FOOLISH/BEBAL (in Indonesian & English)

Hari ke-27 (2),

BEBALThe Foolish Brahmin (4)

Matius 11 : 20 – 24

 

“Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mujizat-mujizat-Nya: “Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! Karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung.” (Matius 11 : 20 – 21)


Jawablah pertanyaan di bawah ini untuk membantu merenungkan firman Tuhan:

  1. Apa yang Yesus katakan kepada kota-kota yang bebal? (ayat 21 – 24)
  2. Mengapa Yesus mengatakan demikian? (ayat 20)
  3. Share & renungkan: Apakah anda termasuk orang bebal?

Setelah Yesus menegur orang Yahudi (ayat 16 – 19), Yesus juga menegur orang-orang yang tinggal di Khorazim, Batsaida dan Kapernaum. Mengapa demikian? Karena mereka bebal dan tidak mau bertobat. Padahal Yesus paling banyak melakukan mujizat-mujizat-Nya disana. Sekiranya mujizat-mujizat Yesus dilakukan di kota Tirus, Sidon dan Sodom, mereka sudah bertobat. Penduduk kota Tirus, Sidon dan Sodom adalah orang yang menyembah berhala sedangkan penduduk Khorazim, Batsaida dan Kapernaum adalah orang-orang Yahudi.

Orang bebal berbeda dengan orang bodoh. Ciri orang bodoh, jika diajar dan dibimbing, mereka akan berubah dan taat. Orang bebal adalah orang yang sudah tahu salah, dikasih tahu bahwa itu salah, tetapi masih bikin salah. Sebaliknya, orang bodoh kalau berbuat salah karena tidak tahu, dikasih tahu (kesalahannya) lalu minta maaf dan tidak melakukan kesalahan lagi. Orang bebal sudah tahu bahwa itu salah, namun selalu bikin salah. Tuhan menegur keras orang bebal dengan perkataan “Celakalah.” Sebab semua itu akan ada hukumannya.

Efesus 5 : 15 – 16 mengatakan, “Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.”

Yesus sudah memberi kesempatan kepada setiap manusia yang berdosa untuk bertobat. Kasih-Nya yang luar biasa ini kadang-kadang tidak direspon dengan baik. Seperti seorang Bapa kepada anak-anaknya. Bapa yang baik selalu mengajar dan membimbing anak-anaknya menuju masa depan yang baik. Walaupun anak-anaknya nakal dan memberontak, tetapi kasih seorang Bapa tetap mengampuni dan membimbing mereka. Tetapi harus diingat kesempatan itu bisa habis jika tidak direspon dengan baik.

Bagaimana dengan anda? Saat ini Tuhan masih memberi kesempatan kepada kita semua untuk berubah dan bertobat. Tuhan sering mengingatkan kita lewat firman-Nya, lewat seorang sahabat, atau mungkin lewat gembala anda. Ingat semua perbuatan manusia harus dipertanggung-jawabkan di hadapan Allah (Roma 14 : 12). Datanglah kepada Yesus dalam doamu dengan kerendahan hati. Akui semua dosa dan kebebalanmu. Minta Yesus membimbingmu setiap hari. Baca dan renungkan firman-Nya, karena firman-Nya adalah petunjuk jalan hidupmu. Hatimu akan diubahkan Tuhan, karena Ia sangat mengasihimu. Gunakan waktumu dengan bijaksana. (PS)


ORANG BODOH MASIH BISA BERUBAH SEDANGKAN ORANG BEBAL SEBALIKNYA


Day 27 (2)

FOOLISHThe Foolish Brahmin (4)

Matthew 11: 20-24

Then Jesus began to reproach the cities in whch most of his deeds of power had been done, because they did not repent: ” Woe to you, Chorazin! Woe to you, Bethsaida! For if the deeds of power done in you had been done in Tyre and Sidon, they would have repented long ago in sackcloth and ashes.” (Matthew 11: 20-21)


Answer the questions below to help you meditate on the Word of God:

  1. What did Jesus say to the cities of the fools? (Verses 21-24)
  2. Why did Jesus say so? (Verse 20)
  3. Share & reflect: Are you a fool?

After Jesus rebuked the Jews (verses 16-19), Jesus also rebuked the people who live in Chorazin, Batsaida and Capernaum. Why is that? Because they are foolish and will not repent. Though Jesus had done many of his miracles there. Had the miracles Jesus performed in the cities of Tyre, Sidon and Sodom, they had repented. Residents of the city of Tyre, Sidon and Sodom are people who worship idols, while the population of Chorazin, and Capernaum Batsaida are Jews.

The foolish is different than the stupid. Feature stupid, if taught and guided, they will change and be obedient. The foolish is a person who already know one, given out that it was wrong, but they do wrong. In contrast, the stupid do wrong because they do not know, given out (mistake) then apologize and do not make mistakes again. The foolish knew that it was wrong, but always make one. God rebuked loud fool with the words “Woe.” For all that there will be punishment.

Ephesians 5: 15-16 says, “Therefore be careful how you walk, not as unwise but as wise, redeeming the time, because the days are evil.”

Jesus has offered an opportunity for every human being who sin to repent. His love of this extraordinary sometimes not responded well. Like a father to his children. Good Father always teach and guide their children towards a better future. Although children naughty and rebellious, but the love of a forgiving Father fixed and guide them. But it must be remembered that chance could run out if not responded well.

How about you? Currently the Lord still gives us all the opportunity to change and repent. God often reminds us through his word, through a friend, or maybe through your pastor. Remember all human actions have to be justified before God (Romans 14: 12). Come to Jesus in prayer with humility. Confess all sin and kebebalanmu. Asking Jesus to guide you every day. Read and ponder his words, because his word is the clue your path. Your heart will be changed God, because He loves you. Use your time wisely. (PS)


STUPID PEOPLE CAN STILL changed while FOOLISH OTHERWISE


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s