MERCY/怜悯/BELAS KASIHAN (in Indonesian, English & Mandarin)

Hari Ketigabelas (2),

BELAS KASIHAN                                                                   

Matius 9 : 9 – 13

Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.” (Matius 9 : 9 – 13)


Jawablah pertanyaan di bawah ini untuk membantu merenungkan firman Tuhan:Jes_Calls_Levi_7-27

  1. Apa yang Yesus lakukan terhadap Matius? (ayat 9)
  2. Apa reaksi orang Farisi? (ayat 11)
  3. Share & renungkan: Apa respon Yesus terhadap orang Farisi? (ayat 12 – 13)

Matius (Lewi) adalah pengarang Injil Matius. Ia adalah seorang pemungut cukai yang adalah orang Yahudi. Pekerjaan pemungut cukai sangat dibenci oleh orang-orang Yahudi. Mengapa? Karena pemungut cukai adalah penagih pajak untuk pemerintah penjajah (Roma). Pemungut cukai seringkali memeras rakyat untuk keuntungan dirinya sendiri. Waktu itu Matius sedang melakukan pekerjaan di rumahnya.

Yesus memanggil Matius untuk menjadi pengikut-Nya. Matius lalu berdiri dan meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Dia (Lukas 5 : 28). Tidak diceritakan alasan Yesus memanggil Matius dan mengapa Matius langsung merespon dengan cepat. Tetapi ada pelajaran yang bisa diterapkan yaitu: Yesus tidak memandang status, keadaan orang untuk menjadi pengikut-Nya. Tidak seperti manusia yang mempunyai cara pandang yang berbeda. Kedua, respon Matius mengajarkan bahwa untuk mengikut Yesus tidak perlu banyak pemikiran. Ikut saja dan percaya Yesus akan membimbing menuju ke jalan yang benar. Tapi diperlukan untuk meninggalkan segala sesuatu termasuk kedudukan, harta, bahkan kenyamanan hidup untuk mengikut Yesus.

Kemudian Matius merayakan perjamuan besar di rumahnya dan mengundang sejumlah besar pemungut cukai dan orang-oran lain bersama Yesus. Mungkin maksud Matius mengadakan acara perpisahan sekalian memperkenalkan Yesus/penginjilan kepada teman-temannya.

Ketika melihat hal itu orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat bersungut-sungut kepada murid-murid Yesus karena tindakan Yesus tersebut. Mengapa mereka berpikiran demikian? Karena mereka menganggap diri mereka suci dan benar. Tidak patut orang suci bergaul dengan orang berdosa. Ternyata pola pikir demikian diwarisi oleh orang Kristen saat ini. Mereka hanya berkumpul di dalam gereja saja dan tidak mau bergaul dengan orang-orang yang belum percaya di luar gereja. Ada diskriminasi terhadap orang yang belum percaya, apalagi dari kalangan orang miskin. Sehingga penginjilan terhadap mereka menjadi terhambat.

Tuhan Yesus merespon hal ini dengan nasehat yang bijak. Yesus datang ke dunia bukan untuk orang-orang sehat atau benar. Tetapi untuk orang sakit/berdosa untuk dapat menyembuhkan dan menyelamatkan mereka. Untuk hal ini diperlukan belas kasihan kepada orang-orang tersebut. Bukan hanya peraturan-peraturan agamawi yang dijalankan untuk menyenangkan hati Bapa di Surga. Tetapi tindakan jemput bola (masuk ke dalam kalangan mereka) menjadi terang dan garam.

Jika orang Kristen hanya berkumpul dan beribadah di dalam gereja saja dan tidak menjadi terang di tengah kegelapan, maka kegelapan tidak akan berubah. Diperlukan sikap hati Yesus yang berbelas kasihan kepada orang-orang di kegelapan.

Bagaimana dengan anda? (PS)


BELAS KASIHAN LEBIH DIPERLUKAN DARIPADA PERSEMBAHAN


 

Thirteenth day (2),Jes_Calls_Levi_7-27

MERCY

Matthew 9: 9-13

But go and learn what this means: ‘I desire mercy and not sacrifice: for I came not to call the righteous, but sinners.” (Matthew 9: 13)


Answer the questions below to help you reflect on the Word of God:

  1. What did Jesus do for Matthew? (Verse 9)
  2. What is the reaction of the Pharisees? (Verse 11)
  3. Share & reflect: What is the response of Jesus to the Pharisees? (Verses 12-13)

Matthew (Levi) is the author of the Gospel of Matthew. He was a tax collector who is a Jew. Tax collector job very hated by the Jews. Why? Because publicans were tax collectors for the government invaders (Rome). Tax collectors often extort people to benefit himself. At that time, Matthew was doing work at home.

Jesus called Matthew to be His followers. Matthew stood up and left everything and followed Him (Luke 5: 28). Was not told the reason why Jesus called Matthew and Matthew immediately respond quickly. But there are lessons that can be applied: Jesus did not look at the status, state of the people to be His followers. Unlike humans who have a different perspective. Second, the response Matthew taught that to follow Jesus does not need a lot of thought. Just come and believe in Jesus will lead toward the right path. But it is necessary to leave everything including the position, possessions, and even the comforts of life to follow Jesus.

Then Matthew celebrating a great supper at his house and invited a large number of tax collectors and the sinners with Jesus. May mean Matthew held a farewell party at the same time introducing Jesus / evangelism to his friends.

When looking at it the Pharisees and scribes murmured to his disciples for Jesus’ action. Why do they think so? Because they consider themselves holy and true. Not worth a saint associate with sinners. It turns out this mindset inherited by Christians today. They just gathered in the church only and does not want to hang out with people who do not believe outside the church. There is discrimination against people who do not believe, especially among the poor. So that their evangelism to be hampered.

Jesus responds to this with wise counsel. Jesus came into the world not to healthy people or the right. But for the sick / sinner to heal and save them. For this is necessary compassion for these people. Not only religious rules that run to please the Father in Heaven. But the act entered into among them be light and salt.

If Christians only gather and worship in the church only and not be a light in the darkness, then darkness will not change. Required attitude of the heart of Jesus that compassion for people in darkness.

How about you? (PS)


COMPASSION MORE NECESSARY than CONTRIBUTE MONEY


第十三天(2),Jes_Calls_Levi_7-27

怜悯

马太福音9:9-13

“但去了解这意味着什么:”我喜爱怜恤,不喜爱祭祀。因为我来不是要召义人,乃是召罪人“ (马太福音9:13)

回答以下问题,以帮助你思考神的话语:

1.什么耶稣做马修? (第9节)
2.什么是法利赛人的反应是什么? (第11节)
3.分享与反思:什么是耶稣的法利赛人的反应如何? (诗篇12-13)

马修(李维斯)是马太福音的作者。他是一个收税谁是犹太人。收税工作的犹太人很讨厌。为什么呢?因为税吏是收税的政府侵略者(罗马)。收税勒索经常向人自己受益。当时,马修做的工作在家里。

耶稣叫马修成为他的追随者。马修站了起来,离开了一切,跟随他(路5:28)。没有被告知为什么耶稣叫马修和马修立即迅速作出反应的原因。但也有可以应用的经验教训:耶稣没有看状态,人的状态是他的追随者。不像人类谁有不同的观点。其次,响应马修告诉我们跟随耶稣并不需要很多心思。刚刚来到,相信耶稣会导致走向正确的道路。但是,有必要放弃一切,包括地位,财产,生活甚至舒适跟随耶稣。

随后马修庆祝一个伟大的晚饭在他家,并邀请了大量的税吏和耶稣的罪人。可能意味着马修在同一时间推出耶稣/传福音给他的朋友们举行了欢送会。
当看着它法利赛人和文士,私下议论他的弟子耶稣的行动。为什么他们这么认为?因为他们认为自己神圣的和真实的。不值得一圣人准罪人。事实证明,这种想法继承今天基督徒。他们只是聚集在只有教会和不想挂出的人谁不相信教堂外。有反对的人谁也不相信,尤其是穷人的歧视。让他们传福音受到阻碍。

耶稣对此作出响应明智的忠告。耶稣来到这个世界不是健康的人或权利。但对于生病/罪人医治和拯救他们。因为这是必要的同情这些人。这并不是说只运行教规取悦天上的父。但是,该法案进入其中轻和盐。
如果只有基督徒聚集敬拜的教会,而不是只在黑暗中一盏灯,那么黑暗将不会改变。耶稣慈悲的人在黑暗的心脏所需的态度。

你呢? (PS)的


同情更需要比捐款


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s