COMPASSION OR RELIGIOUS RITUAL/BELAS KASIHAN ATAU RITUAL AGAMA (in Indonesian & English)

Hari Ke-29 (2),

BELAS KASIHAN ATAU RITUAL AGAMA

KONICA MINOLTA DIGITAL CAMERA

Matius 12 : 1 – 8

 “Jika memang kamu mengerti maksud firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum orang yang tidak bersalah. Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.” (Matius 12 : 7 – 8)


Jawablah pertanyaan di bawah ini untuk membantu merenungkan firman Tuhan:

  1. Apa yang dituduhkan orang Farisi terhadap murid-murid Yesus? (ayat 2)
  2. Apa respon Tuhan Yesus? (ayat 3 – 8)
  3. Share & renungkan: Apakah anda melayani Tuhan dengan KASIH atau sebagai kewajiban ritual agama saja?

Pada waktu murid-murid Yesus sedang lapar, mereka memetik bulir gandum dan memakannya. Kejadian itu sepertinya biasa saja. Tetapi karena dilakukan pada waktu hari Sabat, orang Farisi menegur Yesus akan tindakan murid-murid-Nya yang dicap melanggar hari Sabat. Dalam Perjanjian Lama ada perintah: “Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; makan jangan melakukan sesuatu pekerjaan …” (Keluaran 20 : 8 – 10). Prinsip hari Sabat adalah manusia harus mengkhususkan satu hari di dalam tujuh hari sebagai hari perhentian dan menyembah Tuhan.

Yesus tidak pernah membatalkan prinsip hari perhentian, hanya penyalah- gunaannya oleh para pemimpin Yahudi yang Ia kecam (ayat 3). Ia menyatakan bahwa hari perhentian itu ditetapkan Allah untuk kesejahteraan rohani dan jasmaniah manusia.

Ternyata esensi dari hari Sabat yang ditetapkan oleh ahli Taurat dan orang Farisi telah banyak menyimpang. “The Misnah” (H. Danby) mengatakan ahli Taurat dan orang Farisi telah merumuskan ada 39 macam pekerjaan yang dilarang pada hari Sabat, salah satunya adalah memetik gandum. Memetik gandum dianggap menuai yang diartikan “bekerja”. Hal ini cenderung mengarah kepada ritual agama saja.

Yesus mengecam mereka dengan menunjuk dua kejadian yang dilakukan Daud dan para imam yang juga melakukan hal yang dilarang oleh peraturan orang Yahudi tentang hari Sabat, tetapi tidak disalahkan oleh Tuhan. Pertama, Daud dan prajuritnya pada waktu sedang kelaparan memakan roti yang hanya dikhususkan untuk imam. Kedua, imam pada hari Sabat melakuan pekerjaan memotong, mengangkut dan mempersembahkan korban (menurut tafsiran ahli Taurat dalam golongan “bekerja”) untuk ibadah bangsa Israel.

Tuhan menghendaki hati yang benar jauh melebihi hal-hal lahiriah yang telah menjadi formalitas belaka. Kebutuhan manusia adalah lebih penting daripada ritual agama. Inti dari peraturan hari Sabat adalah mengutamakan hidup. Dengan kata lain Hukum Taurat menyatakan Allah lebih peduli kepada “belas kasihan daripada persembahan

Bagaimana dengan anda? Apakah anda saat ini lebih mementingkan ritual daripada esensi kasih di dalam melayani Tuhan? Mari kita belajar melayani Tuhan dengan esensi dari kasih Tuhan, sehingga kita tidak menyimpang dari kehendak Tuhan. (PS)


PERATURAN MEMANG BAIK, TETAPI ESENSI KASIH HARUS ADA DI DALAMNYA


Day 29 (2),

KONICA MINOLTA DIGITAL CAMERA

COMPASSION OR RELIGIOUS RITUAL

Matthew 12: 1-8

“If you had known what this means, ‘I desire mercy and not sacrifice’, ye would not have condemned the guiltless. For the Son of Man is Lord of the Sabbath.” (Matthew 12: 7-8)


Answer the questions below to help you meditate on the Word of God:

  1. What are Pharisees be accused against the disciples of Jesus? (Verse 2)
  2. What is the response of the Lord Jesus? (Verses 3-8)
  3. Share & reflect: Do you serve God with LOVE or as a religious ritual obligations?

At the time of Jesus’ disciples were hungry, they pluck heads of grain and eat them. The incident seemed usual. But because it is done at the time of the Sabbath, Jesus rebuked the Pharisees would act His disciples were stamped breaking the Sabbath. In the Old Testament there is a command: “Remember the Sabbath day to sanctify it: Six days you shall labor and do all your work, but the seventh day is a Sabbath to the Lord your God; eat not do any work … “(Exodus 20: 8-10). The principle of the Sabbath is a human being should set aside one day in the seven days as a day of rest and worship God.

Jesus never undo the principle of the day of rest, just abuse by Jewish leaders that he criticsm (verse 3). He stated that God’s day of rest was assigned to the spiritual and physical welfare of humans.

It turns out the essence of the Sabbath set by the scribes and the Pharisees have much distorted. Book “The Mishnah” (H. Danby) said the scribes and Pharisees had formulated had 39 kinds of work prohibited on the Sabbath, one of which is picking grain. Reap the harvest of wheat is considered that defined “work“. This tends to lead to a religious ritual.

Jesus condemned them to appoint two events did David and the priests who also do things that are forbidden by the laws of the Jews on the Sabbath, but not condemned by God. First, David and his soldier were hungry when eating bread made solely devoted to the priest. Secondly, on the Sabbath the priest performs the job of cutting, transporting and sacrifice (according to the interpretation of the scribes is in the “work“) for the service of Israel.

God wants true hearts far exceeds the outward things that have become a mere formality. Human needs are more important than religious rituals. The essence of the Sabbath is prioritizing life. In other words, the law states God is more concerned about the “mercy rather than sacrifice”

How about you? Are you now more concerned with ritual than the essence of love in serving the Lord? Let us learn to serve God with the essence of the love of God, so that we do not deviate from the will of God. (PS)


REGULATION IS GOOD, BUT THERE SHOULD BE THE ESSENCE OF LOVE IN IT


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s