entered in a danger of the judgment of God. Let us now give the designation to the above with the term: SPIRITUAL FRAUD. Why? because the doctrine that creates serious problems by pressing healthy discussions and the lack of respect for quality. All constructive criticism is inhibited with a saying “do not touch” so the pastor positioning itself as a difficult person is declared wrong in behavior and teaching. The congregation eventually just be people who are exploited and controlled – and the severity of them will enter the “black list” branded as “rebels” for daring to question the behavior of the pastor and his teaching.

2. The doctrine of the two Dual Agreement.

We as Charismatic Christians love and respect of Israel. We combine some of the worship practices of Judaism in the service us- like wearing a prayer shawl Jewish style, blowing sofar or celebrate the feast of the Jews. These things can enrich the experience of Christianity us- but some church leaders went too far when they start teaching that Jews do not need to be a believer in Jesus Christ for salvation. They gave the impression that the Jewish people have a special entrance to Heaven because of birth as the chosen people. This is a flagrant contradiction of what is taught in the New Testament.

3. Doctrine: Leadership exclusive.

In the 80s, some Charismatic ministry began teaching that in an effort to “keep the anointing”, leaders must keep aside to separate themselves from the people. The waiters were warned not to make friends who are familiar with the regular congregation. These leaders do not want to make a visit to the various and always told about the ritual prayer and fasting and continued to testify about their intimacy during a meeting with the Lord. The preacher began fervently in private worship on Sunday morning – and then they appear only when worship begins and they get in the way in dramatize. How embarrassing these people are trying to justify their spiritual arrogant attitude. Jesus loves everyone, and he always presents himself to meet and visit with people. Thus we too should have.

4. Teaching the “Bearer equipment cloak of war”.professional-bodyguards

The same people who built the exclusive leadership started doing this strange fad. The preacher began to prefer to be escorted by a group of subordinates. Someone carrying his bag, again brought a Bible, the other holding a handkerchief. Some preachers even surrounded by bodyguards and – the funny thing is there are even people who tasted the food before it was eaten! Verse they use is markus 9:41. The bearer of this war supplies promised special blessings if they serve these preachers who act like a master to slave. Remember this: TRUE LEADERS are servants, NOT a maniac THE SELFISH.
5. Doctrine: Receive a 100-fold. Before the day of his death in 2003, Kenneth Hagin Sr., a movement dubbed the father of faith, scolded his followers for developing teaching to the level of prosperity that is absolutely ridiculous. In his book The Midas Touch, he appealed to the preachers to stop the misuse of the Bible verse in Mark 10: 28-30, which gave the impression that God promised the return of 100x fold at any offerings that we provide. Hagin writes, “if the return 100x folding work literally and mathematically to everyone who gave offerings, then all Christians would walk everywhere instead of with money a billion or setrilyun but quadrillion dollars!” Hagin taught that thanks to 100x folding refers to the forthcoming wage for those who leave everything they have to serve the Lord in service, rather than to accept everything that is plentiful again! Masa people who have left everything expects to receive abundant again? how opportunist!
6. Teaching pronunciation prophetic, “Money Come! ‘.money

Jesus rebuked the Pharisees for giving money in front of the crowd to be seen by men. In yr 90s, some charismatic churches got a crazy idea that God would release supernaturally blessing if they put a wad of dollar bills, at the foot of a preacher while he was in the service. Leroy Thompson of Louisiana popularize the practice of a scene with a bad sermon in 1996, in which he encouraged the people to shout words of English the era of King James, “Money! come to me now! “Then people started running to the front to put the money into his luggage. Money is coming (because of the many innocent and ignorant people who give money), and do not be surprised if it keeps popping up more crazy preachers of money in their luxury cars. Giving offerings into a show, and the Christians began to look like torn paper offering a lottery where the offerings that they give can bring abundant returns. How naive and opportunist!

God desires holiness not only in attitude but also in our doctrine. Let’s eliminate the bad doctrines and teachings stupid as above which only lead to chaos and impurity in the body of Christ.

Source: Very Lionard (Shining Truth blog)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s