TRAPPING THE LORD / MENJEBAK TUHAN (in Indonesian & English)

Hari ke-38 (3),

MENJEBAK TUHAN                                   

Matius 21 : 23 – 27jc

“Jawab Yesus kepada mereka: “Aku juga akan mengajukan pertanyaan kepadamu dan jikalau kamu memberi jawabnya kepada-Ku, Aku akan mengatakan juga kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu.” (Matius 21 : 24)


Jawablah pertanyaan di bawah ini untuk membantu merenungkan firman Tuhan:

  1. Apa yang ditanyakan imam-imam kepala dan tua-tua kepada Yesus? (ayat 23)
  2. Mengapa mereka menanyakan hal tersebut dan apa jawab Yesus? (ayat 24)
  3. Share & renungkan: Apakah anda suka menjebak Tuhan?

Setelah peristiwa sambutan yang begitu meriah kepada Yesus saat memasuki Yerusalem dan berbagai mujizat yang Tuhan Yesus lakukan, lalu Yesus masuk ke Bait Allah untuk mengajar di situ. Imam-imam kepala serta tua-tua bangsa Yahudi menanyakan satu hal kepada-Nya : ”Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu? Dan siapakah yang memberikan kuasa itu kepada-Mu?” Mengapa mereka menanyakan hal demikian?

Kebiasaan tradisi Yahudi setiap orang yang mengajar di kalangan bangsa Yahudi harus mendapat izin dari imam Kepala untuk mempertanggung jawabkan pengajarannya (1 Raja-raja 22 : 24; Yeremia 20 : 1 – 2). Oleh karena itu mereka meminta pertanggung- jawaban Yesus karena mereka tidak mengizinkan Yesus untuk mengajar.

Padahal mereka tahu segala perbuatan mujizat selalu datang datang dari Allah dan Yesus banyak mengadakan tanda mujizat bahkan membangkitkan orang mati yaitu Lazarus. Sesungguhnya mereka tidak usah menanyakan hal tersebut karena mereka sudah tahu jawabannya dari tindakan mujizat Yesus, tetapi mereka masih menanyakannya.  Ternyata pertanyaan ini mengandung unsur jebakan untuk menangkap Yesus di dalam kesalahannya. Apa jebakannya?

Jika Ia menolak untuk menjawab, mereka akan memanfaatkan kesempatan itu untuk melawan Dia dengan dalih Nihil dicit — Dia tidak mengatakan apa pun, dan hal ini akan mereka pakai untuk mendakwa Dia karena berdiam diri. Dengan cara ini mereka bisa menghasut orang banyak bahwa dengan berdiam diri, Dia secara tidak langsung telah mengakui diri-Nya sebagai pembohong. Tetapi, apabila Dia menyatakan bahwa wewenang-Nya berasal dari Allah, mereka pasti akan meminta sebuah tanda dari langit, seperti yang telah mereka lakukan sebelumnya, atau menggunakan pembelaan-Nya itu sebagai senjata untuk melawan-Nya dengan menuduh Dia sebagai seorang penghujat (dikutip dari tafsiran Matthew Henry/Alkitab Sabda)

Menjawab pertanyaan yang menjebak itu, Yesus yang dipenuhi hikmat menjawab-nya dengan sebuah pertanyaan : “Darimanakah baptisan Yohanes? Dari sorga atau dari manusia?” Mereka akhirnya berdusta karena mengatakan, “Kami tidak tahu” padahal mereka tahu. Mengapa? Karena jawaban yang benar itu akan memojokkan maksud jebakan pertanyaan mereka dan membuktikan bahwa Yesus berasal dari Surga dan Yesus adalah Mesias. Akhirnya Yesus pun tidak menjawab pertanyaan mereka.

Semua ini terjadi karena keegoisan dan kesombongan para imam dan tua-tua Yahudi yang menganggap mereka lebih tinggi dari siapapun. Mereka takut kedudukan mereka yang tinggi akan runtuh karena tindakan Yesus yang yang lebih berkuasa di mata masyarakat, sehingga mereka dengan segala cara melawan KEBENARAN itu sendiri.

Bagaimana dengan anda? Apakah anda suka menjebak Tuhan dalam doamu? Menjebak orang percaya pun termasuk pasangan hidupmu untuk kepentingan diri sendiri termasuk menjebak Tuhan. (PS)


TUHAN MAHA TAHU DAN MENYELIDIKI HATI SETIAP MANUSIA


Day 38 (3),

Trapping the Lord

Matthew 21: 23 – 27jc

“Jesus said to them: “I will also ask you questions and if you give the answer to my, I would say also unto you by what authority I do these things.” (Matthew 21: 24)


Answer the questions below to help meditating on the Word of God:

  1. What prompted the chief priests and the elders to Jesus? (Verse 23)
  2. Why do they ask about this and what Jesus said? (Verse 24)
  3. Share & reflect: Do you like to trap the Lord?

After the events so festive welcome to Jesus as he entered Jerusalem and miracles that Jesus did, and Jesus went to the temple to teach. The chief priests and the elders of the Jews to ask one thing to him: “By what authority are you doing these things? And who gave thee this authority?” Why do they ask such things?

Habits Jewish tradition teaches each person among the Jews must obtain permission from the priest Head to account for its teaching (1 Kings 22: 24; Jeremiah 20: 1-2). Therefore they ask for accountability of Jesus because they do not allow Jesus to teach.

Though they know all the miracles always come come from God and Jesus held many miracles and even raised the dead that Lazarus. Indeed, they did not need to ask because they already know the answer of action miracles of Jesus, but they still ask.

This question turned out to contain elements of a trap to arrest Jesus in his guilt. What’s the catch?

If he refuses to answer, they will take advantage of the opportunity to fight him on the pretext Nihil dicitHe did not say anything, and it will they use to indict him for silence. In this way they could incite the crowd that silence, he indirectly acknowledges himself a liar. But, when he stated that His authority comes from God, they would ask for a sign from heaven, as they have done previously, or use a defense of his it as a weapon against him, accusing him as a blasphemer (quoted from Matthew Henry’s commentary)

Answering tricky questions, Jesus filled with the wisdom of his answer to a question: “Where did the baptism of John? From heaven or from men?” They finally lie as saying,” We do not know” even though they know. Why? Because the correct answer would be cornered intent trap their questions and to prove that Jesus came from heaven and Jesus is the Messiah. Finally Jesus did not answer their questions.

All of this happened because of selfishness and arrogance of the priests and the elders of the Jews who consider themselves higher than anyone else. They fear their high position would collapse because of the actions of Jesus are more powerful in the eyes of society, so that they by all means against the TRUTH itself.

How about you? Would you like to trap God in prayer? Trapping believers also include your spouse for self-interest, including trapping the Lord.PS)


ALMIGHTY GOD KNOWS AND INVESTIGATING ANY HUMAN HEART


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s