PEOPLE OF LITTLE FAITH / ORANG YANG KURANG PERCAYA (in Indonesian & English)

Hari ke-5 (3),

ORANG YANG KURANG PERCAYA

Matius 14 : 22 – 33o-ye-of-little-faith

“Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: “Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?” (Matius 14 : 31)


Jawablah pertanyaan di bawah ini untuk membantu merenungkan firman Tuhan:

  1. Mengapa Yesus menyebut Petrus “orang yang kurang percaya”? (ayat 31)
  2. Bagaimana Petrus dapat kurang percaya dan akibatnya? (ayat 30 – 31)
  3. Share & renungkan: Apakah anda termasuk “orang yang kurang percaya”?

Peristiwa ini dimulai ketika Yesus sedang berdoa sendiri. Murid-murid-Nya disuruh untuk pergi ke seberang menggunakan perahu. Pada saat mereka sedang naik perahu ke seberang, mereka diombang-ambingkan angin sakal. Angin sakal adalah jenis angin yang berlawanan dengan arah perahu, datangnya dari arah depan. Angin sakal membuat mereka harus mendayung dengan susah payah (Markus 6 : 48).

Pada saat mereka berjuang melawan angin sakal, mereka melihat ada orang yang berjalan di atas air. Kejadian ini membuat mereka sangat ketakutan, karena seumur hidup mereka tidak pernah melihat orang yang berjalan di atas air. Mereka kira itu adalah hantu. Umumnya nelayan mempunyai legenda jika melihat hal-hal aneh di saat badai angin sakal pertanda mereka tidak selamat. Ini yang membuat ketakutan mereka bertambah. Mereka tidak mengenali Yesus, karena mata mereka ditutupi oleh ketakutan.

Saat itu Yesus berkata: “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!” Hal pertama Yesus menyuruh mereka tenang dahulu. Mengapa? Karena di dalam kepanikan orang tidak dapat berpikir jernih. Kemudian ia memperkenalkan diri-Nya dan menguatkan iman mereka supaya jangan takut. Apakah mereka langsung percaya dengan perkataan Yesus? Tidak, karena Petrus yang menjadi orang tertua langsung bertanya untuk meneguhkan keyakinan mereka. Kadang-kadang di dalam kehidupan orang percaya pun demikian. Di kala ada masalah yang menimbulkan ketakutan dan kepanikan, biasanya orang percaya tidak langsung percaya akan adanya Yesus yang menolong. Mereka perlu pembuktian. Iman mereka berdasarkan apa yang kelihatan.

Yesus menjawab Petrus dan menyuruhnya datang. Pada saat Petrus mendengar jawaban Yesus, imannya bertumbuh seketika terbukti dengan tindakan iman yang berani. Petrus tidak berfokus kepada air, tetapi kepada perkataan Yesus sehingga tindakan iman tersebut menjadi sebuah mujizat kenyataan. Demikianlah saat ini seharusnya orang percaya berfokus kepada perkataan Kristus bukan kepada masalah dll.

Setelah beberapa langkah, Petrus merasakan tiupan angin. Hal ini menggoyahkan fokusnya, karena pikirannya mulai beralih dari Yesus kepada angin dan air yang ada di depan matanya. Akhirnya imannya pun goyah dan akibatnya Petrus mulai tenggelam. Respon otomatis Petrus pada saat tenggelam adalah berteriak kepada Yesus minta tolong. Kemudian Yesus mengulurkan tangan-Nya memegang dia dan berkata: “Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?”

Ternyata untuk selalu berhasil diperlukan iman yang sungguh, tidak boleh setengah-setengah. Iman yang setengah-setengah terjadi karena dikikis oleh masalah yang mengalihkan fokus iman kepada Yesus. Ini yang disebut “kurang percaya”. Hasilnya terjadi kebimbangan. Akibatnya terjadi kegagalan.

Bagaimana dengan anda?

Selalu fokus kepada Kristus dan firman-Nya dan jangan mudah digoyahkan oleh masalah. Datang dan berdoa selalu dalam segala keadaan. Anda akan berhasil dalam mengatasi masalahmu. (PS)


IMAN YANG SETENGAH-SETENGAH MENGHASILKAN KEBIMBANGAN


Day 5 (3),

PEOPLE OF LITTLE FAITH

Matthew 14: 22-33o-ye-of-little-faith

 “Immediately Jesus stretched forth his hand, and caught him, and said unto him:” O you of little faith, wherefore did you doubt? “(UKJV: Matthew 14: 31)


Answer the questions below to help you meditate on the Word of God:

  1. Why is Jesus called Peter “the little faith“? (Verse 31)
  2. How can Peter’s doubt and the consequences? (Verses 30-31)
  3. Share & reflect: Do you include “people of little faith“?

The incident began when Jesus was praying alone. His disciples were told to go across by boat. By the time they’re taking the boat to the other side, they swayed headwind. Headwind is the kind of wind that is opposite to the direction of the boat, coming from the front. Headwind makes them have to paddle hard (Mark 6: 48).

By the time they are struggling against a headwind, they saw a man who walked on water. This incident makes them very frightened, because life they never see people walking on the water. They thought it was a ghost. Fishermen generally have a legend if you see strange things in the time of storm headwind sign they did not survive. This makes their fears grow. They did not recognize Jesus, because their eyes are covered by fear.

At that time Jesus said: “Be quiet! I. Do not be afraid!” The first thing he told them to calm first. Why? Because in panic people can not think clearly. Then he introduced himself and strengthen their faith so do not be afraid. Do they immediately believe the words of Jesus? No, because Peter who became the oldest person directly asked to confirm their beliefs. Sometimes in the life of a believer too. At a time when there is a problem that is causing fear and panic, usually people believe indirectly believe in the Jesus who helped. They need proof. Their faith is based on what is visible.

Jesus answered Peter and told him to come. By the time Peter heard Jesus’ answer, his faith grew instantly evident with the bold act of faith. Peter did not focus on the water, but the words of Jesus that the act of faith into a true miracle. Thus when a believer is supposed to focus on Christ’s words not to issue etc.

After a few steps, Peter feel the wind. It is destabilizing the focus, because his thoughts began to turn from Jesus to the wind and the water that is in front of his eyes. Finally faith was shaky and consequently Peter began to sink. Peter automated response when the sink is a shout out to Jesus for help. Then Jesus stretched out his hand holding him and said: “O ye of little faith, why did you doubt?”

It turns out to be always succeeded required of true faith, should not be little faith. Faith which half occur because eroded by problems that shift the focus of faith in Jesus. This is called “little faith“. This results in doubt. As a result there is a failure.

How about you?

Always focus on Christ and His Word and do not be easily swayed by the issues. Come and pray always, under all circumstances. You will succeed in overcoming the problem. (PS)


LITTLE FAITH PRODUCE DOUBT


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s