WRONG INTERPRETATION / SALAH TAFSIR (in Indonesian & English)

Hari ke-13 (3),

SALAH TAFSIR

Matius 16 : 5 – 12farsideisland

“Bagaimana mungkin kamu tidak mengerti bahwa bukan roti yang Kumaksudkan. Aku berkata kepadamu: Waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki.” (Matius 16 : 11)


Jawablah pertanyaan di bawah ini untuk membantu merenungkan firman Tuhan:

  1. Apa yang dikatakan Yesus terhadap orang Farisi dan Saduki? (ayat 6)
  2. Apa respon murid-murid Yesus dan tanggapan Yesus? (ayat 7 – 11)
  3. Share & renungkan: Apakah anda sering salah tafsir terhadap firman-Nya?

Murid-murid Yesus di dalam melanjutkan perjalanan lupa membawa roti (Markus 8 : 14 mengatakan membawa sebuah roti saja). Tidak dijelaskan mengapa mereka lupa membawa roti. Kemungkinan karena fokus mereka terhadap kejadian sebelumnya akan perbincangan Yesus dengan orang Farisi dan Saduki yang membuat mereka lupa. Seringkali juga seseorang mengalami hal yang sama. Ada yang lupa akan kewajibannya dikarenakan fokus kepada masalah dan dosa atau hal lainnya. Ada juga yang lupa membaca firman Tuhan setiap hari, ada yang lupa memberi nafkah untuk keluarganya, bahkan ada yang lupa akan istri dan anak-anaknya.

Pada waktu Yesus mengajarkan sesuatu tentang ragi orang Farisi dan Saduki, murid-murid-Nya merasa Yesus tahu akan masalah mereka tentang kelupaan mereka membawa roti. Padahal Yesus tidak bermaksud demikian, tetapi murid-murid-Nya merasa bersalah dan mengakibatkan salah tafsir tentang perkataan Yesus tersebut. Kadang-kadang masalah yang dihadapi seseorang sering membutakan pengertian dan salah menafsirkan orang lain bahkan Tuhan sendiri yang sering berakibat kekuatiran dalam hidup.

Respon Yesus melambangkan sifat seorang Bapa yang baik. Ia tidak memarahi mereka, tetapi menegur mereka dengan kasih. Teguran pertama adalah mengingatkan mereka akan perbuatan mujizat yang Yesus lakukan dalam memberi makan 5.000 orang dengan 5 roti dan 2 ikan dan memberi makan 4.000 orang dengan 7 roti. Hal ini untuk mengingatkan mereka supaya tidak kuatir jika bersama Yesus dalam soal kebutuhan hidup. Tuhan sanggup mencukupkan kebutuhan mereka, walaupun mereka tidak memiliki apa-apa.

Saat ini juga masalah-masalah dalam kehidupan membuat orang percaya menjadi kurang percaya akan penyertaan Tuhan di dalam kehidupan mereka. Padahal mereka sudah melihat dan mengalami mujizat dari Tuhan Yesus sendiri. Tetapi mengapa mereka masih kurang percaya jika mengalami ujian dan masalah kehidupan? Memang diperlukan komunikasi dengan Tuhan senantiasa, baik di dalam doa dan merenungkan firman Tuhan, sehingga pola pikir seseorang dikuatkan oleh firman Tuhan yang penuh kuasa dalam menghadapi masalah kehidupan.

Kemudian Yesus menjelaskan maksud perkataan “ragi” yang sebenarnya. “Ragi” melambangkan ajaran dari orang Farisi dan Saduki yang sering membelokkan kebenaran sejati yang diajarkan oleh Tuhan sendiri. Kedua, Yesus mengingatkan untuk “waspada” terhadap ajaran yang menimbulkan kemunafikan yang diperbuat oleh orang Farisi dan Saduki.

Bagaimana dengan anda? Apakah anda sering lupa? Lupa berdoa dan membaca firman Tuhan atau hal2 lainnya yang penting. Mari bangkit dan terus berjuang! (PS)


KELUPAAN MEMBUAT BERKAT MENJADI SIRNA


Day 13 (3),

WRONG INTERPRETATION

Matthew 16: 5-12farsideisland

“How is it that all of you do not understand that I spoke it not to you concerning bread, that all of you should beware of the leaven of the Pharisees and Sadducees. ” (Matthew 16: 11)


Answer the questions below to help you meditate on the Word of God:

  1. What did Jesus say to the Pharisees and Sadducees? (Verse 6)
  2. What is the response of the disciples and Jesus’ response? (Verses 7-11)
  3. Share & reflect: Do you often misinterpretation of his words?

The disciples of Jesus in the continuing journey forgot to take bread (Mark 8: 14 says bring a bread only). Not explained why they forgot to take bread. Possibly because their focus to the previous events will be the conversation of Jesus with the Pharisees and Sadducees who make them forget. Often a person is also experiencing the same thing. There were oblivious to the obligations due to focus on the problems and sins, or other things. There is also forgot to read the Word of God every day, someone forgot to make a living for his family, and some even forgot his wife and children.

At the time Jesus taught something about the leaven of the Pharisees and Sadducees, His disciples felt Jesus would know their problems on their forgetfulness to take bread. But Jesus did not mean it, but his disciples feel guilty and result in misinterpretation of the words of Jesus. Sometimes the problems encountered someone often blinded understanding and misinterpret others even God himself which often results in life worries.

The response of Jesus symbolizes the qualities of a good Father. He did not scold them, but admonish them with love. First warning is to remind them to be miracles Jesus did in feeding 5,000 people with 5 loaves and 2 fish and feeding 4,000 people with 7 loaves. This is to remind them not to worry if with Jesus in terms of the necessities of life. God is able to suffice their needs, even if they do not have anything.

Currently also problems in life to make people believe it to be less confident would the inclusion of God in their lives. Though they have seen and experienced the miracle of the Lord Jesus himself. But why are they still lack confidence when experiencing trials and problems of life? It takes communication with God always, both in prayer and meditate on the Word of God, so that the mindset of someone strengthened by the word of God is powerful in dealing with problems of life.

Then He explained the purpose of the word “leaven” truth. “Leaven” symbolizes the teachings of the Pharisees and Sadducees who often distort the real truth taught by the Lord himself. Second, Jesus warned to “be vigilant” against the teachings that lead to hypocrisy that done by the Pharisees and Sadducees.

How about you? Do you often forget? Forget to pray and read the Word of God or other important things. Let’s get up and keep fighting! Jesus will certainly help you. (PS)


FORGET WILL MAKE BLESSING BE ANNIHILATED


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s