GREATES COMMANDMENT IN THE LAW / HUKUM TERUTAMA (in Indonesian & English)

Hari ke-44 (3),

HUKUM TERUTAMA

Matius 22 : 34 – 40tumblr_nnfn3kVQv91ra84pxo1_500

“Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” (Matius 22 : 37 – 39)


Jawablah pertanyaan di bawah ini untuk membantu merenungkan firman Tuhan:

  1. Apa hukum yang terutama yang Yesus katakan? (ayat 37 – 39)
  2. Bagaimana kedudukan hukum pertama dan kedua? (ayat 39a)
  3. Share & renungkan: Apakah anda sudah mengasihi Tuhan dan manusia?

Seorang ahli Taurat bertanya kepada Yesus tentang hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat. Yesus menjawab bukan hukum moral, bukan hukum yang mengatur tata ibadah, tetapi Yesus menjawab esensi dari seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.

Hukum pertama adalah mengasihi Tuhan Allah dengan segenap hati, jiwa dan akal budi. Ini berarti prioritas pertama dalam hidup manusia adalah mengasihi Tuhan, bukan mengasihi materi ciptaan Tuhan. Tuhan Allah yang lebih dulu mengasihi yaitu menciptakan alam semesta dan segala isinya dengan kasih bahkan menebus dosa manusia dengan pengorbanan di kayu salib mengajarkan bahwa hanya dengan kasih hubungan dapat dipelihara dan ditingkatkan kualitasnya. Mengasihi Tuhan bukan dengan kualitas 70 % atau 90%, tetapi harus 100 %. Ciri-cirinya adalah dengan segenap hati (heart), jiwa (soul) dan akal budi (mind). Berarti dengan seluruh keberadaan hidupmu. Yesus menjelaskan mengasihi Tuhan dalam prakteknya adalah melakukan segala perintah-Nya (Yohanes 14 : 23).

Hukum kedua adalah mengasihi sesama manusia seperti mengasihi dirimu sendiri. Hukum kedua mempunyai kedudukan yang sama dengan hukum pertama (ayat 39a) yang berarti seseorang tidak dapat mengasihi Tuhan jikalau ia tidak dapat mengasihi sesamanya. Untuk dapat melihat seseorang mengasihi Tuhan adalah melihat bagaimana ia mengasihi sesamanya dan dimulai dari pasangan hidupnya lebih dahulu. Tidak mungkin orang dapat mengasihi sesamanya jika masih ada kebencian, kepahitan di dalam hatinya (harus dengan segenap hati). Diperlukan pemberian pengampunan lebih dahulu untuk membereskan keadaan hatinya. Kedua, tidak mungkin seseorang dapat mengasihi sesamanya dengan baik, jikalau ia tidak menerima dirinya sendiri (jati diri) sebagaimana adanya (membenci dirinya sendiri, karena banyak kekurangan). Seseorang harus menerima dirinya sendiri sebagai tanda ia mengasihi dirinya dan merawatnya untuk dapat mengasihi sesamanya.

Inti dari sepuluh hukum Taurat (Keluaran 20 : 1 – 17) ada di dalam kedua hukum kasih ini. Hukum Taurat dari yang pertama sampai yang keempat mengatur hubungan manusia dengan Allah dan hukum kelima sampai ke sepuluh mengatur hubungan manusia dengan manusia.

Jadi jika anda melakukan perintah-perintah dalam firman Allah, anda sudah melakukan hukum Kasih. Tetapi apakah anda dapat melakukan semua itu. Tidak ada satupun manusia yang mampu melakukan firman Tuhan dengan benar. Hanya dengan kekuatan Yesus sang Juruslamat, anda dapat dimampukan oleh Yesus. Jadi datang setiap hari kepada Yesus dalam doa dan renungkan firman Allah dengan konsisten. (PS)


HUKUM TERUTAMA MENINGKATKAN KUALITAS HUBUNGAN


Day 44 (3),

GREATES COMMANDMENT IN THE LAW

Matthew 22: 34 – 40tumblr_nnfn3kVQv91ra84pxo1_500

Jesus replied: ‘Love the Lord your God with all your heart and with all your soul, and with all your mind. That law and first. And the second, which is equal to it: ‘Love your neighbor as yourself. “ (Matthew 22: 37-39)


Answer the questions below to help meditating on the Word of God:

  1. What is the greatest commandment did Jesus say? (Verses 37-39)
  2. What is the legal position of the first and second? (Verse 39a)
  3. Share & reflect: Do you already love God and man?

A lawyer asked Jesus which is the great commandment in the law. Jesus answered not the moral law, not the law governing the rituals, but he answered the essence of all the law and the prophets.

The first law is to love God with all our heart, soul and mind. This means that the first priority in human life is to love God and not love the material creation. God who first loved that created the universe and everything in it with love even redeem the sins of mankind with the sacrifice on the cross teaches that only by love relationships can be maintained and enhanced. Loving God is not with the quality of 70% or 90%, but it should be 100%. Characteristics are with all our heart (heart), soul (soul) and mind (mind). Means the entire existence of life. Jesus explains the love of God in practice is to do all his commandments (John 14: 23).

The second law is to love your neighbor as yourself. The second law has the same status as the first law (verse 39a), which means one can not love God if he can not love his neighbor. To be able to see someone to love God is to see how he loves his neighbor and starts from the first spouse. Not many people can love each other if there is still hatred, bitterness in his heart (to be wholeheartedly). Required granting forgiveness in advance for the care of the state of his heart. Second, a person may not be able to love each other very well, if he does not accept himself (identity) as the (hated herself, as many deficiencies). One must accept himself as a sign that he loves her and care for her to be able to love one another.

The essence of ten law (Exodus 20: 1-17) is in the second law of love is. The law from the first to the fourth set of human relationships with God and five to ten laws governing the relationship of man to man.

So if you do the commandments in the Word of God, you’ve done the law of Love. But if you can do it all. No human is capable of performing God’s word correctly. Only by the power of Jesus the Savior, you can be empowered by Jesus. So come every day to Jesus in prayer and meditate on the word of God consistently. (PS)


GREATEST COMMANDMENT IN THE LAW OF IMPROVING THE QUALITY OF RELATIONS


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s