PERSPECTIVE / CARA PANDANG (in Indonesian & English)

Hari ke-2 (3),

CARA PANDANG

Matius 13 : 53 – 58perspektif.001

  1. “Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya: Yakobus, Simon dan Yudas. 57. Lalu mereka kecewa da menolak Dia…” (Matius 13 : 55, 57)

Jawablah pertanyaan di bawah ini untuk membantu merenungkan firman Tuhan:

  1. Apa respon orang-orang di tempat asal-Nya setelah Yesus mengajar? (ayat 54)
  2. Mengapa kemudian mereka kecewa dan menolak Dia? (ayat 57)
  3. Share & renungkan: Bagaimana cara pandangmu terhadap orang lain?

Di tempat asalnya, Nazaret Yesus mengajar di rumah ibadat mereka. Respon orang orang tersebut pada mulanya takjub, karena hikmat pengajaran dan kuasa mujizat yang Tuhan Yesus lakukan. Kemudian mereka mengenali Yesus sebagai anak Yusuf (yang profesinya tukang kayu) dan saudara-saudaranya. Akhirnya mereka kecewa dan menolak Yesus. Mengapa bisa terjadi demikian? Yesus tidak berbuat jahat kepada mereka, tidak menipu mereka, tidak munafik di hadapan mereka. Jika Yesus berbuat jahat, menipu, munafik dll dan ditolak, itu adalah lumrah. Ini berhubungan dengan “cara pandang” mereka. Mereka melihat dari sudut pandang manusia, bahwa Yesus sama-sama dibesarkan di Nazaret, sehingga mereka kecewa. Cara pandang manusia selalu melihat hal-hal negatif dan menghasilkan tindakan negatif dan berbuah penghakiman bagi dirinya sendiri dan orang lain.

Seharusnya orang percaya mempunyai “cara pandang” yang sama seperti Allah. Jika cara pandang Allah sama seperti manusia, akibatnya semua manusia tidak akan masuk surga, karena yang dilihat hanya hal yang negatif saja. Tapi cara pandang Tuhan kepada manusia adalah “CIPTAAN BARU.” 2 Korintus 5 : 17 : “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” Tuhan melihat manusia ada potensi untuk bertumbuh dan menggenapi rencana-Nya, sehingga Tuhan panjang sabar, tekun membimbing orang percaya untuk menggenapi rencana-Nya.

Jika orang percaya mempunyai cara pandang seperti Allah dalam melihat dirinya, orang lain dan masalah yang dihadapinya, maka mereka akan maju dan bertumbuh di dalam Kristus. Karena mereka melihat segi positif dan melahirkan tindakan positif pula. Contoh : Pada waktu murid-murid Yesus disuruh Tuhan memberi makan 5000 orang, mereka mempunyai cara pandang manusia yang mustahil. Tapi Tuhan mengajar mereka melihat dan memberi contoh bagaimana Tuhan bekerja. Hasilnya 5000 orang + anak + istri mendapat makanan dan sisa 12 bakul hanya dengan 5 potong roti dan 2 ekor ikan.

Demikian juga cara memandang diri sendiri. Anda adalah ciptaan baru di dalam Kristus yang dapat berpotensi serupa dengan Kristus. Di dalam dirimu ada potensi yang dapat mendatangkan berkat untuk orang lain. Di dalam memuridkan orang lain Paulus (2 Korintus 5 : 16) juga mempunyai cara pandang yang sudah berubah. Paulus memuridkan dengan sabar dan tekun dalam membimbing Timotius, walaupun masih muda Paulus mempercayakan Timotius menggembalakan Jemaat di Efesus. Hasilnya luar biasa.

Bagaimana cara memandang anda kepada dirimu sendiri dan orang lain? Berpikirlah positif sama seperti Tuhan, sehingga engkau dapat menjadi murid Kristus yang berhasil dan berhasil memuridkan orang lain juga. Selamat berlatih ! (PS)


CARA PANDANG YANG BENAR MELAHIRKAN TINDAKAN YANG BENAR


Day 2 (3),

PERSPECTIVE

Matthew 13: 53-58perspektif.001

  1. “Is not this the carpenter’s son? Is not his mother called Mary, and his brethren: James, and Joses, and Simon and Judas. 57. And they were offended in Him … “ (UKJV: Matthew 13: 55, 57)

Answer the questions below to help you meditate on the Word of God:

  1. What is the response of the people in his hometown after Jesus teach? (Verse 54)
  2. Why then they are offended in Him? (Verse 57)
  3. Share & reflect: How of view of others?

In hometown, Nazareth, Jesus was teaching in their synagogue. The response of the person at first amazed, because the wisdom teaching and the power of miracles that Jesus did. Then they recognized Jesus as the son of Joseph (the profession carpenter) and his brothers. Finally they were disappointed and rejected Jesus. Why did it happen this way? Jesus did not do evil to them, do not deceive them, not hypocritical in their presence. If Jesus do evil, deceptive, hypocritical etc and rejected, it is normal. This relates to the “perspective” of them. They saw from the human perspective, that Jesus was equally raised in Nazareth, so they were disappointed. The human perspective always see the negative things and produce negative actions as well.It becomes a judgment for yourself as well as others.

Should people believe has a “perspective” is the same as God. If persepective of God as a human, as a result of all human beings will not go to heaven, because it is seen only negative thing alone. But God’s perspective to humans is “NEW CREATION.” 2 Corinthians 5: 17: “If anyone is in Christ, he is a new creation; the old has gone, the new has come.” God sees the human there is the potential for grow and fulfill His plan, so that the Lord is patience, persistently guiding believers to fulfill His plan.

If believers has a way of looking as God in see themselves, others and the problems it faces, then they will progress and grow in Christ. Because they see the positive aspects and give birth to positive action as well. Example: At the time of Jesus’ disciples told the Lord fed 5000 people, they have the human perspective is impossible. But God taught them see and give examples of how the Lord works. The result 5000 + wife + children got food and the rest of the 12 baskets with only five loaves and two fish.

Likewise, how to look at yourself. You are a new creation in Christ that can potentially Christlike. In you there is the potential that can bring blessing to others. In discipling others Paul (2 Corinthians 5: 16) also has a point of view that has changed. Paul discipled patiently and diligently in guiding Timothy, although still young Paul entrusted Timothy graze the Ephesians. The result is extraordinary.

How do you look to yourself and others? Think positive as the Lord, so that you can be a disciple of Christ who succeeded and managed to make disciples of others as well. Happy practicing! (PS)


RIGHT PERSPECTIVE PRODUCE RIGHT ACTION


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s