PEKA HATI

Renungan pagi:
1 Samuel 24:4-5:

(24-5) “Lalu berkatalah orang-orangnya kepada Daud: “Telah tiba hari yang dikatakan TUHAN kepadamu: Sesungguhnya, Aku menyerahkan musuhmu ke dalam tanganmu, maka perbuatlah kepadanya apa yang kaupandang baik.” Maka Daud bangun, lalu memotong punca jubah Saul dengan diam-diam. (24-6) Kemudian berdebar-debarlah hati Daud, karena ia telah memotong punca Saul;”

Di saat ada kesempatan Daud dapat membunuh Saul di sebuah gua waktu Saul buang hajat, Daud tidak melakukannya. Why? Karena Tuhan mengingatkan Daud dengan tanda hati yang berdebar-debar. Daud peka akan hal itu, sehingga ia tidak membunuh Daud karna TUHAN melarangnya.

Saat ini seringkali TUHAN juga mengingatkan anak-anak-Nya tanda yang sama untuk menjauhkan diri dari perbuatan dosa. Ada tiga type respon orang yaitu: 1. Tidak peka hatinya sehingga mereka tetap melakukan dosa; 2. Peka hatinya, tetapi tidak taat; 3. Peka hatinya dan taat seperti Daud.

TUHAN Yesus mengasihi dengan mengingatkan anak-anak-Nya dan seharusnya kita punya kepekaan dan taat kepada-Nya. Ini membuat kita semua sejalan dengan hati Yesus. 

Pertama kali belajarlah peka dengan melatih setiap pagi datang menyembah dan merenungkan firman-Nya serta belajar peka mendengar kehendak TUHAN. Niscaya hidupmu akan menyenangkan hati TUHAN.
Bagaimana dengan anda?

Tuhan memberkati (PS)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s