JESUS & LEGALISM/ 耶稣与法家/ YESUS & LEGALISME (in Indonesian, English & Mandarin)

Hari Keempatbelas (2)

YESUS & LEGALISME                               

Matius 9 : 14 – 17

“Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karenajika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itu pun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya.” (Matius 9 : 17)


Jawablah pertanyaan di bawah ini untuk membantu merenungkan firman Tuhan:

'Yes, I fasted for the blood test, if you count the four hours in the waiting room.'

‘Yes, I fasted for the blood test, if you count the four hours in the waiting room.’

  1. Mengapa murid Yohanes memprotes kepada Yesus tentang puasa? (ayat 14)
  2. Apa dasar mereka berpuasa menurut anda?
  3. Share & renungkan: Apa jawab Yesus dan apa artinya? (ayat 15 – 17)

Puasa di dalam Perjanjian Lama biasanya dilakukan 1 kali dalam setahun pada Hari Raya Pendamaian. Tetapi orang Farisi dan yang lainnya seringkali menambahkan puasa 2 kali dalam seminggu (Senin dan Kamis). Kebiasaan ini diikuti juga oleh murid-murid Yohanes. Pada waktu mereka sedang puasa dan melihat murid-murid Yesus tidak berpuasa, mulailah terjadi penghakiman yang ditujukan kepada Yesus. Mereka menganggap diri mereka yang benar dan Yesus dan murid-murid-Nya tidak benar, karena persoalan puasa.

Yesus menjawab dengan bijak tanpa menghakimi mereka. Puasa yang tepat waktu dan tepat guna dilakukan pada saat Yesus nanti bangkit dan naik ke surga (sudah tidak bersama murid-Nya lagi secara fisik). Yesus menganggap setiap murid-murid-Nya adalah SAHABAT-NYA bukan hamba (Yohanes 15 : 14). Pada saat Yesus bersama mereka di analogikan saat bersukacita seperti mempelai dalam perjamuan kawin. Ternyata puasa itu dilakukan berhubungan dengan dukacita.

Kemudian Yesus memberi perumpamaan tentang “menambal secarik kain yang belum susut pada baju yang tua” dan “anggur baru yang tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua.” Apa artinya? Secarik kain yang baru/belum susut dan anggur baru di analogikan dengan pengajaran Yesus yang mengajarkan bukan hanya di permukaan saja yang hanya dilihat orang, tetapi pengajaran Yesus meliputi sikap hati yang terdalam. Ini merupakan penyempurnaan pengajaran dari Hukum Taurat dalam zaman Perjanjian Lama. Contohnya: Kotbah di Bukit yang mengupas sampai kedalaman sikap hati seseorang dalam hubungan dengan Tuhan dan sesama manusia. Bukan hanya kegiatan yang dilihat dan dipuji orang.

Ternyata pengajaran Tuhan Yesus tidak dapat dilakukan dengan cara lama, yaitu cara orang Yahudi (Yudaisme) yang membuat peraturan-peraturan Hukum yang menurut tafsiran manusia untuk menjadi benar. Ini yang disebut Legalisme (mementingkan peraturan yang harus dijalankan daripada sikap hati).

Yesus memberi contoh dengan mengajarkan tentang puasa yang tidak bermotivasi dilihat orang (Matius 6 : 16). Karena motivasi yang tidak benar tidak ada gunanya di hadapan Tuhan. Harus dilakukan dengan cara yang baru yang diajarkan Tuhan Yesus dengan motivasi yang benar. Cara puasa dengan motivasi yang benar inilah yang disebut kantong kulit yang baru. Mari kita lakukan firman Tuhan sesuai dengan cara Tuhan bukan dengan cara manusia dan sesuai petunjuk Roh Kudus yang membimbing anda kepada seluruh Kebenaran (Yoh.16: 13). (PS)


PENGAJARAN YESUS HARUS DILAKUKAN DENGAN CARA YESUS


Fourteenth Day (2),

'Yes, I fasted for the blood test, if you count the four hours in the waiting room.'

‘Yes, I fasted for the blood test, if you count the four hours in the waiting room.’

JESUS ​​& Legalism

Matthew 9: 14-17

“Similarly, no one pours new wine into old wineskins. If they do, the skins will burst and the wine is spilled out, and the skins will be ruined. Instead, they pour new wine into fresh wineskins, anda both are preserved,” (Matthew 9: 17)


Answer the questions below to help you reflect on the Word of God:

  1. Why do John’s disciples claimed to Jesus about fasting? (Verse 14)
  2. What is the basis of their fast do you think?
  3. Share & reflect: What Jesus said and what does it mean? (Verses 15-17)

Fasting in the Old Testament is usually carried out one time in a year on the Day of Atonement. But the Pharisees and others often adds fast 2 times a week (Monday and Thursday). This habit followed by the disciples of John. At the time they were fasting and seeing his disciples did not fast, start happening judgment addressed to Jesus. They considered themselves the true and Jesus and his disciples are not true, because the issue of fasting.

Jesus answered wisely without judging them. Fasting timely and appropriate carried out during later Jesus rose and ascended to heaven (was not with his disciples again physically). Jesus considers each of his disciples is not a servant HIS FRIENDS (John 15: 14). By the time Jesus was with them in analogy when rejoiced as the bride in the wedding banquet. It turns fasting was done in times of sorrow.

Then Jesus gave the parable of “patching a piece of cloth that has not been shrunk on an old garment” and “no one pours new wine into old wineskins.” What does it mean? A piece of new cloth / not shrinkage and new wine in analogy with the teaching of Jesus that teaches not only on the surface are only to be seen, but the teaching of Jesus covers the attitude of our hearts. This is an improvement of the teaching of the Law in the Old Testament. Examples: Sermon on the Mount that explore to a depth of one’s heart attitude in relationship with God and fellow human beings. Not only activity is seen and praised.

It turns out the teaching of the Lord Jesus can not be done the old way, the way the Jews (Judaism) who makes regulations which, according to the Law of human interpretation to be correct. This is called Legalism (concerned with rules to be executed rather than the attitude of the heart).

Jesus set the example by teaching about fasting that is not motivated seen (Matthew 6: 16). Because wrong motivation no use in the presence of God. Must be done in a new way Jesus taught with the right motivation. How to fasting with the right motivation is what is called a new/fresh wineskins. Let’s do the word of God according to the instructions of the Holy Spirit to guide you to all truth (John 16: 13). (PS)


THE TEACHING OF JESUS MUST BE DONE WITH JESUS WAYS


第十四天(2)

'Yes, I fasted for the blood test, if you count the four hours in the waiting room.'

‘Yes, I fasted for the blood test, if you count the four hours in the waiting room.’

耶稣与法家

马修9:14 – 17

“同样,没有人注入新酒装在旧皮袋里。如果他们这样做,皮肤就会破裂,酒洒出来了,皮肤就完蛋了。相反,他们把新酒装在新皮袋里,安达都被保留下来,” (马太福音9:17)


回答以下问题,以帮助你思考神的话语:

1.为什么自称约翰耶稣的门徒禁食左右? (第14节)
2.什么是他们的快的基础​​上,你觉得呢?
3.分享与反思:是什么耶稣说,什么意思? (诗篇15-17)


空腹在旧约通常是一次在一年的赎罪日。但法利赛人和其他人往往增加了一个星期(星期一和星期四)快2倍。这个习惯之后,约翰的门徒。当时他们被禁食,看到他的弟子们并没有快,开始发生的判断给耶稣。他们认为自己是真正的耶稣和他的门徒是因为空腹的问题不是真实的。

耶稣回答说没有明智地判断他们。空腹及时和适当的期间后耶稣开展玫瑰和升天(是不是跟他的弟子再次物理)。耶稣认为他的每一个弟子是不是仆人他的朋友(约翰福音15:14)。到时候,耶稣与他们同在的比喻,当作为婚宴的新娘欢欣鼓舞。原来是空腹在悲伤的时候完成的。

耶稣给“修​​补一块布尚未缩水的旧衣服”和的比喻“没有人注入新酒装在旧皮袋里。”这是什么意思?一块新布/不收缩和新酒的比喻耶稣的教导,教导不仅在表面上只待观察,但耶稣的教导涵盖了我们心中的态度。这是该法在旧约教学的改进。示例:登山宝训的探索中与上帝和人类同胞关系一个人的心脏态度的深度。不仅活动是看到和好评。

原来,主耶稣的教导不能做旧的方式,顺便犹太人(犹太教)谁使其中的规定,根据人体演绎法是正确的。这就是所谓法家(涉及被执行,而不是心脏的态度规则)。

耶稣以身作则教导有关禁食未见过的动机(马太福音6:16)。因为错误的动机在神的面前没有用的。必须以一种新的方式耶稣教导与正确的动机做。如何用正确的动机空腹就是所谓新的/新的皮袋里。让我们做上帝的话,按照圣灵的指示引导你一切的真理(约翰福音16:13)。 (PS)的


耶稣的教导必须做到与耶稣途径


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s