COMPLIANCE / KEPATUHAN (in Indonesian & English)

Hari ke-20 (3),

KEPATUHAN  

Matius 17 : 24 – 27pasted-graphic

Tetapi supaya jangan kita menjadi batu sandungan bagi mereka, pergilah memancing ke danau. Dan ikan pertama yang kaupancing, tangkaplah dan bukalah mulutnya, maka engkau akan menemukan mata uang empat dirham di dalamnya. Ambillah itu dan bayarkanlah kepada mereka, bagi-Ku dan bagimu juga.” (Matius 17 : 27)


Jawablah pertanyaan di bawah ini untuk membantu merenungkan firman Tuhan:

  1. Apa yang ditanyakan pemungut bea kepada Petrus? (ayat 24)
  2. Apa respon Petrus dan Tuhan Yesus? (ayat 25 – 27)
  3. Share & renungkan: Apakah anda patuh kepada peraturan?

Pada suatu hari pemungut bea Bait Allah bertanya apakah Yesus membayar bea dua dirham kepada Petrus? Pembayaran bea dua dirham kepada Bait Allah berlaku sejak Perjanjian Lama. Keluaran 30 : 11 – 16 menjelaskan pembayaran bea itu untuk “uang pendamaian karena nyawanya” pada waktu orang mendaftarkan diri, supaya jangan ada tulah diantara mereka. Besarnya ½ syikal (dua dirham = upah buruh bekerja dua hari). Ada penafsir mengatakan pembayaran bea ini sekali saja, tetapi dijadikan persembahan wajib yang rutin untuk menutupi biaya pemeliharaan Bait Allah dan kehidupan imam di dalamnya.

Pada waktu itu respon Petrus mengatakan “ya.” Respon jawaban tersebut mungkin bermaksud untuk melindungi Yesus. Tetapi Yesus mengetahui semua itu dan bertanya kepada Petrus sehubungan dengan kewajiban pembayaran oleh rakyat (KJV: anak-anak) atau oleh orang asing. Sesungguhnya Yesus yang adalah anak Allah tidaklah wajib membayar bea, karena Bait Allah itu adalah rumah Bapa-Nya (ayat 26b). Seharusnya yang wajib membayar adalah orang asing yaitu bangsa Israel kepada Tuhan.

Tetapi Yesus bertindak bijaksana. Ia tidak mau menjadi batu sandungan. Sebagai Anak Manusia, Ia mau patuh kepada peraturan yang ditetapkan oleh manusia. Ia tidak melawan peraturan manusia, tetapi Ia menghormati-Nya. Ini bukti bahwa kepatuhan/ketaatan dimulai dari hal yang kecil, sehingga berdampak kepada ketaatan kepada Tuhan. Contoh: Seseorang seharusnya dapat mematuhi peraturan-peraturan yang berlaku di sekeliling hidupnya, misalnya: lampu merah tidak boleh menerobos. Jika seseorang tidak dapat taat kepada hal kecil yang kelihatan, kemungkinan besar ia juga tidak dapat taat kepada Tuhan yang tidak kelihatan.

Kepatuhan mendatangkan mujizat. Yesus tidak mempunyai uang, kemungkinan juga Petrus. Kemudian Yesus menyuruh Petrus untuk pergi memancing ke danau untuk mendapatkan uang empat dirham melalui ikan pertama yang didapatkannya. Kedengarannya mustahil, tapi Petrus patuh kepada perintah Yesus. Ia memancing dan mendapatkan seperti apa yang Yesus katakan dan uang itu untuk memenuhi kebutuhan membayar bea Yesus dan Petrus.

Ternyata kepatuhan yang kita lakukan akan mendatangkan mujizat. Dibutuhkan langkah-langkah ketaatan, karena mujizat tidak datang seperti hujan uang dengan tiba-tiba. Diperlukan langkah iman untuk membuktikan kepercayaan seseorang kepada Tuhan.

Bagaimana dengan anda? Apakah anda patuh kepada peraturan hukum di sekeliling anda? Ingat kepatuhan mendatangkan mujizat jika dilakukan sesuai kehendak Tuhan. Mari belajar taat dari hal kecil yang kelihatan. Selamat berjuang! (PS)


KEPATUHAN MENDATANGKAN MUJIZAT


Day 20 (3),

COMPLIANCE

Matthew 17: 24-27pasted-graphic

Not with standing, lest we should offend them, go thou to the sea, and cast an hook, and take up the fish that first cometh up; and when thou hast opened his mouth, thou shalt find a piece of money: that take, and give unto them for me and thee.” (KJV: Matthew 17: 27)


Answer the questions below to help meditating on the Word of God:

  1. What is asked tollman to Peter? (Verse 24)
  2. What is the response of Peter and the Lord Jesus? (Verses 25-27)
  3. Share & reflect: Do you stick to the rules?

One day the temple tax collector asked if Jesus paid the double drachma tax to Peter? Double drachma tax payment to the temple in effect since the Old Testament. Exodus 30: 11-16 describes the payment of duty was to “ransom for his life” at the register, so that there be no plague among them. The amount of ½ shekel (two drachmas = wage work two days). There are commentators said that the payment of this fee once, but made mandatory regular offerings to cover the cost of maintenance of the temple and the priest lives in it.

At that time the response Peter said “yes.” The response of the answer may be intended to protect Jesus. But Jesus knew all about it and said to Peter in connection with the payment obligations by the people (KJV: children) or by strangers. Surely Jesus is the son of God is not obliged to pay tax, because the temple was His Father’s house (verse 26b). Should be required to pay is a stranger to God, namely Israel.

But he acted wisely. He did not want to be a stumbling block. As the Son of Man, he would stick to the rules established by man. He is not against human rules, but he honor him. This is evidence that compliance / submission start from small things, which leads to obedience to God. Example: A person should be able to comply with the regulations in force around his life, for example: red light must not break through. If a person can not obey the little things which are seen, most likely he can not obey God’s invisible.

Compliance bring miracles. Jesus did not have the money, the possibility also of Peter. Then Jesus told Peter to go fishing to the lake to get the money four dirhams through the first fish he got. It sounds impossible, but Peter’s obedience to Jesus’ command. He fished and get what Jesus said, and the money to meet the needs of paying customs Jesus and Peter.

It turns out that we do obedience will bring a miracle. It takes the steps of obedience, because miracles do not come like a rain of money suddenly. A step of faith required to prove a person’s belief in God.

How about you? Do you stick to the rule of law in around you? Remember to bring compliance miracle if done according to the will of God. Let’s learn obedience from the things that seem small. Have a good fight! (PS)


COMPLIANCE BRING MIRACLES


One thought on “COMPLIANCE / KEPATUHAN (in Indonesian & English)

  1. Pingback: COMPLIANCE / KEPATUHAN (in Indonesian & English) | daraputry

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s