BECOME AS LITTLE CHILDREN / MENJADI SEPERTI ANAK KECIL (in Indonesian & English)

Hari ke-21 (3),

MENJADI SEPERTI ANAK KECIL            

Matius 18 : 1 – 5unless_you_change_and_become_like_little_children

“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga.” (Matius 18 : 3 – 4)


Jawablah pertanyaan di bawah ini untuk merenungkan firman Tuhan:

  1. Apa yang dipercakapkan & ditanyakan oleh murid-murid Yesus? (ayat 1)
  2. Apa jawab Yesus tentang hal tersebut? (ayat 3 – 5)
  3. Share & renungkan: Pelajaran apa yang anda dapat dari renungan ini?

Perdebatan yang diakhiri dengan pertengkaran terjadi di antara murid-murid Tuhan Yesus tentang siapa yang terbesar dalam Kerajaan Sorga (Lukas 9 : 46). Mengetahui hal tersebut Yesus menanggapi apa yang dipertengkarkan mereka. Yesus memanggil seorang anak kecil (bukan bayi) mungkin usianya kira-kira 4 – 8 tahun. Kemudian Yesus berkata, “ … sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.” Apa artinya?

Untuk menjadi yang terbesar di dalam Kerajaan Sorga mereka harus masuk lebih dahulu ke dalam Kerajaan tersebut. Caranya: pertama, bertobat (Metanoia) yang berarti perubahan pikiran (Roma 12 : 2). Pola berpikir manusia lama harus ditanggalkan dan diganti pola berpikir manusia baru yang bersandar firman. Pola berpikir akan menghasilkan tindakan sesuai dengan isi pikiran itu sendiri.

Kedua, “menjadi seperti anak kecil.” Seorang anak kecil memiliki kemampuan untuk mempercayai seseorang dan menggantungkan diri mereka sepenuhnya kepada orang yang mereka percayai. Anak-anak tidak menuntut bukti dari perkataan seseorang untuk dapat menjadi percaya, namun hanya dengan ucapan kata-kata saja mereka dengan mudah dapat memercayai orang tersebut. Sementara orang dewasa menuntut sebuah bukti ataupun tanda untuk dapat memercayai seseorang. Kemudian anak kecil memerlukan orang dewasa yang dapat mereka percayai untuk membuat mereka tinggal nyaman. Demikian kita pun memerlukan Seseorang yang dapat kita andalkan dan percayai dalam melewati dunia yang penuh air mata dan kepedihan.

Hal kedua yang Yesus katakan adalah untuk menjadi yang terbesar dalam Kerajaan Sorga adalah orang yang merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil. Hal ini berhubungan dengan kerendahan hati yang dimiliki oleh seorang hamba atau pelayan dan juga bergantung penuh kepada Tuhan lewat iman dan penyerahan diri total.

Hal ketiga yang Yesus katakan, “…barangsiapa menyambut seorang anak kecil seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku.” Hal ini menjelaskan seseorang yang tidak memandang orang lain dengan diskriminasi atau merendahkan terutama anak kecil (dalam intelektual, ekonomi dll), karena anak kecil belum mempunyai pengetahuan dan kemampuan yang cukup untuk mandiri. Tuhan Yesus menekankan hal ini supaya hubungan antara pelayan menjadi saling menghargai bukan merendahkan.

Bagaimana dengan anda? Ingat yang terbesar seharusnya adalah Tuhan Yesus sendiri dan semua orang percaya harus tunduk dan taat kepada-Nya. Kemudian di antara sesama orang percaya sebaiknya bekerja untuk menggenapi rencana Allah di dalam hidup kita. Tidak ada yang terbesar dan terkecil di antara kita. Selamat melayani. (PS)


PERTOBATAN DAN KERENDAHAN HATI KUNCI MEMASUKI KERAJAAN SORGA


Day 21 (3),

BECOME AS LITTLE CHILDREN

Matthew 18: 1-5unless_you_change_and_become_like_little_children

“And said, Verily I say unto you, Except ye be converted, and become as little children, ye shall not enter into the kingdom of heaven. Whosoever therefore shall humbles himself as this little child is the greatest in the kingdom of heaven.” (Matthew 18: 3-4)


Answer the following questions to meditate the word of God:

  1. What be discussed & asked by the disciples? (Verse 1)
  2. What Jesus said about it? (Verses 3-5)
  3. Share & reflect: What lessons you can from this insight?

The debate, which ended with a quarrel occurred between the disciples of the Lord Jesus about who was the greatest in the Kingdom of Heaven (Luke 9: 46). Knowing that Jesus respond to what they fight about. Jesus called a little child (not baby) may be age approximately 4-8 years. Then Jesus said, “… Except ye be converted, and become as little children, ye shall not enter into the kingdom of heaven.” What does it mean?

To become the greatest in the Kingdom they must first enter into the kingdom. Here’s how: First, repentance (Metanoia), which means a change of mind (Romans 12: 2). Patterns of thinking the old man must be removed and replaced by a new pattern of thinking man leaning against the word. Patterns of thinking will produce action in accordance with the contents of the mind itself.

Second,become like a child.” The child has the ability to trust someone and hang themselves entirely to people they trust. Children do not require proof of a person’s words can be believed, but just by saying the words they easily can trust that person. While adults require a proof or a sign to be able to trust someone. Then little children need adults they can trust to make their stay comfortable. Similarly, we also need a person who we can rely on and trust in the passing world full of tears and sorrow.

The second thing that Jesus said was to be the greatest in the kingdom of heaven are those who humble themselves and become as little children. It is associated with a humility that is owned by a slave or servant and also relies fully to God through faith and total surrender.

The third thing that Jesus said, “… whoever welcomes a little child like this in my name welcomes Me.” This describes someone who does not look upon others with discrimination or degrading, especially small children (in the intellectual, economic, etc.), because small child does not have sufficient knowledge and ability to be independent. Jesus emphasized this point so that the relationship between servant be respectful not degrading.

How about you? Remember that the greatest should be the Lord Jesus himself and all believers must submit to and obey Him. Then among fellow believers should work to fulfill the plan of God in our lives according to God-given potential. None of the largest and smallest among us. Congratulations serve. (PS)


REPENTANCE AND HUMILITY KEY TO ENTER THE KINGDOM OF HEAVEN


One thought on “BECOME AS LITTLE CHILDREN / MENJADI SEPERTI ANAK KECIL (in Indonesian & English)

  1. Pingback: BECOME AS LITTLE CHILDREN / MENJADI SEPERTI ANAK KECIL (in Indonesian & English) | daraputry

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s