THORNS / SEMAK DURI (in Indonesian & English)

Hari ke-41 (2),

SEMAK DURI

Matius 13 : 1 – 2342_Lk_08_03_RG

7.“Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati. 22. Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.” (Matius 13 : 7, 22)


Jawablah pertanyaan di bawah ini untuk membantu merenungkan firman Tuhan:

  1. Apa arti “semak duri” di ayat 7?
  2. Mengapa benih tidak bisa bertumbuh di tanah “semak duri”?
  3. Share & renungkan: Apakah anda type manusia “semak duri”?

Benih yang ditabur di tengah semak duri bertumbuh, tetapi bertumbuhnya bersama-sama dengan semak duri. Di dalam pertumbuhannya ternyata kekuatan semak duri itu menghimpit pertumbuhan benih tersebut. Akhirnya benih itu menjadi tidak berbuah (tidak bermultiplikasi) dan mati.

Tanah yang bersemak duri menggambarkan orang yang telah menerima firman Tuhan dan telah membiarkan firman itu tertanam di dalam pikiran bawah sadarnya untuk sementara waktu. Bersamaan dengan hal itu di pikiran bawah sadarnya ternyata tertanam juga pikiran-pikiran “semak duri”, yaitu : Kekuatiran dan tipu daya kekayaan serta kenikmatan hidup (Lukas 8 : 14). Akibatnya, walaupun ia ingin melakukan kehendak Tuhan, namun pikiran-pikiran “semak duri” yang lebih dulu ada di dalam alam bawah sadarnya mencekik kehendak Tuhan yang ingin ia lakukan melalui proses pergumulan di dalam hidupnya. Dengan kata lain type orang “semak duri” adalah orang yang rajin merenungkan firman Tuhan dan menanamkan firman itu ke dalam pikiran bawah sadarnya, namun mereka tidak membersihkan alam bawah sadarnya dari pikiran-pikiran “semak duri” yang sudah ada lebih dulu tertanam dalam alam bawah sadarnya. Akibatnya, ia tidak dapat berbuah juga atau tidak berbuah matang menurut Lukas 8. Semua ranting yang tidak berbuah akan dipotong, dibuang dan dibakar (Yohanes 15) oleh pemiliknya.

Bagaimana cara membuang pikiran-pikiran “semak duri”? Eddy Leo, “Transformasi Hati”, mengatakan dengan sharing yang penuh empati di suatu komunitas yang tidak saling menghakimi dan menghukum, seseorang dapat ditolong menemukan memori yang tersembunyi di alam bawah sadarnya. Harus ada keterbukaan dengan seseorang dan orang tersebut mendengarkan dengan penuh empati. Di dalam komunitas rumah Tuhanlah (yang tidak menghakimi & menghukum tetapi dengan kasih) saling tolong menolong dalam penyembuhan akan terjadi.

Kedua, alami perjumpaan dan pembaharuan pribadi dengan Tuhan lewat perenungan Firman Tuhan yang konsisten dan berulang-ulang. Perenungan ini menyebabkan terjadinya penanaman suatu memori yang positif ke dalam pikiran bawah sadar seseorang (Yosua 1 : 7 – 8). Kadang-kadang di dalam mengalami hal di atas, Tuhan mengizinkan berbagai-bagai pencobaan yang menghasilkan KETEKUNAN (Yakobus 1 : 2 – 4). Ketekunan membuang pikiran-pikiran yang jahat dan menanamkan firman Tuhan ke dalam memori bawah sadar membuat keberhasilan. (PS)


KETIKA POHON TIDAK BERBUAH PASTI AKAN DITEBANG PEMILIKNYA


Day 41 (2),

THORNS

Matthew 13: 1-2342_Lk_08_03_RG

7.“Some fell among thorns; and the thorns sprung up and choked them. 22.He also that received seed among the thorns is he that hears the word, and cares of this world and the deceitfulness of riches choke the word, and he becomes unfruitful.” (UKJV: Matthew 13: 7, 22)


Answer the questions below to help you meditate on the Word of God:

  1. What is the meaning of “thorns” in verse 7?
  2. Why can not grow seeds in the ground “thorns“?
  3. Share & reflect: Are you the type of man “thorns“?

Seeds are sown among thorns grow, but the growth together with thorns. In growth turned out to be the strength of the thorns and choke the growth of the seed. Eventually it becomes unfruitful seed (unmultiplication) and die.

Thorns land describe people who have received the word of God and has let word of it embedded in his subconscious mind for a while. Along with it in his subconscious mind also turns embedded thoughts “thorns“, namely: Worry and the deceitfulness of riches, and pleasures of life (Luke 8: 14). As a result, even if he wanted to do God’s will, but the thoughts “thorns” comes first in the subconscious strangle God’s will that he wanted to do through the process of struggle in his life. In other words people type “thorns” is a person who diligently meditate on the Word of God and the word embed it into his subconscious mind, but they do not clean the subconscious of thoughts “thorns” existing first embedded in the subconscious. As a result, he unfruitful or unfrutfull mature according to Luke 8. All the branches that do not bear fruit will be cut, removed and burned (John 15) by the owner.

How do I dispose of thoughts “thorns”? Eddy Leo, “Transformation of the Heart“, said with an empathetic sharing in a community that is not to judge and punish, someone can be helped locate memory hidden in his subconscious. There must be openness with someone and that person listened with empathy. The community house is God (who does not judge and condemn, but to love) helping each other in the healing will occur.

Second, encounter natural and personal renewal with God through contemplation of God’s Word consistently and repeatedly. This contemplation led to the planting of a positive memory in the subconscious mind (Joshua 1: 7-8). Sometimes in the experience above, God allows various trials that produce perseverance (James 1: 2-4). Persistence discard evil thoughts and instill the Word of God into the subconscious memory making success. (PS)


WHEN TREES UNFRUITFUL WILL BE CUT DOWN BY OWNER


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s