KESAKSIAN ARTIS NAFA URBACH

Kesaksian Nafa Urbachnafa-urbach-091

Kesaksian dari seorang artis indonesia, yang hidupnya hancur karena putus cinta, jatuh kepada obat-obatan, rokok dan minuman. Bagaimana dia harus kehilangan kontrak sinetron dan iklan karena keputusan yang di ambil untuk berani melangkah di kehidupan yang baru. Biarpun hari-hari terasa sulit saat itu tetapi dia tetap mau Percaya, bahwa Allah turut bekerja dalam segala perkara untuk mendatangkan kebaikan.

Lahir dari keluarga tidak Percaya

Saya seorang selebriti dan memiliki kehidupan yang cukup sukses. Pada waktu itu saya tidak mengenal Yesus karena keluarga kami bukan dari keluarga yang mengenal Yesus. Yang pertama mengenal Yesus dalam keluargaku adalah Ibu saya, kenapa demikian karena pada saat itu, Ibuku kena kanker, dia lumpuh, Dokter berkata tidak dapat menolong Ibuku. Pada saat itu ada seorang Pendeta yang adalah Dosen Ibu saya tiba-tiba lewat di depan pintu kamar ibuku.

Ibu Saya yang pertama Percaya

Lalu dia ketemu Ibuku dan berkata ada seorang yang sanggup menyembuhkan kamu dan engkau dapat berjalan lagi, asalkan kamu percaya dengan Iman dan ucapkan dengan Mulut. Ibu saya bilang terserah, karena saya butuh kesembuhan, saya masih memiliki anak-anak yang masih kecil, pada saat itu saya belum sekolah baru masuk TK. Bapak Dosen tersebut menumpangkan tangan diatas kepala Ibu saya dan berdoa. Beliau berkata: Bangun dan berjalanlah Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus. Seketika itu juga Ibu saya bangun dari kursi roda dan berjalan. Dari situlah Ibu saya memilih Tuhan Yesus sebagai Juruselamat, walaupun di tentang oleh banyak keluarga karena kami bukan dari keluarga yang mengenal Yesus.

nafa_urbachSaya tinggal sama Kakek dan Nenek

Saya sendiri tidak langsung untuk mengikut Ibu saya karena saya tinggal di kota Magelang di rumah nenek saya. Jadi kalau hari kamis dan jumat saya ngaji sedangkan kalau hari minggu saya pulang ke rumah ibuku untuk ikut sekolah minggu. Sampai satu saat Nenek dan Kakek saya berkata kamu harus memilih satu. Lalu saya memilih ikut nenek dan kakek.

Menjadi Artis

Saya bertumbuh menjadi seorang yang dewasa dan menjadi selebriti.  Saya pacaran dan sempat berpikir bawa dia adalah jodoh saya. Ternyata tidak. Saya putus dengan dia pada saat itu umur saya 21 tahun.

Putus pacaran membuat stres

Karena dia pacar pertama saya, jadi saya stres. Saya mulai jatuh di narkoba, rokok dan minuman akibat putus cinta.  Sampai saya sakit, saya sudah berusaha untuk berdoa untuk mencari kesembuhan tetapi tidak mendapatkan. lalu saya pergi berobat ke Singgapura.

Acara kesembuhan di TV

Ada acara TV yang saya lihat tentang kesembuhan. Saya dengarin, lalu saya memiliki keinginan untuk baca Alkitab, karena saya berusaha mencari dan mendapat sebuah ayat di dalam Mazmur 6:3-5

(Mazmur 6:3 [LAI TB] “Kasihanilah aku, TUHAN, sebab aku merana; sembuhkanlah aku, TUHAN, sebab tulang-tulangku gemetar,
6:4 dan jiwaku pun sangat terkejut; tetapi Engkau, TUHAN, berapa lama lagi?
6:5 Kembalilah pula, TUHAN, luputkanlah jiwaku, selamatkanlah aku oleh karena kasih setia-Mu”)

Ketika saya membaca ayat tersebut saya langsung menangis dan saya disembuhkan. Saya mulai pulang kembali ke indonesia dan mencari Tuhan setiap hari, saya suka membaca Alkitab.

Belajar Firman

Pada saat itu saya tidak langsung berkata kepada orang saya pindah Kristen, karena saya banyak pengemar. Nanti apa yang terjadi kalau saya berkata demikian. Karena saya berteman dengan Kakak Ari Wibowo, setiap hari rabu saya ke rumah dia untuk belajar Alkitab.

Kembali Ke Kehidupan Lamasep_014

Pengenalan akan Tuhan sempat berhenti karena saya ketemu dengan teman-teman saya yang lama lalu kembali ke kehidupan saya yang lama. Saya ketemu dengan pacar saya yang baru dan sekarang menjadi suami saya, ketika saya ada diskotik.

Mendapat Pacar Baru

Pacar saya mulai pedekatan kepada saya, sering datang kerumah membawa buah dan ke lokasi pengambilan film. Kenapa buah yang sering dia bawa? Karena Bapak dia adalah jurangan buah. Akhirnya dia menyatakan cintanya kepadaku dan aku terima, dia tanya agamamu apa? Saya mulai teringat kalau saya pernah memiliki pengalaman dengan Tuhan Yesus di Singapura, akhirnya saya berkata agamaku Kristen. Lalu dia berkata karena kamu Kristen maka saya akan ikut dengan kamu saja.

Pergi Ke Gereja

Pada suatu saat saya dengan dia pergi ke Gereja, saya mengenal Yesus duluan tetapi kalau lahir baru yang gkp_bogorpertama yang mengalami adalah suamiku. Jadi kita berdua saling memperlengkapi. Dia adalah orang yang berapi-api kalau menyampaikan Nama Yesus, saya sangat bersyukur Tuhan memberikan dia kepadaku.

Umumkan bahwa saya Percaya Yesus

Ketika saya ke Gereja sering diikuti oleh wartawan sehingga membuat saya terganggu, lalu ibu saya bilang saya harus berani katakan kepada mereka kalau saya sudah menjadi Kristen. Wah itu akan menjadi masalah buat saya karena saya sedang suting empat sinetron. Dan ada kontrak dengan beberapa Iklan. Tapi tidak tahu kenapa sampai pada saat itu saya memiliki kekuatan yang kuat untuk berkata, baik mama, saya akan buat konfrensi pers dan saya umumkan bahwa saya Percaya Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat saya.

Saya Kehilangan Kontrak

Pada saat itulah saya melewati yang namanya peremukan karena memikul Salib. Situasi yang tidak enak saya rasakan, sampai-sampai saya marah kepada Tuhan karena saya harus kehilangan semua kontrak sinetron dan iklan. Bagi saya hal tersebut sangat berat bagi saya untuk menghadapi masalah tersebut dalam kehidupan saya, tetapi saya percaya Allah turut bekerja dalam segala perkara untuk mendatangkan kebaikan.

Saya bersyukur kepada Tuhan, karena biarpun saya mengalami banyak kejatuhan tetapi Tuhan Yesus tetap mengajari aku untuk kembali lagi. Dari hal-hal tersebut saya belajar artinya bersyukur, memaafkan dan rendah hati. Karena saya dulu merasa harus menjadi orang yang harus di hormati, tetapi sekarang berbeda. Saya harus menghormati orang tersebut. Masalah dia mau menghormati saya atau tidak itu urusan Tuhan. Yang penting kita lakukan untuk Tuhan. Memang tidak mudah kalau setiap hari kita harus memikul SALIB. Masalah boleh ada tetapi saya memiliki Tuhan yang besar dari masalah saya.  Amin

Sumber : http://kesaksian-life.blogspot.com

11 thoughts on “KESAKSIAN ARTIS NAFA URBACH

  1. Luar biasa Ɣªήğ terjadi dalam kehidupan kita,kalau kita mau bersama-sama dengan ϑΐά (Yesus Kristus)
    Banyak hal Ɣªήğ tidak kita duga/di luar pemikiran kita berkat Tuhan.

  2. Luar Biasa Nafa..
    Kasih Tuhan Menyertai kita semua..
    tidak ada yg mustahil bagiNya..Mujizat TUHAN pasti akan selalu kita rasain..Amin

  3. keputusan yang kamu ambil tidak salah, karena TUHAN Yesus telah menyediakan surga sebagai ganti memikul salib di dunia. Terus bergantung dan melekat kepada-Nya, niscaya kita seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air (maz 1:1-3). Btw waktu sekitar tahun 2003-2004 saya pernah melihat Mba Nafa kebaktian di GKDI ya? Sekarang jemaat gereja dimana mba? Sebentar lagi juga akan merayakan ulng tahun ya mba (15 Juni), TUHAN Yesus memberkati.

  4. Cara Tuhan terhadap pribadi-pribadi yang “dipilihNya” terkadang menyakitkan dan sulit dijalani menurut manusia normal, justru dengan demikian Tuhan sedang menguji kadar Iman kita sejauh mana kita dapat bertahan oleh karena Tuhan sudah menyiapkan surga-tempat terindah yang tidak mungkin di batalkan lagi apabila perbuatan kita selama hidup tidak berkenan menurut kehendakNYa. Janji Tuhan selalu di tepati. Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s